Siapa nih calon mahasiswa baru yang lagi mengincar jurusan Sastra Indonesia? Sudah tahu belum sih seperti apa jurusan Sastra Indonesia itu? Dari namanya saja pasti kita sudah bisa menyimpulkan ya kalau jurusan ini akan mempelajari tentang kesusastraan yang ada di Indonesia. Jadi bukan hanya belajar tentang bahasanya saja, tetapi lebih fokus lagi yakni pada karya sastranya.
Ngomong-ngomong masalah kuliah, sudah pasti di perkuliahan nanti ada yang namanya tugas. Nah, berikut ini adalah beberapa jenis tugas yang sering diberikan pada anak jurusan Sastra Indonesia.
1. Membuat Karya Tulis Ilmiah
Sudah pasti seorang mahasiswa harus akrab dengan yang namanya karya tulis ilmiah, apalagi anak jurusan Sastra Indonesia, disini mahasiswanya akan lebih akrab lagi dengan yang namanya karya tulis karena adanya tugas membuat atau tugas menganalisis suatu karya tulis. Biasanya tugas membuat karya tulis ilmiah ini akan diberikan saat ujian akhir semester.
2. Menganalisis Karya Sastra
Di sini kamu tidak hanya akan mengapresiasi karya sastra tetapi juga menganalisisnya dengan berbagai macam teori. Jadi, sastra itu bukan hanya sebuah karya fiksi yang dinikmati ceritanya, tetapi juga bahan studi yang menarik untuk diteliti lebih jauh. Sebuah karya sastra bisa mengandung unsur sejarah, psikologi, sosiologi, gender, dan lain-lain.
3. Membaca Karya
Kalau kamu berpikir Sastra Indonesia tugasnya hanya membaca novel, itu mungkin benar, tapi novel yang dibaca tentu bukan novel yang biasa kita temui sekarang. Melainkan novel-novel kanon ciptaan pengarang ternama dari masa ke masa, membaca jenis novel seperti ini tidaklah mudah karena bahasa dan kondisi realita yang mungkin berbeda. Namun, bagi penyuka sastra, membaca karya pasti menjadi kesenangan tersendiri.
4. Membuat Karya
Sudah pasti di jurusan ini kamu diwajibkan membuat suatu karya, entah itu hanya sebuah puisi atau cerpen. Sebenarnya untuk anak sastra sendiri tanpa adanya tugas pun mereka pasti sudah memiliki naluri untuk berkarya, apalagi dengan segala kemudahan yang ada saat ini, kita bisa menulis kumpulan karya di media sosial dan berbagai platform online.
5. Mempublikasikan Karya
Tidak hanya sekadar membaca dan membuat, tetapi mungkin saja kita juga akan ditugaskan untuk mempublikasikan karya yang telah kita buat. Lagipula, seorang mahasiswa sastra tanpa karya tentu tidak afdol bukan? Tidak harus selalu dengan buku, mungkin ada juga dosen yang menugaskan mahasiswanya untuk mempublikasi karya di media sosial dan platform online, yang mana kedua media itu yang paling mudah dan sering diakses oleh banyak orang.
Itulah 5 jenis tugas yang sering diberikan pada mahasiswa jurusan Sastra Indonesia, tapi ini hanya sebagian umum, semua kembali lagi pada dosen yang mengampu mata kuliah kalian.
Baca Juga
-
VR46 Rilis Buku Baru, Marc Marquez Ngaku Baru Mau Baca Kalau Sudah Pensiun
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
Artikel Terkait
-
3 Hal Penting yang Harus Dilakukan Saat Memprogram Kartu Rencana Studi
-
7 Langkah Mudah Mendapatkan LoA dari Kampus Luar Negeri, Berani Mencoba?
-
Banyak iPhone hingga Mac Berserakan di Gedung FK, Warganet: Fix Sultan
-
Mahasiswa Getol Demo Tolak Kenaikan BBM, Moeldoko: yang Kalian Perjuangkan Juga Orang Kaya
-
9 Potret Amanda Caesa Berangkat ke Inggris, Berkaca-kaca saat Berpisah dengan Orangtua dan Adiknya
Lifestyle
-
Anti Sumpek dan Lengket, Ini 4 Andalan Moisturizer Lotion untuk Kunci Hidrasi Wajah
-
5 Peptide Sheet Mask untuk Samarkan Garis Halus dan Bikin Kulit Kenyal
-
Kulit Bebas Breakout! 5 Low pH Cleanser Tea Tree yang Ramah Skin Barrier
-
Berkaca dari Konten Maudy Ayunda, Mengapa Stoikisme Sangat Relevan Menjaga Kewarasan?
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!
Terkini
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam