Sepertinya nasib sial masih terus menyelimuti timnas Qatar di ajang Piala Dunia. Melansir dari laman resmi FIFA, sejak pertama kali debut pada Piala Dunia 2022 silam, negara Timur Tengah tersebut sampai sejauh ini belum mampu memberikan performa yang memukau di turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Kali ini, timnas Qatar resmi gagal melaju ke fase gugur atau babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah hanya mampu menjadi juru kunci di Grup B. Hasil ini sekaligus mengulang torehan buruk Qatar pada Piala Dunia 2022, di mana mereka juga gagal lolos ke babak selanjutnya dan harus puas menjadi juru kunci Grup A meski saat itu bertindak sebagai tuan rumah.
Sialnya lagi, pada ajang Piala Dunia 2026 kali ini, timnas Qatar menjadi sorotan setelah takluk secara memalukan dari tuan rumah Kanada dengan skor telak 6-0. Dalam laga tersebut, Qatar menunjukkan permainan keras hingga menimbulkan cedera serius bagi pemain lawan. Wajar saja jika timnas Qatar langsung menjadi public enemy atau musuh bersama di ajang Piala Dunia 2026.
Tekel Horor dan Sanksi FIFA
Salah satu pemain timnas Qatar, Assim Madibo, mendapatkan larangan bermain selama lima laga dari FIFA setelah melakukan tekel keras terhadap pemain Kanada, Ismael Kone. Melansir dari akun Instagram @garudafansbook_, Assim Madibo dijatuhi sanksi larangan bermain karena tekel horornya yang mengakibatkan Ismael Kone mengalami patah tulang.
“Assim Madibo dari Qatar dijatuhi larangan bermain lima pertandingan setelah tekel yang menyebabkan kaki Ismael Kone dari Kanada patah pada Piala Dunia. Kone mengalami patah tulang tibia dan fibula, menjalani operasi, dan akan absen cukup lama, termasuk bersama klubnya, Sassuolo,” tulis akun tersebut.
Akibat cedera tersebut, Ismael Kone dipastikan meninggalkan turnamen Piala Dunia 2026 lebih awal karena harus menjalani masa pemulihan panjang hingga beberapa bulan. Ia bahkan dipastikan absen membela Sassuolo pada awal musim kasta tertinggi Serie A musim 2026/2027 mendatang.
Selain insiden tersebut, laga antara Qatar vs. Kanada yang berakhir dengan skor 6-0 untuk kemenangan Kanada juga diwarnai kericuhan. Beberapa ofisial timnas Qatar terlihat tidak terima dengan kekalahan telak tersebut. Hal ini seakan kian mempermalukan timnas Qatar yang notabene merupakan jawara Asia di ajang Piala Dunia 2026.
Jawara Asia yang Kehilangan Taji
Performa buruk Qatar di Piala Dunia 2026 seakan menjadi bahan lelucon dan cemoohan bagi banyak penggemar sepak bola di seluruh penjuru dunia. Pasalnya, Qatar yang berstatus sebagai juara Piala Asia 2023 sama sekali tidak mampu berbicara banyak di ajang Piala Dunia 2026.
Melansir dari laman resmi AFC, timnas Qatar sebenarnya sukses melakukan back-to-back juara Piala Asia setelah meraih gelar pertamanya pada edisi 2019. Namun, gelar jawara Asia pada dua edisi terakhir dinilai sangat menguntungkan Qatar karena mereka bertindak sebagai tuan rumah pada edisi 2023.
Bahkan pada final Piala Asia 2023 silam, saat Qatar mengalahkan Jordania dengan skor 3-0, banyak pihak menilai mereka tidak layak meraih gelar juara tersebut. Alasannya, semua gol Qatar pada laga final itu diciptakan melalui titik penalti.
Situasi inilah yang membuat timnas Qatar sampai disebut sebagai "Anak Emas AFC" karena dinilai selalu diuntungkan dalam gelaran Piala Asia dalam dua edisi terakhir. Namun, predikat tersebut sepertinya tidak berlaku di ajang sekelas Piala Dunia 2022 dan 2026, di mana timnas Qatar justru tampil buruk dan menjadi bulan-bulanan negara lain.
Status sebagai jawara Asia sepertinya malah menjadi beban dan sama sekali tidak membuat timnas Qatar diperhitungkan di ajang Piala Dunia. Bahkan, mereka kini dianggap sebagai tim dengan permainan paling buruk dalam turnamen kali ini.
Baca Juga
-
Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!
-
Membedah Peta Kekuatan FIFA ASEAN Cup 2026: Mampukah Timnas Patahkan Dominasi Vietnam?
-
FIFA ASEAN Cup: Pertaruhan Hidup-Mati Bagi John Herdman di Timnas Indonesia
-
Bedah Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Peluang Para Debutan
-
Kabar Buruk Jelang ASEAN Cup 2026: Jay Idzes Cedera, Elkan Baggott Siap Turun Gunung?
Artikel Terkait
-
Hong Myung-Bo Mundur setelah Gagal Piala Dunia, Presiden Nilai 'Tak Kompeten'
-
Duel Hidup Mati di Monterrey: Belanda Siapkan Pressing Tinggi, Maroko Andalkan Serangan Kilat
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Identik dengan Nobar, Piala Dunia 2026 Tak Nikmat Jika Ditonton Sendirian?
Hobi
-
Bukan Konflik dengan Rossi, Marc Marquez Sebut Momen yang Buat Dia Tertekan
-
Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!
-
Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Singapura: Misi Balas Dendam di SUGBK
-
Asian Games 2026: 28 Tahun Menanti, Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas Beregu
Terkini
-
Rela Lepas Cuan Jutaan Dolar demi Privasi Anak, Keputusan PewDiePie Patut Ditiru Ortu Zaman Now!
-
Dari Warkop DKI hingga Pandji: Menelusuri Komedi Sebagai Alat Perlawanan
-
Mengupas 'Emanon', Manga Sci-Fi Santai yang Bikin Overthinking Soal Makna Kehidupan
-
Anime Welcome to Demon School, Iruma-kun Umumkan Proyek Film Pertama
-
Nasib Tragis The Transporter: Ditinggal Jason Statham, 2 Aktor Penggantinya Gagal Total!