Ada beberapa mitos yang tersebar di kalangan para mahasiswa baru. Hal ini berhubungan dengan kehidupan kampus yang katanya sangat berbeda dari kehidupan zaman SMA. Mulai dari baju seragam hingga pelajaran, semuanya berbeda. Apakah benar?
Tentu tidak semuanya benar. Memang ada beberapa yang sesuai. Sebagai calon mahasiswa baru, kamu harus bisa menyaring informasi yang kamu terima. Jangan sampai kamu malah termakan mitos dan percaya begitu saja. Berikut empat mitos tentang dunia perkuliahan yang wajib diketahui para mahasiswa baru, jangan asal percaya!
1. Bebas masuk kelas kapan saja
Banyak yang bilang bahwa jam kelas di kampus lebih fleksibel daripada ketika SMA. Memang kita tidak diharuskan untuk berangkat pagi pulang sore setiap harinya seperti di SMA, tetapi anggapan bahwa bisa masuk kelas kapan saja itu juga keliru.
Perkuliahan sudah diatur sedemikian rupa, tetap memiliki jadwal setiap harinya. Hanya saja jam masuknya berbeda, bahkan ada yang dalam satu hari hanya satu mata kuliah, itu pun bisa jadi masuk di jam siang. Dosen tetap akan memberi konsekuensi kepada mahasiswa yang terlambat masuk kelas.
2. Bebas berpakaian
Mitos kedua yang harus kamu ketahui adalah masalah berpakaian. Ketika melihat di film, anak kuliahan terlihat sangat bebas dalam berpakaian ketika ke kampus. Namun, kamu jangan langsung menyamaratakan semua kampus. Setiap kampus biasanya memiliki aturan yang berbeda dalam hal pakaian.
Umumnya, kampus akan menetapkan aturan bebas berpakaian asalkan sopan dan tertutup sesuai norma. Ada juga beberapa kampus yang mewajibkan pakaian rapi seperti kemeja.
3. Jurusan akan menentukan masa depan
Jurusan yang kita pilih saat ini belum tentu akan menjadi jalan karier kita di masa depan. Ada banyak perusahaan yang merekrut karyawannya dari berbagai jurusan, tidak hanya jurusan yang spesifik. Kamu juga bisa berkarier di bidang yang sama sekali berbeda dari jurusan yang kamu pilih.
Untuk itu, sembari kuliah, ada baiknya jika kamu juga mengasah soft skill sebagai bekal untuk masa depan. Hal ini bisa kamu lakukan dengan mengikuti berbagai kegiatan kampus.
4. Mahasiswa tidak lebih cerdas dari dosen
Meskipun dosen berperan sebagai pengajar, bukan berarti dosen memiliki pengetahuan yang sangat luas. Bisa jadi ada mahasiswa yang memiliki pengetahuan lebih. Ditambah dengan zaman sekarang yang serba mudah mendapatkan informasi.
Zaman perkuliahan antara dosen dan mahasiswa juga berbeda jauh. Namun, bukan berarti tidakan sombong dan hilang respek pada dosen dibenarkan. Sama seperti guru ketika sekolah dulu, dosen juga harus dihormati layaknya orang tua.
Itulah empat mitos tentang dunia perkuliahan yang harus diketahui dan dipahami oleh para mahasiswa baru. Bijaklah dalam mencerna informasi. Selamat menjalani masa perkuliahan dengan semangat!
Baca Juga
-
3 Buku Parenting Rekomendasi Nikita Willy, Sukses Didik Anak Tumbuh Optimal
-
Bukan Sekadar Novel Geng Motor, Novel Areksa Ajarkan Arti Pengorbanan
-
Dapat Komentar Jahat soal Debut 'HyoRiSoo', Begini Reaksi Menohok Yuri SNSD
-
Haechan NCT Pamer Parfum Favorit dari Brand Lokal, Ini 7 Alternatif Lainnya
-
Skin Barrier Rusak? Perbaiki dengan 5 Pilihan Moisturizer Ini!
Artikel Terkait
Lifestyle
-
4 Low pH Cleanser Pentavitin, Bersihkan Kotoran Kulit Kering dan Sensitif
-
5 Gaya OOTD Kasual ala Park Jinyoung GOT7, Kece untuk Daily Outfit!
-
Skin Barrier Kuat! 4 Moisturizer Aman Dipakai Kulit Kering Pasca Eksfoliasi
-
Samsung Galaxy A08 Resmi di Indonesia: Baterai 6.000 mAh, Fitur AI, dan Update 6 Tahun
-
5 Panthenol Cleanser untuk Kulit Sensitif yang Ampuh Perkuat Skin Barrier
Terkini
-
Masih Dianggap Tabu, Padahal Marital Rape Diatur dalam Hukum Indonesia
-
The Story of an Hour: Merasakan Satu Jam Kebebasan sebagai Perempuan
-
Kayu Terus Tergerus, Hutan Kehilangan Penyimpanan Karbon Alami
-
Menang Harga Mati, Ini Skenario Lolos Timnas Indonesia dari Fase Grup FIFA ASEAN Cup
-
Pelajaran Kartu Merah Thom Haye: Timnas Butuh Kurikulum VAR