Kalau kita bertanya kepada semua orang “siapa yang mau sukses?” Semuanya pasti angkat tangan. Itu pasti. Tidak ada yang tidak mau sukses di dunia ini. Semuanya mau sukses, kehidupan bahagia, materi berlimpah, dan semua hal yang diinginkan terpenuhi. Tak terkecuali saya yang juga mendambakan hal tersebut. Sedari kecil saya sering berpikir bagaimana rasanya jadi orang sukses dan bagaimana caranya supaya bisa menjadi orang sukses tersebut. Sukses yang saya maksud disini itu bukan hanya soal banyak uang, rumah mewah dan berbagai prestise lainnya. Melainkan sukses yang saya maksud adalah tercapainya apa yang kita ingin-inginkan jauh hari sebelumnya, apapun itu.
Sejak kecil, cita-cita saya yang paling besar adalah menjadi seorang Astronout, namun semakin tumbuh besar saya, semakin yakin bahwa terkadang apa yang kita cita-citakan tidak sesuai ekspektasi. Dibutuhkan mimpi yang kuat untuk mewujudkan cita-cita yang diinginkan. Namun apakah dengan mimpi kesuksesan sudah bisa diraih begitu saja? Tentu saja tidak. Diperlukan juga berbagai usaha yang sangat keras guna mewujudkannya. Dan disinilah kesalahan saya yang sedari kecil bercita-cita jadi Astronout tersebut.
Saya tidak belajar dan mendalami berbagai ilmu sains yang seharusnya sangat berguna untuk cita-cita saya tersebut. Namun apakah saya harus berhenti bermimpi menjadi seorang yang sukses dikemudian hari? Tentu tidak juga. Perjalanan saya masih panjang. Saat ini saya baru berumur 18 tahun, cukup muda untuk menata ulang mimpi yang diinginkan ke depannya.
Mimpi apapun itu, dari yang kecil hingga besar semua saya impikan menjadi kenyataan suatu hari nanti. Tidak ada salahnya juga jika mempunyai mimpi yang sangat besar atau setinggi langit. Bukankah presiden pertama kita, Ir. Soekarno menyarankan kita sebagai generasi penerus bangsa untuk selalu mimpi setinggi langit agar jika jatuh, jatuhnya di antara bintang-bintang.
Tidak peduli sebesar apa pun mimpi yang kita impikan, tidak ada salahnya. Justru itu sangat bagus. Semua hal yang besar dan terkesan tidak mungkin berawal dari impian seseorang. Bukankah Edison dengan bohlam pijarnya Cuma sebatas mimpi dan mewujudkannya dengan seribu kali percobaan. Bukankah mobil yang hampir kita lihat dan gunakan sehari-hari juga merupakan sesuatu yang hanya berasal dari mimpi seseorang di masa lalu. Itulah kehebatan dari mimpi. Bermimpi dahulu, sukses kemudian.
Dengan demikian, bermimpi adalah fondasi awal dari sebuah kesuksesan. Kesuksesan yang dibangun dari mimpi dan dibarengi kerja keras merupakan suatu usaha yang lengkap untuk benar-benar meraih kesuksesan dimasa yang akan datang. Jangan pedulikan apa kata orang lain tentang mimpi yang kita miliki. Karena jika mimpi kita belum mendapat respon dari masyarakat, itu berarti mimpi yang kita punya masih terbilang kecil. Teruslah bermimpi setinggi langit dan barengi dengan usaha, kelak mereka akan bungkam dengan pencapaian yang kita miliki.
Baca Juga
-
Menlu AS Lakukan Kunjungan Resmi Pertama ke Afrika Pekan Depan
-
Mahasiswa Turki Bermalam di Taman untuk Memprotes Kenaikan Sewa Penginapan
-
India Tunda Kesepakatan Ekspor Gula karena Harga Domestik Meningkat
-
AS Menyelesaikan Penarikan Pasukan Secara Keseluruhan dari Afghanistan
-
4 Cara Mencari Uang di Internet, Cocok Buat Kamu yang Butuh Kerja Sampingan
Artikel Terkait
-
Dari Kegagalan Menuju Sapta Abdi Praja, Charina Anggie Simbolon Wujudkan Mimpi Sang Ayah
-
Novel Negeri 5 Menara: Kisah Perjuangan Meraih Mimpi dari Pesantren
-
Dompet Dhuafa Hadirkan Ruang Mimpi, Dampingi Anak Yatim Berani Wujudkan Cita-cita
-
Kafka on the Shore: Perjalanan Menemukan Diri di Antara Mimpi dan Kenyataan
-
Target 3 Juta Penonton di Film "402 Rumah Sakit Angker Korea", Simak Plot Twist Tak Terduga!
Kolom
-
Hierarki dalam Selera Buku: Mengapa Bacaan Ringan Kerap Dipandang Rendah?
-
Menimbang Operasional Koperasi: Cukup dengan Modal vs Model Bisnis Matang
-
Dari Tiang Bambu hingga Merah Putih, Kisah Kecil di Balik Momen Kemerdekaan
-
Dua Pria di Satu Atap: Mengurai Jarak dan Gengsi Antara Anak dan Ayah
-
Saat Jaket Hijau Hormat Bendera: Keringat Ojol dan Isu Kesejahteraan
Terkini
-
5 Sunscreen Korea SPF 50 untuk Base Makeup Harian, Bebas Efek Abu-Abu!
-
Ulasan Drama Key To The Phoenix Heart: Penuh Intrik dan Konflik Kekuasaan
-
Masjid Agung An-Nur Pare, Bangunan Modern yang Kental dengan Arsitektur Jawa
-
Pulang dan Kisah Eksil yang Tak Pernah Benar-Benar Selesai
-
Review Coin Locker Babies: Dari Pengabaian Masa Kecil hingga Teror Kehancuran