Bagi member Yoursay.id yang baru bergabung, mengawali langkah untuk menulis artikel sendiri terkadang bisa cukup menyulitkan. Bukan karema tidak mampu menulis karya dengan baik, ada kalanya hambatan datang karena belum memahami medan tempur yang harus dihadapi.
Biasanya, ketidaktahuan terkait peraturan dan kebijakan platform yang berlaku sering kali menjadi kendala uta.a. Bisa jadi member baru hanya langsung menulis dan submit tanpa mencoba menggali informasi aturan apa saja yang diberlakukan, termasuk di platform Yoursay.id ini.
Ada baiknya untuk membaca guidebook yang sudah tercantum di laman akun masing-masing member agar artikel yang di-submit bisa cepat terbit. Namun, sebenarnya kamu juga bisa menggunakan 'jalan ninja' yang cukup efektif, yaitu membaca artikel member lain untuk dipelajari.
Bukan untuk menjiplak tulisan orang lain pastinya. Langkah ini bisa kamu coba terapkan untuk mencari ilmu dari member yang sudah lebih dulu bergabung terkait tata cara penulisan di Yoursay yang tepat. Bukankah tulisan member lain yang sudah terbit juga berarti sudah sesuai aturan dan lolos kurasi dari tim editor?
Dari artikel member lain kamu akan mendapat banyak informasi penting. Sebagai contoh, gaya bahasa yang diterima editor karena setiap platform memiliki style yang berbeda sebagai ciri khas. Biasanya, setiap kanal juha akan menerapkan gaya tulisan yang disesuaikan.
Jika kamu membidik kanal news, umumnya gaya bahasa yang formal akan menjadi acuan utama. Sementara untuk kanal kolom atau bahkan lifestyle, kamu masih bisa menerapkan gaya penulisan yang santai tetapi tetap sesuai dengan kaidah bahasa yang berlaku.
Di Yoursay.id sendiri, kamu bisa memilih ragam kanal yang variatif sesuai minat. Mulai sari hobi, lifestyle, entertainment, hingga kolom yang menjadi wadah untuk kamu yang ingin berbagi pemikiran.
Beberapa contoh dari member senior yang cukup banyak melahirkan karya bisa kamu lihat melalui laman 'beranda'. Dari menu 'top article' hingga 'top writer', kmu bisa mendapatkan referensi tulisan yang dibutuhkan.
Ada sederet nama member yang langganan 'nangkring' di laman top writer bisa kamu jadikan rujukan saat membutuhkan acuan penulisan yang benar sesuai guidebook. Jika kamu jeli, tulisan yang sudah terbit tersebut juga berisi penjelasan yang cukup padat.
Mulai dari cara penulisan judul artikel yang tepat, paragraf pembuka yang menarik, gaya bahasa, hingga cara membangun alur yang menarik sebagai bacaan yang tidak membosankan.
Di sisi lain, dengan membaca artikel member lain, besar kemungkinan kamu juga akan mendapar inspirasi terkait tema tulisan. Tidak menutup kemungkinan sebuah bacaan akan memantik ide-ide baru yang segar untuk dirangkai menjadi artikel menarik lainnya.
Tidak ada salahnya untuk belajar dari member lain melalui karya mereka. Bukankah membuka semua kesempatan belajar juga akan memperkaya diri demi memaksimalkan pengembangan skill? Tentu akan lebih baik jika kita bisa menjalin komunikasi langsung dengan member Yoursay.id lain untuk 'mencuri' ilmu.
Nah, Yoursay.id pun tampaknya sudah selangkah di depan dengan ide ini. Bukan hanya guidebook, ada wadah berupa member community group yang bisa dimanfaatkan untuk menjalin komunikasi dengan member lain.
Grup ini memungkinkan member baru yang ingin belajar untuk bertanya pada member lain terkait cara penulisan yang tepat dan tips-tips lain yang dibutuhkan. Satu hal yang paling penting, jangan ragu bertanya dan terapkan ilmu yang disampaikan saat sudah mendapat jawaban.
Dengan mencoba belajar dari artikel member lain, urgensi langkah ini menjadi hal yang wajib diambil bagi pemula. Jangan takut membuka diri pada konsep baru agar kamu bisa belajar banyak informasi baru untuk diterapkan pada karya mandiri yang tentu juga harus disesuaikan dengan ciri khas sendiri.
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Merdeka dari Ekspektasi Orang Lain: Perjalanan Temukan Versi Diri Sendiri
-
Bukan Sekadar Ikut Tren: Memaknai Kemerdekaan Digital Gen Z di Tengah Gempuran FOMO
-
Gen Z dan Era AI: Merdeka Berkreasi atau Makin Bergantung pada Teknologi?
-
Generasi Muda dan Kemerdekaan Ekonomi: Ketika Lapangan Kerja Jadi Tantangan
-
HUT ke-81 RI dan Kebebasan Digital: Saatnya Merdeka dari Scroll Tanpa Henti
Artikel Terkait
Kolom
-
Self Reward sebagai Bentuk Perayaan atau Pemborosan?
-
Membaca Daya Beli dari Antrean SPBU: Potret Ekonomi di Balik Pilihan BBM
-
Serahkan Gadget ke Anak demi WFH: Dosa Seorang Ibu atau Cela Sistem?
-
Rahasia Sukses Horor Indonesia: Mengapa Formula Mitos Lokal Selalu Laris?
-
Sekolah Negeri Katanya Gratis, Tapi Kenapa Dompet Saya Tetap Meringis?
Terkini
-
Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas
-
HP 64 GB Mulai Lemot? Coba 6 Trik Sederhana Ini sebelum Ganti Ponsel
-
Lomba Menghias Pasar Godean HUT ke-81 RI, Jadi Wujud Syukur Pedagang
-
Tak Melulu Merek Luar, ini 6 Sepatu Lokal yang Gak Kalah Keren!
-
4 Cara Digital Detox untuk Mengurangi Ketergantungan pada Gadget