Membaca buku menjadi salah satu hobi yang digemari oleh banyak orang. Hal tersebut dikarenakan membaca buku memberi banyak manfaat. Selain dapat menambah wawasan, membaca buku juga dapat menjadi hiburan sambil mengisi waktu luang.
Namun, minat baca banyak orang dimanfaatkan oleh oknum-oknum jahat untuk meraup keuntungan dengan merugikan orang lain, salah satunya dengan melakukan pembajakan buku lalu menjualnya.
Pembajakan buku tentu bukanlah hal yang dapat dibenarkan. Tindakan ini melanggar hukum dan merugikan banyak pihak seperti penulis, penerbit, hingga pembeli buku itu sendiri.
Kita akan sangat merugi apabila membeli buku bajakan karena kualitas buku yang jauh dari buku aslinya. Oleh karena itu, kita harus bisa membedakan buku bajakan dengan buku asli atau original. Hal tersebut bukanlah hal yang susah karena buku bajakan memiliki perbedaan yang sangat mencolok dibanding buku original.
Berikut ini adalah 4 cara mudah membedakan buku bajakan dengan buku asli.
1. Sampul Rata
Cara paling mudah untuk mengetahui buku bajakan adalah dari cover atau sampul bukunya. Buku oroginal umumnya memiliki sampul dengan ciri tertentu. Misalnya, tulisan judul yang menonjol, hal ini sangat mudah dikenali.
Berbeda dengan buku original, sampul buku bajakan tidak memiliki ciri tersebut. Sampul buku bajakan biasanya hanya seperti cetakan printer biasa tanpa ada tekstur tertentu.
2. Kertas Kualitas Kurang Baik
Selain dari sampul, cara lain untuk mendeteksi buku bajakan adalah dari kertas yang digunakan. Buku original umumnya menggunakan book paper dengan kualitas yang baik. Sebaliknya, buku bajakan menggunakan kertas buram ala kadarnya.
Namun, hal ini tidak dapat disamaratakan pada semua buku, karena ada pula penerbit buku asli yang menggunakan kertas buram. Buku bajakan juga banyak yang sudah mulai menggunakan kertas yang lebih baik.
3. Cetakan Kurang Jelas
Cara berikutnya untuk membedakan buku bajakan dengan buku asli adalah dari cetakannya. Buku asli memiliki cetakan yang rapi. Tulisannya dapat terbaca dengan jelas serta lurus.
Sebaliknya, cetakan buku bajakan biasanya memiliki kekurangan pada banyak bagian seperti memiliki bercak hitam seperti hasil fotokopi atau cetakan miring tidak sejajar dengan kertas
4. Lem Perekat Tidak Kuat
Buku original menggunakan direkatkan dengan baik sehingga dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama. Sebaliknya, buku bajakan biasanya menggunakan perekat yang kurang kuat sehingga kertas dapat dengan mudah terlepas.
5. Harga Terlalu Murah
Buku original memiliki harga tertentu yang biasanya tertera pada sampul belakang buku. Jika ada promosi akan lebih murah namun tidak terlalu jauh dari harga asli. Jika ada yang menjual dengan harga terlalu murah, besar kemungkinan buku tersebut adalah bajakan.
Demikianlah ciri-ciri buku bajakan yang dapat dengan mudah kita kenali. Jangan tergiur harga murah karena kualitas buku bajakan sangat jauh berbeda dengan buku asli.
Baca Juga
-
Viral Isi Minyakita Hanya 750 ML, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?
-
Mobil Terendam Banjir? Cegah Kerusakan dengan 5 Tips ini
-
Bapak Presiden, Buzzer adalah Musuh Besar Pendidikan Kita
-
Juara eAsian Cup, Berikut ini Profil 3 Pemain Timnas eFootball Indonesia
-
Cetak Sejarah, Indonesia Sukses Jadi Juara AFC eAsian Cup Qatar!
Artikel Terkait
-
Tuhan Selalu Ada Bersama Kita dalam Buku "You Are Not Alone"
-
Bikin Hati Adem, Ini 3 Novel Jepang Berlatar Toko Buku dan Perpustakaan
-
Review Novel 'TwinWar': Pertarungan Harga Diri di Balik Wajah yang Sama
-
Novel The Good Part: Makna Perjuangan yang Menjadikan Hidup Lebih Sempurna
-
Buku The Psychological of Money: Perspektif Psikologis dalam Mengelola Uang
Lifestyle
-
4 Moisturizer dengan Cooling Effect, Segarkan Wajah di Cuaca Panas!
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
4 OOTD Minimalis ala Yerin GFRIEND, Cocok untuk Gaya Harian yang Effortless
-
Penalaran Kata 'Mundhut': Sama-sama Predikat Kalimat, tapi Dilarang Ambigu!
-
Mudah Ditiru! 4 Gaya Hangout ala Bona WJSN yang Wajib Dicoba
Terkini
-
Review Anime My Stepmoms Daughter Is My Ex: Ketika Mantan Jadi Saudara Tiri
-
Novel Four Aunties and A Wedding: Pesta Pernikahan Berubah Menjadi Mencekam
-
Kembali Naik Peringkat, Timnas Indonesia Berpotensi Tempel Ketat Vietnam di Ranking FIFA
-
Review Film Broken Rage: Ketika Takeshi Kitano Menolak Bertele-tele
-
Hidup Itu Absurd, Jadi Nikmati Saja Kekacauannya