Bagi kamu mahasiswa akhir tentunya sudah tidak asing lagi dengan skripsi yang barangkali menjadi momok menakutkan bagi sebagian besar mahasiswa. Tugas akhir yang harus bisa diselesaikan tersebut nyatanya memaksa mahasiswa untuk keluar dari zona nyamannya dan harus melawan stres yang kadangkala mengguncang kesehatan mental.
Tak sedikit yang jatuh sakit, terserang demam, asam lambung dan maagh, migren, atau bahkan fertigo hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Semua muncul sebagai respon tubuh atas kecemasan dan ketidakmampuan seseorang dalam melakukan coping stres terhadap stresor yang dihadapi.
Gejala tersebut biasa dikenal dengan istilah psikosomatis. Hal ini sangat mungkin terjadi pada mahasiswa akhir yang mengerjakan skripsi mengingat penatnya dan memuakkannya tuntutan-tuntutan yang datang seakan bertubi-tubi. Menghantam kewarasan pada mahasiswa akhir yang tak jarang membuat frustasi dan putus asa.
Adapula yang akhirnya harus kena DO karena tak mampu menyelesaikan skripsinya, bahkan ada juga yang mati bunuh diri lantaran depresi akibat skripsi. Adapula yang berhasil sampai ujian akhir dan berhasil wisuda tepat waktu. Semua bisa saja terjadi apabila tidak adanya mekanisme coping yang baik dari masing-masing mahasiswa.
Lalu kira-kira apa saja hal-hal menyebalkan saat menjelang ujian Akhir? Simak ulasan berikut ini!
1. Revisi bertubi-tubi
Diperbolehkan mendaftar ujian tak selama membuat kita bebas dari revisian. Sebagian mahasiswa diizinkan mendaftar dengan tetap harus menjalankan revisi yang kadang terasa sangat bertubi-tubi.
2. Revisi itu-itu saja
Hal yang paling menyebalkan adalah kita terus mengulang kesalahan yang sama sekalipun jumlahnya sedikit saja. Hal ini pun tak jarang membuat kita serasa ingin menyerah di tengah jalan.
3. Jadwal ujian dadakan
Pasti akan sangat menegangkan ketika jadwal ujian muncul secara dadakan padahal kita belum siap untuk mengikuti ujian.
4. Belum siap dengan matang
Belum membuat PPT, belum belajar dan menyiapkan materi, tapi tanggal ujian sudah di depan mata? Pasti sangat menyebalkan bukan?
5. Banyak teman yang menanyakan seputar skripsi
Sebenarnya sepele ya, tapi jika keadaan sedang tegang, hal ini justru membuat kita menjadi muak bukan?
Itulah lima hal menyebalkan saat menjelang ujian akhir. Jaga kewarasan dan tetap kontrol diri agar tidak tersulut emosi ya!
Baca Juga
-
Dear HRD, Ini 6 Cara Membangun Lingkungan Kerja yang Positif
-
Kamu Seorang Karyawan? Yuk Kenali 6 Jenis Izin Meninggalkan Pekerjaan ini!
-
Ketahui Waktu Istirahat dan Izin untuk Meninggalkan Pekerjaan Menurut UU Ketenagakerjaan dan Cipta Kerja
-
4 Tantangan yang Harus Dihadapi oleh HRD di Perusahaan, Kamu Harus Siap!
-
5 Tips untuk Mengatasi Overthinking di Kantor, Terapkan Mindfullness!
Artikel Terkait
-
Isu Ijazah Jokowi Palsu: UGM Jelaskan Pemakaian Font Times New Roman di Tahun 1985
-
CEK FAKTA: Benarkah Ijazah dan Skripsi Joko Widodo Palsu?
-
Anies Pamer Bertemu Dosen Pembimbing Skripsi di UGM, Publik Ramai Singgung Jokowi: Ijazahnya Pasti Asli
-
Ini Judul Skripsi Gus Miftah, Sidang Akhir Disebut Bikin Kampus Heboh
-
Lawan atau Kawan? Cara Menjinakkan Skripsi Tanpa Terlalu Banyak Berpikir
Lifestyle
-
Elegan dan Manis! 4 Inspirasi Outfit Feminin ala Minnie (G)I-DLE
-
4 OOTD Minimalis ala Wooyoung ATEEZ yang Tetap Modis untuk Disontek!
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
4 Skincare dengan Cactus Extract, Rahasia Hidrasi Kulit Tanpa Lengket!
-
4 Padu Padan Outfit Girly ala Wonyoung IVE, Cocok untuk Gaya Sehari-hari
Terkini
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?