Manusia sejatinya diciptakan sebagai makhluk sosial. Dalam hal ini, seorang manusia pasti membutuhkan kehadiran manusia-manusia lain untuk menunjang kehidupan atau kegiatannya. Salah satu kegiatan manusia yang terkait dengan kodratnya sebagai makhluk sosial adalah berkumpul.
Di era teknologi seperti sekarang ini, adakalanya kegiatan berkumpul terasa begitu hambar. Bagaimana tidak, kehadiran handphone membuat orang-orang yang ada di dalam perkumpulan saling mendiamkan dan tidak menyapa. Mereka lebih memilih fokus menatap layar handphone masing-masing.
Tentu saja pemandangan di atas dapat merusak makna dari kegiatan berkumpul, yakni saling berinteraksi secara langsung. Agar kegiatan berkumpul tidak terdistraksi oleh handphone masing-masing, berikut ini rekomendasi empat kegiatan yang bisa dilakukan.
1. Mengobrol
Mengobrol adalah satu kegiatan yang semestinya dilakukan saat sedang berkumpul. Agar obrolan dapat mengalir lancar, tentu saja kamu perlu membahas topik yang tepat dan menarik lawan bicara. Jika bingung, kamu bisa memulainya dengan membicarakan kondisi di sekitar lingkungan tempat obrolan.
Jika tidak benar-benar penting, kamu sebaiknya menghindari topik-topik yang tergolong sensitif di dalam obrolan. Misalnya saja seperti menanyakan gaji, status pernikahan, dan sebagainya. Tentu saja kamu perlu melakukan hal tersebut agar tidak menyinggung perasaan orang lain atau menimbulkan masalah baru.
2. Makan
Makan adalah rekomendasi kegiatan berikutnya yang bisa dilakukan saat sedang berkumpul. Dalam hal ini, kamu bisa menyediakan makanan atau minuman bagi tamu yang datang. Jika memungkinkan secara waktu dan keuangan, kamu bisa melakukan kegiatan mengobrol dan juga menyantap makanan di sebuah rumah makan, kafe, atau restoran.
3. Bermain
Jika kamu memiliki game atau permainan yang seru, tidak ada salahnya jika kamu menawarkannya pada saat sedang berkumpul. Apalagi jika game atau permainan tersebut bisa dimainkan bersama. Melalui sarana tersebut, setidaknya kamu bisa membangun hubungan yang lebih intens dengan orang lain yang ada di dalam perkumpulan. Sekat-sekat kecanggungan yang mungkin muncul saat sedang berkumpul pun bisa dihilangkan.
4. Membuat Konten Media Sosial
Terakhir, kamu bisa memanfaatkan kemajuan teknologi seperti handphone untuk membuat konten media sosial bersama teman, saudara, atau yang lainnya saat sedang berkumpul. Misalnya saja seperti membuat video TikTok, foto Instagram atau Facebook, dan sebagainya. Dalam hal ini, kamu tidak boleh memaksa mereka untuk melakukannya. Biarkan saja mereka menerima permintaan kamu dengan sukarela.
Semoga saja rekomendasi empat kegiatan di atas bisa menambah keseruan kamu saat sedang berkumpul nanti. Tidak masalah jika kamu punya kegiatan seru lainnya yang bisa dilakukan. Hal tersebut justru semakin baik.
Baca Juga
-
Bingung Mau Ngapain? Ini 5 Rekomendasi Kegiatan yang Bisa Dilakukan saat Libur Lebaran
-
5 Kartu Paling Ikonik dalam Anime Yu-Gi-Oh!
-
4 Lagu Indonesia yang Menceritakan Secret Admirer
-
5 Karakter yang Berpengaruh Bagi Monkey D. Luffy
-
5 Karakter yang Berperan Penting dalam Hidup Naruto, Ada Mizuki hingga Shikamaru
Artikel Terkait
-
Ketagihan Drama Medis? 7 Tontonan Netflix Ini Wajib Masuk List!
-
7 Rekomendasi Nasi Goreng Semarang Terenak Mulai dari Babat hingga Pedas Menggila
-
6 Rekomendasi Tempat Wisata Viral di Bandung, Cocok untuk Liburan Keluarga
-
5 Rekomendasi Film Baru dari Netflix untuk Rayakan Libur Lebaran 2025
-
Pantai Anyer dan Carita Dipenuhi Pengunjung, Intip 5 Rekomendasi Pantai Indah Lainnya di Banten
Lifestyle
-
Elegan dan Manis! 4 Inspirasi Outfit Feminin ala Minnie (G)I-DLE
-
4 OOTD Minimalis ala Wooyoung ATEEZ yang Tetap Modis untuk Disontek!
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
4 Skincare dengan Cactus Extract, Rahasia Hidrasi Kulit Tanpa Lengket!
-
4 Padu Padan Outfit Girly ala Wonyoung IVE, Cocok untuk Gaya Sehari-hari
Terkini
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?