Hayuning Ratri Hapsari | zahir zahir
David da Silva (kiri) dan Ciro Alves (kanan). (instagram.com)
zahir zahir

Kabar yang cukup mengejutkan datang dari salah satu pemain yang berkarir di kasta tertinggi liga Indonesia, Super League, yakni David da Silva.

Dilansir dari akun Instagram @arsiptimnas, penyerang veteran asal Brazil tersebut menyebutkan jika dirinya saat ini tengah menjalani proses naturalisasi untuk mendapatkan status kewarganegaraan Indonesia.

Usut punya usut, striker yang kini membela klub Malut United tersebut memilih menjalani proses naturalisasi karena mengaku sudah cukup cinta dengan Indonesia dan ingin menjadi bagian dari negara ini.

Hal inilah yang mendasari mengapa striker yang kini berusia 36 tahun tersebut ingin mengganti kewarganegaraan Brazil yang dimilikinya menjadi Indonesia.

“Ini adalah rumah saya, rumah kedua saya. Saya sangat nyaman disini, bagi saya ini seperti hadiah dari Tuhan dan saya harus mensyukurinya,” ujar David da Silva.

Uniknya, David da Silva ternyata tak sendirian dalam mengurus proses naturalisasinya saat ini. Rekan setimnya sesama pemain asal Brazil, yakni Ciro Alves juga diketahui tengah mengajukan proses naturalisasi guna mendapatkan status warga negara Indonesia. Bahkan, Ciro Alves sendiri diketahui mengajukan proses naturalisasi terlebih dahulu dibandingkan David da Silva.

Duo penyerang yang sama-sama menjadi duet maut di lini depan klub Malut United ini memang memberikan pernyataan yang cukup mengejutkan terkait keputusan mereka memilih status warga negara Indonesia melalui jalur naturalisasi.

Lalu, apakah keduanya nanti bisa diproyeksikan membela timnas Indonesia usai mendapatkan status warga negara Indonesia (WNI)?

Meski Sudah Berusia Lanjut, Peluang Membela Timnas Indonesia Masih Ada

Jika melihat dari kondisi kedua pemain tersebut saat ini, baik David da Silva maupun Ciro Alves memang sudah memiliki usia yang bisa dibilang tidak muda lagi.

Dilansir dari laman transfermarkt.com, kedua pemain tersebut saat ini sama-sama memiliki usia 36 tahun. Tentunya usia diatas 35 tahun bagi seorang pemain sepakbola dianggap sudah memasuki masa akhir karir profesionalnya.

Lantas, apakah peluang keduanya dipanggil oleh pelatih John Herdman dan membela timnas Indonesia masih terbuka lebar? Faktanya, peluang tersebut tetaplah ada saat ini. Belum lagi kualitas keduanya selama berkarir di liga Indonesia sudah tak diragukan lagi.

Di sisi lain, pelatih timnas Indonesia, John Herdman menyebut akan menurunkan pemain-pemain dari liga lokal di ajang ASEAN Championship 2026 atau yang dulunya bernama AFF Cup.

Kondisi ini tentunya disebabkan oleh ajang AFF Cup yang tak masuk ke dalam kalender FIFA dan membuat timnas Indonesia kemungkinan besar sulit memanggil para pemain diasporanya di liga Eropa.

“Saya pikir turnamen [AFF] akan menjadi kesempatan bagus bagi saya untuk memahami kedalaman pool pemain yang dimiliki Indonesia, untuk memberi kesempatan untuk mereka yang tidak mendapatkan kesempatan di bulan Maret di jendela FIFA, atau pada bulan Juni. Untuk memberi kesempatan untuk para pemain yang tidak mendapatkannya,” ujar John Herdman.

Melihat situasi tersebut, tentunya peluang Ciro Alves dan David da Silva mendapatkan panggilan ke timnas Indonesia dan menjalani debutnya bersama skuad garuda memang cukup terbuka lebar di ajang AFF Cup 2026 nanti.

Belum lagi sepanjang sejarahnya banyak pemain naturalisasi yang sudah berusia di atas 30 tahun yang mendapatkan kesempatan debutnya bersama timnas Indonesia.

Beberapa nama seperti Cristian Gonzales, Alberto Goncalves dan Ilija Spasojevic adalah nama-nama penyerang naturalisasi timnas Indonesia yang mendapatkan debutnya bersama skuad garuda setelah berusia lebih dari 30 tahun. Bahkan, performa nama-nama tersebut tidaklah mengecewakan saat berseragam timnas Indonesia.

Kini, semua kembali kepada John Herdman apakah dirinya akan memanggil Ciro Alves dan David da Silva ke timnas Indonesia atau tidak nantinya.