Ada banyak alasan mengapa sebaiknya jangan memulai hubungan asmara yang baru, kalau di relasi sebelumnya masih belum move on juga. Salah satunya, untuk menghindarimu berekspektasi terhadap pasangan atau hubungan yang sekarang, agar bisa sama dengan yang lalu. Itu akan mengarahkan pada relasi nggak sehat.
Bila belum move on, kamu akan rentan membandingkan pasangan yang sekarang dengan mantan. Sikap membandingkan pasangan dengan mantan bisa membawa beberapa dampak buruk seperti yang akan dijelaskan berikut ini.
1. Menimbulkan perasaan tidak aman pada pasangan
Dampak buruk pertama, apabila kamu sering membandingkan pasangan dengan mantan, adalah membuat pasangan merasa insecure. Rasa tidak aman ini akan menyebabkan hubungan tak berjalan dengan semestinya. Misalnya, dia jadi rentan selingkuh.
Salah satu penyebab orang selingkuh adalah merasa rendah diri di depan pasangan sendiri. Ketika ada pihak ketiga yang berhasil membuatnya merasa berharga, dia akan mudah tergoda. Tentu ini bukan yang kamu inginkan.
2. Menyakiti hati pasangan
Bayangkan kalau kamu berada di posisi sebaliknya. Alias yang sering dibanding-bandingkan dengan mantan adalah kamu. Pasti sakit hati, kan?
Itu pula yang dirasakan oleh pasangan kamu yang sekarang. Hentikan sikap membandingkan-bandingkan, sebelum pasanganmu kemudian berpikir, untuk apa hubungan dipertahankan apabila hanya memberinya sakit hati berulang kali? Awas nanti kamu yang menyesal.
3. Menimbulkan rasa cemburu
Walaupun kamu sudah bersikeras nggak memiliki perasaan ap pun terhadap mantan, tapi aksimu itu bisa menggambarkan isi hati yang sebenarnya. Jika memang sudah tak ada perasaan lagi, kenapa sering banget membahas mantan dan hubungan yang lalu, serta membandingkannya dengan pasangan dan hubungan yang sekarang?
Sikapmu itu, tanpa sadar memancing rasa cemburu pasangan. Ini bukanlah jenis cemburu yang lucu atau unyu-unyu, melainkan cemburu bersifat toksik. Pasalnya, rasa cemburu itu hadir akibat rasa tidak suka akibat sikapmu yang menyakitkan.
4. Hubungan tak akan bertahan lama
Nggak ada yang betah bersama orang yang selalu membanding-bandingkan. Apalagi membandingkannya dengan mantan. Itu sungguh kejam.
Oleh sebab itu, jangan heran kalau dia minta bubar. Buat apa terus menjalin hubungan bersama pasangan yang nggak bisa menghargai dan selalu menyebut mantan.
Nah, setelah penjelasan tadi, semoga bisa menyadarkanmu untuk menghentikan perbuatan membanding-bandingkan pasangan dengan mantan!
Baca Juga
-
Episode 2 'Love Your Enemy': Rating Melonjak, Cinta & Rivalitas Makin Seru!
-
Anak Sering Berbohong? 4 Hal yang Bisa Orangtua Lakukan untuk Mengatasinya
-
4 Alasan Komunikasi yang Efektif di Tempat Kerja Sangat Penting
-
4 Jenis Makanan Terbaik untuk Program Hamil, Perhatikan Kata Pakar!
-
4 Kualitas Ini Sering Dimiliki oleh Mereka yang Jago Jualan, Pelajari!
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Dari Casual sampai Formal, 4 Ide Outfit Minimalist Classy ala Roh Yoon Seo
-
5 HP Samsung Kamera OIS Terbaik, Hasil Videonya Mirip Kelas Flagship!
-
4 Ide OOTD Summer Dress ala Aktris Korea yang Mudah Ditiru, Stylish Abis!
-
Budget 4 Jutaan? 5 HP Gaming Ini Bisa Push Rank Tanpa Lag
-
3 Tempat Makan di Surabaya yang Bikin Anak Kos Bisa Bertahan Akhir Bulan
Terkini
-
Review Film Smile: Drama Horor Psikologis dengan Kejutan Maut yang Nyata!
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Ulasan Novel Lara Rasa, Menata Ulang Masa Depan Sebelum Usia Tiga Puluh
-
Buku Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?: Teman Anak-Anak yang Kehilangan Ayah