Evaluasi Test Pramusim MotoGP Di Sirkuit Mandalika
Setelah selesainya test pramusim MotoGP di sirkuit Mandalika, menyisakan beberapa evaluasi yang harus dilakukan oleh pihak dari sirkuit Mandalika sendiri. Banyak komplain atau kritik baik dari tim atau pembalap sendiri. Beberapa pembalap mengeluhkan banyaknya kerikil yang bertebaran di beberapa sektor lintasan. Hal tersebut dinilai dapat membahayakan terutama bagi pembalap yang berada di belakangnya dalam kecepatan tinggi.
Tidak jarang banyak pembalap yang mengalami insiden terkena batu kerikil yang mengenai motor, helm, hingga leher. Francesco Bagnia salah satu korban kerikil yang ada dilintasan, ia mengalami luka lebam dibagian lengan kirinya. Selain itu adanya debu dalam lintasan sempat juga membuat para pembalap menjadi terganggu, sehingga test pada hari pertama sempat diberhentikan. Kerikil yang ada pada sirkuit Mandalika berasal dari aspal yang terkelupas ditambah dengan masih berjalannya pembangunan di area sikuit yang menjadi salah satu faktor penyebabnya.
Dengan adanya masalah ini, kemungkinan sikuit Mandalika akan diaspal kembali, walaupun pelaksanaanya tidak dalam waktu dekat ini. Dengan alasan sikuit Mandalika ini dalam waktu dekat akan menggelar balapa MotoGP.
Apresiasi Pembalap Terhadap Sirkuit Mandalika
Bukan hanya kritikan mengenai sirkuit Mandalika. Banyak pembalap yang memuji sirkuit Mandalika seperti Fabio Quatararo yang mengatakan "Trek ini dari segi area runoff adalah salah satu yang terbaik". Pol Espargaro juga ikut mengomentari terkait trek yang ada "Treknya bagus. Ini memiliki banyak tikungan cepat maupun tikungan yang sangat lambat sebelum lintasan lurus. Sirkuit ini memiliki karakter tersendiri berbeda dengan yang lainnya, tapi trek ini memerlukan beberap teknik." Selain itu, pihak dari MotoGP juga mengatakan bahwa sirkuit Mandalika sebagai sirkuit trindah di dunia, statement ini sempat di tanggapi oleh Menteri BUMN yaitu Erick Tohir dengan mengunggahnya di akun Instagramnya.
Dengan adanya tes pramusim ini menjadi bahan evaluasi tehadap sirkuit yang nantinya akan digunakan dalam race yang sesungguhnya dalam series MotoGP. Selain itu pihak dari Dorna, FIM, dan ITDC telah menyetujui dengan akan adanya perbaikan-perbaikan yang akan dilakukan dibeberapa sektor yang sempat dikeluhkan oleh pembap.
Baca Juga
-
Preview Laga Uji Coba PSS Sleman vs Persib Bandung
-
Ngabuburit di Kampoeng Ramadhan Jogokariyan Yogyakarta, Asyik Banget!
-
Mengenal Robi Darwis, Aktor di Balik Kemenangan Persib Atas Dewa United
-
Rekor Fantastis Luis Milla, 14 Pertandingan Tak Terkalahkan Bersama Persib
-
Secara Mengejutkan, Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri Resmi Melanjutkan Karir di Liga Indonesia
Artikel Terkait
Kolom
-
Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan
-
HUT ke-81 RI dan Kebebasan Digital: Saatnya Merdeka dari Scroll Tanpa Henti
-
Indonesia Emas 2045: Mungkinkah Berinovasi jika Sewa Rumah Saja Cemas?
-
Fenomena 'Beli Teman' dan Jasa Teman Jalan: Solusi Kesepian atau Modus Terselubung?
-
Bukan Lembek! Ini Alasan Kenapa Gen Z Paling Jujur soal Kesehatan Mental
Terkini
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret
-
Viral Karena TikTok, Menkes Ungkap Manfaat Luar Biasa Umbi Kimpul untuk Kesehatan
-
4 Facial Wash Anti-Aging Rawat Elastisitas Kulit, Harga Murah Rp30 Ribuan
-
Indonesia Hadapi Peserta Piala Dunia 2026, Cape Verde Jadi Kandidat Kuat?
-
Erick Thohir Tegaskan Komitmen terhadap Sepak Bola Putri, Ada Buktinya?