Berbohong merupakan salah satu perbuatan yang kurang terpuji. Bagaimanapun kebohongan menimbulkan dampak yang merugikan, bisa menimbulkan kesalahpahaman bahkan permusuhan.
Sebisa mungkin kita harus berusaha untuk menghindari kebiasaan berbohong. Sekalipun pernah melakukannya, kita harus bisa untuk menghentikannya. Nah, berikut ini merupakan beberapa tips yang bisa kamu coba.
1. Biasakan jujur kepada diri sendiri
Hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah jujur kepada diri sendiri. Ketika kamu membiasakan diri untuk berterus terang kepada diri sendiri, maka kamu akan terbiasa bersikap jujur pada orang lain juga.
Bukankah semua yang bisa adalah karena terbiasa? Oleh sebab itu, kamu harus berusaha untuk membiasakan hal-hal baik dalam hidupmu. Salah satunya adalah menjaga kejujuran.
2. Belajar dari pengalaman
Tidak ada kebohongan yang memberikanmu rasa aman. Oleh karenanya, kamu harus berusaha untuk belajar dari pengalaman.
Ketika pengalaman yang sudah terjadi membuat kamu terperosok dalam banyak hal buruk, maka kamu harus berusaha agar tidak jatuh ke dalam lubang yang sama.
Pengalaman adalah guru yang paling berharga. Oleh sebab itu, kamu harus berusaha untuk menjadikan pengalaman pahit mengenai kebohongan sebagai suatu pengingat yang bisa dijadikan pedoman dalam menjalani kehidupan.
3. Pahami dampak dari kebohonganmu
Satu kebohonganmu mungkin menyelamatkanmu dari satu hal buruk. Tapi, siapa sangka bahwa hal tersebut sangat mungkin untuk menjadi pengaruh juga bagi orang lain. Sederhananya, kamu sendirian yang melakukan tapi banyak orang lain yang terkena dampaknya.
Kamu harus memahami bahwa kebohongan tidak melibatkan dirimu sendiri. Tapi orang yang kamu ajak berinteraksi. Oleh karena itu, kamu harus lebih peduli kepada orang lain.
Hal ini tidak hanya menyangkut tentang dirimu sendiri. Dengan mengingat dampak, diharapkan kamu bisa menghindari dan mengulangi kebohongan tersebut.
Jadi, itu dia beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menghentikan kebiasaan berbohong. Sejatinya, kebohongan hanya akan mengantarkanmu pada keburukan saja. Jadi, segera ubah hal tersebut. Semoga tulisan ini membantumu menjadi manusia yang lebih baik, ya!
Baca Juga
-
Fenomena Mager di Pertengahan Ramadan, Ini 4 Penyebabnya!
-
5 Langkah Jitu agar Keuangan UMKM Tetap Sehat di Bulan Ramadan
-
5 Tips Ramadan Produktif ala Gen Z : Tetap Aktif Ibadah Maksimal!
-
Mau Tajir Mendadak? Ini 5 Bisnis Ramadan yang Selalu Laris Manis!
-
5 Strategi Keuangan di Bulan Ramadan yang Harus Kamu Kuasai
Artikel Terkait
-
Jangan Normalisasi Jongkok di Toilet Duduk, Gunakan Sehakikatnya!
-
Review Jujur Sunscreen Wardah Acne Calming SPF 35 Selama 2 Bulan Pemakaian
-
Kecurangan Akademik, Masalah Moral atau Kurangnya Kesadaran Spiritual?
-
Momen Jokowi dan Gibran Akui Ogah Ikut Pemilu Viral Lagi, Publik Nyinyir: Jago Berbohong!
-
Jangan Sepelekan! 4 Kebiasaan Kecil yang Bisa Mengantarkan Pemotor ke UGD
Lifestyle
-
4 Moisturizer dengan Cooling Effect, Segarkan Wajah di Cuaca Panas!
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
4 OOTD Minimalis ala Yerin GFRIEND, Cocok untuk Gaya Harian yang Effortless
-
Penalaran Kata 'Mundhut': Sama-sama Predikat Kalimat, tapi Dilarang Ambigu!
-
Mudah Ditiru! 4 Gaya Hangout ala Bona WJSN yang Wajib Dicoba
Terkini
-
Sinopsis Film 'Virus', Bae Doona Terjangkit Virus yang Bikin Jatuh Cinta
-
Tarif Baru AS: Pukulan Telak bagi Ekspor Indonesia?
-
Ubisoft Tutup Studio di Leamington, Strategi Bertahan atau Tanda Krisis?
-
Jelang Timnas U-17 Lawan Yaman, Nova Arianto Justru Singgung Kinerja PSSI!
-
5 Rekomendasi Anime tentang Karakter Biasa yang Mendadak Jadi Sekuat Dewa