alexametrics

4 Dampak Buruk Membandingkan Pasangan dengan Mantan, Cepat Hentikan!

Riva Khodijah
4 Dampak Buruk Membandingkan Pasangan dengan Mantan, Cepat Hentikan!
Ilustrasi pasangan posesif (pexels/cottonbro).

Ada banyak alasan mengapa sebaiknya jangan memulai hubungan asmara yang baru, kalau di relasi sebelumnya masih belum move on juga. Salah satunya, untuk menghindarimu berekspektasi terhadap pasangan atau hubungan yang sekarang, agar bisa sama dengan yang lalu. Itu akan mengarahkan pada relasi nggak sehat.

Bila belum move on, kamu akan rentan membandingkan pasangan yang sekarang dengan mantan. Sikap membandingkan pasangan dengan mantan bisa membawa beberapa dampak buruk seperti yang akan dijelaskan berikut ini.

1. Menimbulkan perasaan tidak aman pada pasangan

Dampak buruk pertama, apabila kamu sering membandingkan pasangan dengan mantan, adalah membuat pasangan merasa insecure. Rasa tidak aman ini akan menyebabkan hubungan tak berjalan dengan semestinya. Misalnya, dia jadi rentan selingkuh.

Salah satu penyebab orang selingkuh adalah merasa rendah diri di depan pasangan sendiri. Ketika ada pihak ketiga yang berhasil membuatnya merasa berharga, dia akan mudah tergoda. Tentu ini bukan yang kamu inginkan.

2. Menyakiti hati pasangan

Bayangkan kalau kamu berada di posisi sebaliknya. Alias yang sering dibanding-bandingkan dengan mantan adalah kamu. Pasti sakit hati, kan?

Itu pula yang dirasakan oleh pasangan kamu yang sekarang. Hentikan sikap membandingkan-bandingkan, sebelum pasanganmu kemudian berpikir, untuk apa hubungan dipertahankan apabila hanya memberinya sakit hati berulang kali? Awas nanti kamu yang menyesal.

3. Menimbulkan rasa cemburu

Walaupun kamu sudah bersikeras nggak memiliki perasaan ap pun terhadap mantan, tapi aksimu itu bisa menggambarkan isi hati yang sebenarnya. Jika memang sudah tak ada perasaan lagi, kenapa sering banget membahas mantan dan hubungan yang lalu, serta membandingkannya dengan pasangan dan hubungan yang sekarang?

Sikapmu itu, tanpa sadar memancing rasa cemburu pasangan. Ini bukanlah jenis cemburu yang lucu atau unyu-unyu, melainkan cemburu bersifat toksik. Pasalnya, rasa cemburu itu hadir akibat rasa tidak suka akibat sikapmu yang menyakitkan.

4. Hubungan tak akan bertahan lama

Nggak ada yang betah bersama orang yang selalu membanding-bandingkan. Apalagi membandingkannya dengan mantan. Itu sungguh kejam.

Oleh sebab itu, jangan heran kalau dia minta bubar. Buat apa terus menjalin hubungan bersama pasangan yang nggak bisa menghargai dan selalu menyebut mantan.

Nah, setelah penjelasan tadi, semoga bisa menyadarkanmu untuk menghentikan perbuatan membanding-bandingkan pasangan dengan mantan!

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak