Untuk mendapatkan kehidupan yang sukses dan berkualitas merupakan dambaan semua orang. Bagi yang serius, tentu akan berjuang untuk memiliki itu. Di antaranya dengan menghindari berbagai kebiasaan buruk yang justru jadi penghalang impian tersebut.
Kebiasaan buruk meskipun sepele, tapi bila terus-menerus dilakukan bisa menimbulkan efek yang serius. Sebagai contoh dari segi kesehatan. Kebiasaan minum minuman bersoda, meskipun cuma segelas, tapi kalau dilakukan tiap hari bisa meningkatkan risiko penyakit. Makanya, kamu gak boleh menyepelekan kebiasaan buruk.
Nah, mumpung saat ini baru memasuki bulan baru, kamu bisa manfaatkan momen tersebut untuk menghilangkan kebiasaan buruk sebagai monthly goals. Lalu, kebiasaan buruk apa saja yang bisa kamu jadikan target untuk dihilangkan atau diminimalisir? Berikut beberapa contohnya.
1. Overthinking
Apakah kamu termasuk orang yang sering berpikir berlebihan terhadap sesuatu? Dan biasanya isi pikirannya pun negatif. Inilah yang kerap jadi masalah dan penghambat suksesmu.
Sebagai contoh, ingin memulai untuk menulis agar bisa mendapatkan penghasilan tambahan. Belum apa-apa sudah berpikir nanti bakal ditolak, nanti bakal susah, banyak saingannya, dan berbagai pemikiran buruk lainnya. Akibatnya, kamu jadi selalu urung mencoba.
Untuk mengatasinya, mulai sekarang coba ganti overthinking menjadi fokus pada tindakan. Mulai saja dulu gak peduli hasilnya nanti seperti apa. Kalau ternyata beneran ditolak, pelajari lagi apa yang mesti diperbaiki. Setidaknya kamu sudah menunjukkan progress yang baik. Sudah mulai mencoba!
2. Menunda-nunda pekerjaan
Kebiasaan buruk selanjutnya yang bisa kamu jadikan target bulan ini untuk dihilangkan, adalah menunda-nunda pekerjaan. Apa pun jenis pekerjaanmu, dan kendati tenggat waktunya masih lama, mulai sekarang coba paksa dirimu untuk segera diselesaikan.
Kalau kebiasaan buruk ini berhasil kamu hilangkan, pasti akan ada perubahan besar dalam dirimu. Salah satunya jadi lebih percaya diri, karena sudah berhasil mendisiplinkan diri.
3. Hobi rebahan
Rebahan di kala waktu istirahat boleh-boleh saja. Akan tetapi, kalau sudah jadi kebiasaan bisa berabe. Gak hanya mengundang penyakit, tapi gaya hidup kurang aktif juga membuat waktu berhargamu banyak terbuang sia-sia.
Di bulan baru ini, coba deh perlahan hilangkan hobi rebahan. Cari aktivitas-aktivitas baru yang bikin kamu sibuk, dan jangan lupa untuk mengapresiasi diri ketika berhasil melakukannya. Dengan begitu, kamu jadi ketagihan untuk menerapkan gaya hidup aktif.
Itu tadi beberapa contoh kebiasaan buruk yang bisa kamu jadikan target untuk dihilangkan di bulan ini. Ada tambahan?
Baca Juga
-
Episode 2 'Love Your Enemy': Rating Melonjak, Cinta & Rivalitas Makin Seru!
-
Anak Sering Berbohong? 4 Hal yang Bisa Orangtua Lakukan untuk Mengatasinya
-
4 Alasan Komunikasi yang Efektif di Tempat Kerja Sangat Penting
-
4 Jenis Makanan Terbaik untuk Program Hamil, Perhatikan Kata Pakar!
-
4 Kualitas Ini Sering Dimiliki oleh Mereka yang Jago Jualan, Pelajari!
Artikel Terkait
-
Bikin Rusak Masa Depan, Cermati 4 Tips Atasi Kebiasaan Menunda Pekerjaan
-
Apa Itu 5 by 5 Rule, Obat Agar Tidak Overthinking dan Mudah Stress
-
Apes! Sedang Rebahan Santai di Atas Sofa, Pria Ini Malah Kejatuhan Atap Rumahnya yang Roboh
-
Simpel, Lakukan 5 Langkah Ini untuk Hilangkan Stres dan Overthinking
-
3 Cara Mengatasi Overthinking biar Hidup Terus Berkembang
Lifestyle
-
Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat
-
Lebih Higienis! 4 Pelembap Korea Kemasan Tube Buat Perkuat Skin Barrier
-
5 Alasan Tak Terduga Kenapa Tanganmu Gatal Ingin Terus Buka HP
-
Anti-Kusam! Ini 5 Rekomendasi Skin Tint Lokal yang Bebas Oksidasi
-
Kurang Bersyukur Tidak Menjadi Jawaban atas Persoalan Kesehatan Mental
Terkini
-
Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari
-
Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru
-
Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa
-
Ramai saat Demo, Sunyi setelahnya: Mengapa Gerakan Rakyat Terjebak Musiman?
-
Aksi Boikot Raffi Ahmad: Menyoal Efektivitas Cancel Culture di Media Sosial