Dalam rangka menyambut hari jadi atau ulang tahun ke-8 Suara.com, bebarapa hari yang lalu, saya menemukan postingan dari slide Instagram Yoursay, Yoursay.id. Dalam pamfletnya bertuliskan "Surat Untuk Suara.com. Ceritakan pengalamanmu selama menjadi teman Suara.com. Tulis review dan harapan terbaikmu!". Adapun tagar yang diusung yakni #8TahunSuara dan #TanpaHentiBeriArti.
Maka, untuk menarasikan gagasan sederhana melalui tulisan yang sederhana pula mengenai Suara.com, utamanya dari platform Yoursay.id, kali ini saya akan mengangkat topik tentang kemajuan dan peradaban Suara.com.
Menyongsong Peradaban 8 Suara.com
Rasanya bukan hal yang sintemen jika saya berkata bahwa suara.com adalah salah satu jantung dan tulang pungkung pengetahuan bagi kita semua. Tagar #TanpaHentiBeriArti yang diangkat oleh tim suara.com untuk perayaan hari lahirnya, yang tahun ini menginjak 8 tahun ini, hemat saya ada semacam sentuhan rohani dari Sang Pencipta yang menjalar kepada mereka, para nahkoda sang suara.com.
Sebab media ini selama 8 tahun memang sudah nyata berkontribusi, memberikan aspirasi, wawasan dan ilmu pengetahun, serta edukasi lainnya yang tentu saja sangat bermakna bagi kita semua.
***
Kata "menyongsong" dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah menyambut, berjalan maju untuk menempuh suatu yang datang dari arah berlawanan. Sedangkan kata "peradaban" adalah kemajuan, kecerdasan, kebudayaan lahir batin.
Memang betul, bahwa adanya suara.com maupun rubriknya Yoursay.id adalah dapat memberikan pencerahan dan ilmu yang bermanfaat. Kita lihat di era saat ini. Salah satunya adalah perihal pemberitaan. Betapa pesat dan masifnya pemberitaan yang ada. Mulai dari yang apik, nyata, data, fakta hingga hoaks yang merajalela.
Salah satu yang paling mencolok adalah hoaks. Akan tetapi, suara.com hadir untuk memberikan citra yang baik. Ada untuk meluruskan hal yang mungkar itu. Suara.com datang menumpas hoaks agar publik tak terjerat ke jurang pembodohan yang bernoda hitam tersebut. Suara.com hadir melawan kemungkaran itu, dan menyatakan kenyataan yang benar-benar nyata. Ada untuk menyongsong kita ke naungan serambi yang cerah mencerahkan.
Lalu bagaimana dengan arti peradaban? Hemat saya pribadi, suara.com ataupun Yoursay telah nyata mencerdaskan kita untuk tetap maju dan terus berjalan demi kebaikan.
Salah satunya, lewat fanspage atau halaman Facebook. Betapa banyak ilmu melalui berita, ulasan dan sebagainya serta hal lain yang dapat mengangkat kita ke arah jalan yang lurus serta menggiring kita kepada kemajuan. Begitu pula dengan Instagramnya. Lebih sederhananya lagi adalah melalui platform elitnya, Yoursay.id.
Ia lahir mewadahi kita. Salah satunya adalah untuk menulis. Menyampaikan hal-hal yang bermanfaat, mencerahkan dan menghibur. Artinya, diakui atau tidak, tulisan itu dapat memberikan ilmu dan pengetahuan bagi pembacanaya.
Perintisan Yoursay.id oleh Suara.com adalah untuk menyongsong peradaban. Agar kita bangkit dan terus bergerak menjalarkan ide dan pemikiran kita lewat tulisan yang inovatif, kritis, padat dan komplit. Itu semua tidak lepas dari peran besar suara.com selama ia menemani kita hingga berusia 8 tahun.
Tentu tak ada harapan lain kepada suara.com yang merupakan induk Yoursay.id. Semoga tetap bernuansa baik, mencerahkan, menginspirasi dan mengedukasi, menyatukan umat dalam pergulatan-pergulatan di tengah terjangan arus modernitas yang kerap salah tempat dan compang-camping. Serta semoga tetap energik dalam menyajikan pengetahuan kepada publik. Lalu tak kalah urgensi lagi adalah semoga visioner dan berkualitas dalam memberikan tagar #TanpaHentiBeriArti.
Tag
Baca Juga
-
Final Piala Super Spanyol: Mengurai Benang Kusut Permasalahan Barcelona
-
Chat Dosen Pembimbing Harus Sopan biar Tugas Skripsi Lancar Itu Nggak Cukup
-
5 Tradisi yang Dulu Sering Dilakukan, tapi Kini Sudah Jarang, Apakah di Kampungmu Juga?
-
Wisata Goa Soekarno Sumenep: Dulu Berkawan Keramaian, Kini Berteman Kesepian
-
3 Cara agar Video TikTok Ditonton Banyak Orang meski Sedikit Pengikutnya, FYP Bos!
Artikel Terkait
-
Minal Aidin Wal Faidzin dari Arkadia Digital Media: Mohon Maaf Lahir dan Batin 1446 H
-
Media China: Posisi Timnas Indonesia Bakal Dikudeta
-
Lebaran dan Media Sosial, Medium Silaturahmi di Era Digital
-
Teror terhadap Media: Alarm Keras bagi Kebebasan Pers di Indonesia
-
Lebih Mahal dari Xiaomi 15: Light Phone 3 Sajikan Fitur agar Orang Bisa Pensiun dari Media Sosial
Kolom
-
Jalan Terjal Politik Ki Hajar Dewantara: Radikal Tanpa Meninggalkan Akal
-
Lebaran: Hari Kemenangan Sekaligus Kekalahan
-
Hari Raya Idul Fitri, Memaknai Lebaran dalam Kebersamaan dan Keberagaman
-
Mudik dan Reuni Keluarga: Antara Kebahagiaan dan Pertanyaan Menyebalkan
-
Kontroversi: Ghiblifikasi AI Lukai Hayao Miyazaki, 'AI Tak Punya Jiwa'
Terkini
-
Film 6/45: Perebutan Tiket Lotere yang Berakhir Serangkaian Negosiasi Kocak
-
4 Drama Jepang yang Tayang Bulan April 2025, Siap Masuk Watchlist Kamu
-
Sinopsis Drama Shine on Me, Drama Romantis yang Dibintangi Zhao Jin Mai
-
Ulasan Film China Just for Meeting You: Manisnya Romansa Remaja saat SMA
-
Review The Residence: Serial Whodunit Seru dengan Sentuhan Komedi