Hubungan asmara yang semula indah bisa menjadi toxic atau buruk karena beberapa masalah. Namun, tidak sedikit orang yang mempertahankannya meski sudah tergolong berantakan bahkan tak lagi layak untuk dilanjutkan dengan 7 alasan berikut ini.
1. Khawatir Kesepian
Alasan pertama seseorang mampu bertahan pada hubungan yang berantakan adalah khawatir kesepian. Ia merasa belum siap untuk berstatus lajang serta menjalani hidup tanpa pasangan. Dengan begitu, ia rela tertekan dan seringkali tidak nyaman demi mengatasi masalah tersebut.
2. Merasa "Nggak Enak" dengan Pasangan dan Keluarganya
Selain kesepian, banyak orang merasa nggak enak terhadap pasangan dan keluarganya jika mengakhiri hubungan asmara. Oleh karena itu, ia akan memilih untuk mempertahankannya meski sudah berantakan dimana sering memicu keributan.
Biasanya, alasan bertahan seperti ini dipilih oleh mereka yang sudah lama menjalani hubungan serta mengenal bahkan dekat dengan keluarga masing-masing. Maka, meninggalkannya dianggap sesuatu yang sangat berat untuk dilakukan.
3. Gengsi
Alasan selanjutnya, seseorang memilih untuk mempertahankan hubungan toxic karena gengsi. Ia merasa malu kembali disebut jomblo, terlebih usai selama ini diketahui selalu mesra dengan pasangannya.
Ditambah, jika lingkungan sekitar atau semua teman-teman dekatnya sudah memiliki pasangan. Ia pasti semakin enggan untuk memutuskan hubungan dan lebih memilih bertahan, meski kondisinya sangat berantakan.
4. Terlalu Tua untuk Sendiri Lagi
Jika mengakhiri hubungan di usia 20-an, tidak jarang terasa sulit karena dianggap sudah terlalu tua untuk kembali sendiri. Maka dari itu, banyak orang memilih bertahan, meski hubungannya tergolong berantakan.
Mereka seolah enggan melajang pada usia-usia tersebut. Orang-orang ini merasa khawatir sulit mendapatkan pasangan baru serta waktu pernikahan yang juga semakin lama digapai. Untuk itu, mempertahankan hubungan toxic lebih sering dipilih.
5. Malas Memulai Hubungan Baru
Alasan seseorang dapat bertahan pada hubungan yang berantakan karena malas memulai semuanya dari awal. Seringkali hal tersebut dirasakan oleh ia yang berada di usia 23 tahun keatas.
Mereka tak lagi bergairah untuk mengenal orang baru, menjalani proses pendekatan, dan lain-lain. Oleh karenanya, mereka lebih memilih untuk mempertahankan hubungan yang bahkan sudah tergolong toxic.
6. Masih Ada Harapan
Berkali-kali dihadapkan oleh masalah pelik, tetapi tak sedikit orang yang tetap ingin mempertahankan hubungannya. Mereka beranggapan bahwa masih ada harapan untuk dilanjutkan karena sudah terbiasa.
Mereka meyakini dirinya dan pasangan mampu melewati hal tersebut seperti sebelumnya. Namun, jika masalah yang dihadapi sudah tergolong buruk, tentu tidak patut untuk dipertahankan karena dapat memicu rasa sakit hati dan tertekan.
7. Tidak Ingin Hubungannya Sia-Sia
Banyak orang yang mampu bertahan pada hubungan buruk karena tidak ingin merasa sia-sia. Pasalnya, mereka beranggapan kisah cintanya sudah jauh dimana menghabiskan waktu yang cukup panjang.
Oleh karena itu, separah apapun hubungan asmara, mereka terus berusaha mempertahankannya. Orang-orang tersebut justru menyayangkan momen yang sudah terkuras bersama pasangan untuk diakhiri begitu saja.
Itulah tujuh alasan banyak orang memilih untuk bertahan pada hubungan yang tengah berantakan. Apakah kamu termasuk salah satu yang sedang mengalaminya?
Tag
Baca Juga
-
Beri Cinta Lebih dariku by Sena
-
Punya Pengaruh Buruk, Ini 5 Cara Meminimalisir Screen Time pada Balita
-
Rasa Rindu di Balik Sepiring Indomie Goreng yang Sederhana
-
Tolak Bahasa Melayu, Warga Malaysia Ini Larang Indonesia Menonton Upin-Ipin
-
5 Alasan Buruk yang Bikin Seseorang Memutuskan untuk Menikah, Bisa Berdampak Negatif
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Mau Kulit Cerah Merata? 5 Rekomendasi Sabun Batang untuk Atasi Kulit Kusam
-
5 Cleanser Kolagen Korea agar Wajah Tidak Kusam dan Tetap Elastis
-
5 Laptop Core i7 Terbaik 2026: Gaming, Kerja, Semua Bisa
-
Wajah Kusam Polusi? Ini 5 Sheet Mask Charcoal untuk Detoks Kulit!
-
Mau Nonton Bioskop di Jember? Cek 4 Lokasi Paling Hits dan Nyaman Ini
Terkini
-
Bukan Gratis, tapi Sulit: Jeritan Pendidikan di Namorambe
-
Privilege Pendidikan: Les Privat dan Wajah Ketimpangan yang Kita Abaikan
-
Sticky oleh NCT Wish: Hubungan Asmara Unik tapi Manis bak Hidangan Penutup
-
Siapa Wali Nikah Syifa Hadju? Ini Penjelasan dari Pihak Keluarga
-
Ulasan Novel Aku, Meps, dan Beps, Kehangatan Keluarga dalam Kesederhanaan