Tim asal kawasan Kepulauan Karibia, Saint Kitts and Nevis dipastikan akan menjadi lawan perdana bagi Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026.
Seperti yang diinformasikan oleh laman Suara.com (17/2/2026), dari tiga negara yang berpotensi untuk menjadi lawan pertama Indonesia, akhirnya terkonfirmasi bahwa tim asal legenda klub Sriwijaya FC, Keith Kayamba Gumbs itu lah yang akan menjadi pencoba pertama kekuatan Pasukan Merah Putih.
Sementara dua tim tamu lainnya, yakni Kepulauan Solomon dan Bulgaria, akan saling berhadapan di pertandingan lainnya untuk memburu satu tiket ke partai puncak guliran FIFA Series 2026 grup milik Indonesia.
Berhadapan dengan tim sekelas Saint Kitts and Nevis sejatinya memberikan keuntungan tersendiri bagi Indonesia. Pasalnya, jika dibandingkan dengan Bulgaria yang harus dihadapi oleh Kepulauan Solomon, kekuatan tim asal Zona CONCACAF tersebut tentunya masih berada beberapa level di bawahnya.
Sehingga, dengan segala asumsi kasar yang ada, seharusnya laga perdana melawan tim sekelas Saint Kitts and Nevis tak akan memberikan banyak kesulitan bagi anak asuh John Herdman.
Prediksi ini tentunya bukan tanpa sebab. Pasalnya, ada banyak hal yang menempatkan Indonesia di posisi yang lebih superior pada laga yang menurut jadwal dari FIFA bakal terselenggara pada 27 Maret 2026 mendatang itu.
Bahkan, jika dilihat secara sekilas berdasarkan pandangan awam, jarak peringkat kedua negara di rangking FIFA sedikit banyak sudah bisa merepresentasikan kekuatan keduanya. Dalam rilisan peringkat terbaru dari Induk Sepak Bola Dunia di bulan Januari kemarin, Timnas Indonesia masih berada di peringkat ke-122 dunia, sementara sang calon lawan masih berkutat di peringkat ke-154 FIFA.
Sebuah angka yang tentunya bukan hanya pajangan, namun juga menunjukkan kualitas persepakbolaan dari kedua negara di pentas dunia.
Bukan hanya persoalan peringkat FIFA saja yang menjadikan Indonesia seharusnya tak kesulitan ketika berhadapan dengan Saint Kitts and Nevis. Dari segi komposisi pemain pun Pasukan Garuda saat ini memiliki kualitas yang dapat dikatakan lebih unggul beberapa tingkat.
Bagaimana tidak, Skuat Garuda saat ini memiliki deretan pemain terbaik yang tak hanya menjadi penghias klub-klub luar negeri, namun juga menjadi pemain andalan di tim yang mentas di liga terbaik benua Eropa dan dunia!
Ketika Saint Kitts and Nevis belum memiliki lagi pemain sekelas Kayamba Gumbs yang pernah begitu gacor di Liga Indonesia, Pasukan Merah Putih kini justru memiliki pemain kelas Eropa seperti Calvin Verdonk, Jay Idzes, Kevin Diks, Mees Hilgers hingga Emil Audero yang namanya kini begitu berkibar di persaingan kiper di Liga Italia Serie A.
Jadi, berkaca dari gap kekuatan yang dimiliki oleh kedua kesebelasan, maka sekali lagi, seharusnya untuk pertandingan pertama FIFA Series melawan Saint Kitts and Nevis nanti tak akan menjadi sebuah masalah yang berarti akan berujung dengan kemenangan bagi Pasukan Garuda.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
Hobi
-
7 Fakta Menarik Transfer Rodri ke Barcelona: Dari Reuni Juara Dunia hingga Ganti Nama Jersey
-
Santai, Pedro Acosta Hadapi Musim Perdana dengan Ducati Tanpa Rasa Tertekan
-
Belum Punya Tim, Maverick Vinales Tegaskan Tak Akan Bertahan di KTM
-
Ungkap Terima Kasih ke Barca, Ferran Torres Mulai Babak Baru Bersama PSG
-
Rizky Ridho Tak Masuk Skuad Timnas di ASEAN Cup 2026, Ini Bocoran Pemainnya
Terkini
-
Review Film A New Dawn: Potret Puitis Perubahan Zaman dan Kenangan Manusia
-
Surat untuk Hari yang Telah Berlalu
-
Hamsad Rangkuti dan Kisah Perjuangan Melawan Tentara NICA dalam BukuKereta Pagi Jam 5
-
Bukan Pengangkatan Otomatis, Begini Skema Guru PPPK Jadi PNS pada 2027
-
Kalau Belum Siap Bertanggung Jawab, Pertimbangkan Lagi Punya Anak