Eksfoliasi adalah salah satu rangkaian perawatan untuk mengangkat sel kulit mati. Hasil yang diperoleh beberapa di antaranya, yakni kulit jadi terasa jauh lebih lembut dan cerah, aliran darah pun menjadi lancar, lho. Namun, pengangkatan sel kulit mati atau eksfoliasi ini juga memiliki beberapa hal yang perlu kamu perhatikan, agar mendapat hasil maksimal.
Berikut ini, hellosehat dan halodoc telah merangkum 5 hal yang perlu kamu perhatikan saat eksfoliasi.
1. Kenali Jenis Kulitmu
Sebelum eksfoliasi, kamu perlu tahu jenis kulitmu. Pasalnya, tidak semua dianjurkan untuk melakukan pengangakatan sel kulit mati terlalu sering. Misal, yang terlalu kering atau sensitif. Tipe kulit seperti ini nyatanya cenderung menimbulkan luka yang kemudian membekas, sehingga dapat mengganggu penampilan.
2. Teliti Memilih Produk
Saat akan melakukan eksfoliasi, tidak lupa untuk teliti dalam memilih produknya. Terlebih bagi kamu yang memiliki tipe kulit cenderung berjerawat. Pastikan kamu mencari produk eksfoliator yang mengandung BHA (beta hydroxy acid). Kandungan ini mampu mengeringkan, sehingga dapat mengontrol minyak berlebih penyebab jerawat. Dosisnya juga perlu diperhatikan dengan memilih yang ringan.
Guna mengetahui aman tidaknya suatu produk, kamu bisa konsultasikan masalah tersebut kepada ahlinya. Hal ini bertujuan agar kulitmu terhindar dari masalah.
3. Perhatikan Prosesnya
Eksfoliasi dilakukan dengan cara menggosok agar sel kulit mati dapat terangkat. Alih-alih memperoleh hasil maksimal, jangan menggerakannya terlalu keras. Pasalnya, dapat memicu luka yang membekas.
Produk scrub atau exfoliator biasanya mengandung butiran kecil untuk mengangkat sel kulit mati. Namun, saat sedang berjerawat aktif, sangat tidak dianjurkan untuk melakukan eksfoliasi.
Hal ini dikarenakan adanya gesekan antara butiran tersebut dengan kulit yang dapat memperburuk peradangan. Akibatnya, jerawat akan semakin parah hingga menyebabkan iritasi.
4. Ketahui Waktunya
Secara umum, melakukan eksfoliasi manual di rumah tidak bisa terlalu sering. Pasalnya, dapat menyebabkan pengikisan kulit sehingga menjadi lebih tipis, rentan kemerahan, dan luka.
Normalnya, eksfoliasi dilakukan setiap dua minggu sekali dan dianjurkan lebih bagi kamu pemilik kulit berminyak. Sementara yang sensitif dan kering, jangan terlalu sering.
Kemudian untuk waktunya disarankan pada malam hari. Jam-jam tersebut dianggap baik karena kulit sedang dalam keadaan istirahat dan tidak terkena sinar matahari.
5. Gunakan Pelembap
Eksfoliasi membuat kulit menjadi lebih kering sehingga merangsang produktivitas minyak berlebih. Oleh karenanya, usai mengangkat sel kulit mati, segera gunakan pelembap pada wajah.
Pakai produk pelembap yang sesuai dengan jenis kulit, tidak menimbulkan banyak minyak, serta nonkomedogenik (tidak menyumbat pori-pori). Pemilihan seperti ini bertujuan agar kulitmu tetap terjaga kesehatannya.
Nah, itulah kelima hal yang perlu diperhatikan saat eksfoliasi agar mendapatkan hasil maksimal. Apakah dalam waktu dekat ini kamu akan melakukannya?
Baca Juga
-
Beri Cinta Lebih dariku by Sena
-
Punya Pengaruh Buruk, Ini 5 Cara Meminimalisir Screen Time pada Balita
-
Rasa Rindu di Balik Sepiring Indomie Goreng yang Sederhana
-
Tolak Bahasa Melayu, Warga Malaysia Ini Larang Indonesia Menonton Upin-Ipin
-
5 Alasan Buruk yang Bikin Seseorang Memutuskan untuk Menikah, Bisa Berdampak Negatif
Artikel Terkait
Lifestyle
-
5 Kreasi Kimpul Viral ala Ibu Black Sheep: Dari Bungeoppang hingga Sushi!
-
Bye Kulit Kusam! 5 Tone Up Sunscreen Korea SPF 50 Buat Wajah Cerah Seketika
-
Cegah Produksi Melanin! Ini 4 Sunscreen Arbutin Wajah Tetap Cerah dan Sehat
-
4 Pilihan BB Cream Lokal SPF Tinggi untuk Tampilan Glowing dan Terlindungi
-
POCO F9 Series Resmi Menuju Pasar Global, BawaSnapdragon 8 Elite Gen 5 dan Baterai 8.050 mAh
Terkini
-
Parenting di Era Digital: Ketika Gawai Menjadi Pengasuh Anak
-
Bukan Sekadar Cameo, Transformasi Agnez Mo di Reacher Season 4
-
Salah Jurusan Bukan Dosa: Menggugat Stigma pada Pilihan di Usia Muda
-
Kembali Ungkit STY, Mantan Mertua Pratama Arhan Kritik John Herdman!
-
Perang Belum Usai, 1,6 Juta Anak Ukraina Disebut Masih Terpisah dari Keluarga