Babak grup ajang Piala Dunia 2026 resmi berakhir. Melansir dari laman resmi FIFA (fifa.com), dari 48 kontestan yang turut berpartisipasi di ajang empat tahunan tersebut, kini, ada 32 negara yang resmi lolos ke babak gugur atau fase knock-out. Negara-negara langganan lolos seperti Argentina, Prancis, Brazil, Belanda dan Spanyol tentunya sudah diprediksi sejak awal mampu lolos dari babak grup dengan mudah.
Namun, dari banyaknya negara-negara unggulan yang lolos ke babak 32 besar ajang Piala Dunia 2026, ada satu negara yang dianggap sukses mengejutkan banyak pihak dan mematahkan prediksi berbagai kalangan. Bahkan, negara ini sukses mencetak sejarah luar biasa di dunia sepakbolanya. Negara yang dimaksud adalah Cape Verde.
Melansir dari laman instagram @garudafansbook_, Cape Verde resmi lolos ke babak 32 besar usai menjadi runner-up di grup H dengan raihan 3 poin. Lebih uniknya lagi, negara yang hanya memiliki populasi penduduk sekitar 500.000 jiwa ini mampu lolos ke babak 32 besar dengan status runner-up tanpa sekalipun meraih kemenangan alias mencatatkan tiga hasil imbang di babak grup.
“Dongeng tercipta di Piala Dunia 2026. Negara kepulauan kecil di barat Afrika, berpopulasi hanya 500.000 jiwa, berhasil mencapai prestasi besar dengan lolos ke babak gugur Piala Dunia Mimpi apa mereka, sementara banyak negara lain yang memiliki sumber daya sepakbola lebih besar ingin berada di posisi mereka saat ini Dari sebuah wilayah kecil yang hampir tidak diharapkan apa-apa, hingga akhirnya mencapai babak gugur Piala Dunia. Ini adalah prestasi bersejarah dalam segala arti,” tulis laman instagram @garudafansbook_.
Debut sensasional yang dilakukan oleh Cape Verde di ajang Piala Dunia 2026 seakan-akan mematahkan banyak prediksi sebagian besar pengamat jika mereka akan menjadi bulan-bulanan negara lain di grup H. Grup H sendiri diisi oleh dua mantan juara dunia, yakni Spanyol dan Uruguay serta salah satu tim terbaik benua Asia, yakni Arab Saudi.
Namun, alih-alih tak mampu berbuat banyak di babak grup, Cape Verde justru mampu menahan imbang ketiga negara lainnya di babak grup H dan mampu lolos ke fase 32 besar bersama Spanyol yang sukses menjadi juara grup H. Hal ini tentunya dianggap oleh banyak orang sebagai anomali atau ketidaknormalan yang sangat jarang terjadi di dunia sepakbola.
Lolos ke Babak 32 Besar, Cape Verde Cetak Sejarah Luar Biasa di Piala Dunia
Lolosnya Cape Verde ke babak 32 besar atau fase gugur ajang Piala Dunia 2026 tentunya membuat negara tersebut dianggap menjadi anomali di dunia sepakbola. Mengapa hal ini bisa terjadi? Melansir dari laman transfermarkt.com, hal ini dikarenakan Cape Verde menjadi satu dari sedikit negara yang mampu lolos ke babak 32 besar atau fase knock-out ajang Piala Dunia tanpa sekalipun meraih kemenangan atau poin sempurna.
Berbekal tiga hasil imbang atas Spanyol, Uruguay dan Arab Saudi, Cape Verde mampu lolos ke babak 32 besar dan sekaligus memutarbalikkan prediksi banyak pihak sebelum turnamen dimulai. Bahkan, mantan juara dunia dua kali, yakni Uruguay harus dibuat gagal lolos ke fase 32 besar karena hanya mampu menempati peringkat ke-3 di grup H dan tak masuk dari delapan tim peringkat ke-3 terbaik di turnamen.
Situasi ini tentunya membuat banyak pihak cukup penasaran bagaimana dan sejauh mana sepak terjang Cape Verde di ajang Piala Dunia 2026 kali ini. Tentunya rekor yang dibuat oleh Cape Verde di ajang Piala Dunia 2026 ini membuktikan pesepakbolaan di benua Afrika memang cukup berkembang dalam beberapa tahun terakhir.
Baca Juga
-
Indonesia Hadapi Peserta Piala Dunia 2026, Cape Verde Jadi Kandidat Kuat?
-
Skuad Mewah Bertabur Bintang Naturalisasi Gagal Total, Ada Apa dengan Kutukan Timnas Indonesia?
-
Tak Bisa Dibantah! STY Masih Jadi Pelatih Terbaik bagi Timnas Indonesia
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
Artikel Terkait
-
Patah Tulang di Lapangan! Aksi Brutal Pemain Qatar Bikin Publik Dunia Murka
-
Hong Myung-Bo Mundur setelah Gagal Piala Dunia, Presiden Nilai 'Tak Kompeten'
-
Duel Hidup Mati di Monterrey: Belanda Siapkan Pressing Tinggi, Maroko Andalkan Serangan Kilat
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Identik dengan Nobar, Piala Dunia 2026 Tak Nikmat Jika Ditonton Sendirian?
Hobi
-
Ikhlas Tinggalkan MotoGP, Jack Miller Siap Buktikan Diri di WorldSBK 2027
-
Sempat Ragu, Kenapa Marc Marquez Yakin Bertahan di Ducati hingga 2028?
-
Fabio Calonego Ungkap Target Pribadi bersama Era Baru Persija Jakarta
-
Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027
-
Jakarta Mulai Bersiap, 2 Lapangan Disiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Terkini
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong
-
Nyoman Nadiana dan Perjuangan Menghidupkan Desa Les untuk Masa Depan
-
Merayakan Kemerdekaan?
-
Bukan Sekadar Desa Wisata, Ini Rahasia Osing Kemiren Merawat Lingkungan Tetap Lestari
-
Cegah Penuaan! 4 Serum Anti-Aging Korea Kunci Wajah Awet Muda dan Kenyal