Bebas dari hubungan toksik memang gak mudah. Pasti ada bekas-bekas luka psikologis, yang diakibatkan berbagai perlakuan toksik mantan.
Ada beberapa cara ampuh yang bisa kamu lakukan untuk bisa segera move on dari trauma akibat hubungan toksik di masa lalu. Apa saja?
1. Berusaha mencintai diri sendiri
Kamu akan sulit untuk mendapatkan cinta yang sepatutnya kamu dapatkan, kalau belum menerapkan self-love atau mencintai diri sendiri. Langkah pertama untuk segera move on dari luka di hubungan toksik yang lalu, adalah dengan berusaha mencintai diri sendiri.
Terima segala kekurangan diri, perbaiki jika ada yang bisa diperbaiki, dan lakukan hal-hal menyenangkan untuk diri sendiri. Buktikan, bahwa dirimu berharga tanpa harus mendapat pengakuan dari orang lain.
2. Bersabar
Layaknya luka fisik, gak mungkin, kan, bisa langsung sembuh hanya dalam sehari? Begitu juga luka psikologis akibat dulunya pernah terjebak di hubungan beracun. Jadi, sabar saja. Nanti, waktu akan menyembuhkan.
3. Bersedihlah
Setiap manusia dikaruniai dengan ragam emosi, gak cuma bahagia atau senang saja. Ada sedih, kecewa, marah, sakit hati, dan sebagainya. Kamu gak perlu menyangkal semua itu, dengan berpura-pura bahagia. Bersedihlah. Tapi, jangan terlalu lama. Karena membiarkan diri terus bersedih, bisa membuatmu jadi sulit menata hidup lagi.
4. Jangan mulai hubungan yang baru
Ada sebagian orang yang melampiaskan berbagai kesedihan dan kesepian yang dia rasakan pasca putus dengan menjalin hubungan yang baru. Itu bukan solusi. Malahan bisa menambah masalah baru.
Berikanlah waktu dirimu sendiri untuk sembuh dari luka. Baik luka patah hati, maupun luka akibat dulunya sering disakiti oleh mantan. Ketika luka itu sudah pulih, hubungan yang nantinya kamu jalani, akan berpeluang berhasil. Gak gagal lagi.
5. Pilih pasangan dengan lebih bijak
Jadikan peristiwa masa lalu pelajaran, supaya ke depannya bisa lebih bijak dalam memilih pasangan. Hindari terpesona dengan tampilan luar, karena hal itu bukanlah utama, ketika kamu hendak memiliki hubungan jangka panjang.
Kenali lebih dalam kualitasnya. Dengan demikian, kamu bisa meminimalkan kembali terjebak di hubungan yang toksik.
Semoga tips tadi bisa membantumu segera bangkit kembali, pasca terbebas dari hubungan cinta yang beracun. Kamu pasti bisa!
Baca Juga
-
Netflix Hadirkan Dokumenter Baru: Sisi Rentan Elvis Presley Terungkap!
-
Dokumenter 'Madaniya': Cara Mohamed Subahi Suarakan Revolusi tanpa Senjata
-
Blossom in Darkness: Drama China Romantis Horor yang Dibintangi Li Hongyi dan Sun Zhenni
-
Kabar Gembira! Aktor Song Joong-ki Umumkan Kelahiran Putri Keduanya di Roma
-
16 Tahun Vakum, Oasis Umumkan Konser Perdana di Korea
Artikel Terkait
-
Self-Love atau Egois? Ini Garis Tipis yang Sering Bikin Kita Salah Paham
-
Membongkar Pesan Posesif dan Self Love di Balik Judul Nyeleneh MMG Naykilla
-
Self-Love Bisa Dimulai dari Mandi, Harashta Haifa Pilih Aroma Sabun yang Bikin Mood Naik
-
Self-Love dan Depresi dalam Novel 'Matahari Pun Terluka'
-
ITZY Ajak Fans Tuk Cintai Diri Sendiri dan Lebih Percaya Diri di Lagu Motto
Lifestyle
-
Menelisik Pameran 'On Equal Grounds": Saat Hierarki di Dunia Seni Diruntuhkan
-
Cuaca Panas Terik? Ini 5 Mist Spray Aloe Vera untuk Menyegarkan Kulit Wajah
-
Auto-Modis! 5 Inspirasi One Set ala Jo Aram untuk Tampil Stylish
-
Rawat Skin Barrier Kulit Kering! 4 Pelembap Cholesterol Kunci Wajah Lembap
-
Memahami Trauma Loop Ibu: Apakah Bisa Berdampak pada Pola Asuh Anak?
Terkini
-
Tugas Guru Itu Mengajar, Bukan Menjadi Petugas Pemeriksa MBG
-
Masjid Baiturrahman Alasmalang, Dirawat Seperlunya Tanpa Ubah Wajah Lama
-
Mode Survival Rakyat: Ayah Antre BBM, Ibu Cari Sembako, Anak Keracunan MBG
-
Review Drama Start-Up: Drakor Lama dengan Pelajaran yang Tak Pernah Usang
-
Dari Romcom hingga Aksi, 5 Drama Korea 2026 Ini Wajib Masuk Watchlist