Jika menanyakan apa resep mujarab agar bisa andal menulis, maka jawaban yang paling tepat adalah sering berlatih dan sering membaca. Yap, menulis tanpa membaca sama dengan kegagalan. Tak mungkin orang bisa menulis tanpa ada referensi dari bahan bacaan, baik dari ide maupun kosa kata. Mungkin memang bisa, tapi tidak akan sehebat jika kamu menulis dan membaca.
Menulis itu memerlukan ribuan kata dan ide yang bisa kita dapatkan dari buku bacaan. Dengan membaca, wawasanmu akan semakin luas dalam mengelola ide dan kata-kata. Maka, semakin banyak seseorang membaca, wawasan dan pengetahuan semakin luas dan ide pun juga semakin banyak. Dengan kata lain, tiap kalimat yang dituliskan akan mengalir dengan mudah karena memiliki cukup referensi.
Lalu, apa saja sih alasan kuat yang membuat membaca dapat mengasah kemampuan menulis kita? Yuk simak bersama alasannya!
1. Memperluas Wawasan dan Ide Melimpah
Karya fiksi, nonfiksi, jurnal, artikel, maupun cerpen pasti mampu memberikan pengetahuan baru. Pengetahuan-pengetahuan itu bisa kita jadikan bahan ide untuk tulisan kita nantinya. Membaca karya-karya tersebut juga akan mengurangi risiko terkena writer’s block lho! Karena secara tidak langsung otak kita akan terangsang dan akan membentuk informasi baru dalam daya ingat kita. Sehingga saat menulis, ide kita akan mengalir dengan lancar.
2. Belajar Teknik Menulis
Dari membaca buku, kita bisa belajar dari penulis kesayangan tentang seluk beluk penulisan, cerita dan strukturnya, penggambaran karakter dan cara penulisan dialog, penekanan kata, hingga point of view. Jadi yuk kita belajar menulis dari penulis kesayangan yang sudah punya ciri khas dan keunikan masing-masing dalam pemilihan plot hingga penggambaran tokoh!
3. Memperkaya Kosakata dan Penyajian Kalimat
Sebagai penulis pasti kita pernah merasa nulis pakai kata yang itu-itu aja. Bahkan setelah dibaca ulang, kita menulis beberapa padaan kalimat yang mirip. Nah, itu tandanya kita sedang kekurangan kosakata. Maka buku hadir untuk memberikan ratusan bahkan jutaan kata dan kalimat yang bisa memperkaya diksi dan tatanan kalimat yang nyaman dibaca oleh seorang pembaca. Jadi, dengan membaca, tulisanmu tidak akan monoton dan itu-itu saja.
Dengan sering membaca, kita akan jadi lebih peka dengan pemilihan kata atau kalimat. Kita jadi tahu susunan karangan yang logis dan urut sesuai tata penggunaan bahasa. Tulisan kita pun juga akan lebih mudah dicerna oleh pembaca. Karena membaca akan membuat pikiran lebih lentur dan meningkatkan kreativitas, yuk mulai biasakan membaca agar kita bisa jadi penulis andal!
Video yang mungkin Anda suka
Baca Juga
-
Merasa Lelah Tiba-Tiba? Ketahui 6 Kebiasaan yang Mencuri Energi Kita
-
5 Kebiasaan Pagi Hari yang Bakal Mengubah Hidupmu
-
5 Kesalahan Parenting yang Sebabkan Anak Tidak Percaya Diri, Segera Hindari
-
Jangan Sampai Terluka, Ini 5 Tanda Kencan Pertamamu Nggak Bisa Lanjut
-
Terbiasa Menyalahkan Diri Sendiri? Ini 4 Tips Mengelola Self Blaming
Artikel Terkait
-
Anne Ratna Mustika Dinilai Aneh: Dedi Mulyadi Buka Suara
-
6 Manfaat Menulis Bagi Kehidupan Pribadi Seseorang, Yang Harus Diketahui
-
5 Hal yang Menunjukkan Bahwa Orang Tersebut Mengaku-ngaku Dirinya Cerdas!
-
5 Manfaat Menulis bagi Kesehatan, Sudah Tahu Belum?
-
4 Alasan Karyawan Bergaji Besar Memilih Keluar dari Perusahaan
Lifestyle
-
Kulit Glowing! 4 Brightening Moisturizer Non Comedogenic, Harga Rp40 Ribuan
-
5 HP Murah Paling Tangguh untuk Anak, Anti Rewel dan Awet Dipakai
-
Huawei MatePad 11.5 Resmi Meluncur di Indonesia, Tablet dengan Baterai 10.100 mAh dan Empat Speaker
-
4 Pilihan Produk Makeup Multifungsi untuk Daily Look, Tetap Cantik Tanpa Ribet!
-
4 Serum Skin Barrier Panthenol untuk Kulit Sehat Bebas Iritasi dan Redness
Terkini
-
Meskipun Meredup, Penggemar Liga Indonesia Harus Berterima Kasih ke Rafael Struick! Kok Bisa?
-
Sapu Bersih 5 Piala, EXO Raih Gelar Music Show Grand Slam Lewat Lagu Crown
-
Adarusa: Misteri Para Peminjam
-
Kota yang Bising, Pikiran yang Lelah: Apa Kabar Kesehatan Mental Anak Muda?
-
Eksodus Pemain Naturalisasi ke Tanah Air, Benarkah karena Kualitas Liga Dalam Negeri Meningkat?