Menghadapi kemarahan anak bukanlah hal yang baru. Apalagi marah merupakan salah satu bentuk emosi yang pasti dimiliki seseorang. Namun bagi anak-anak adalah sebuah tantangan untuk mengendalikan kemarahannya. Untuk itu diperlukan pendampingan yang tepat dari orang tua.
Melansir dari Parentalk.id, Jumat (5/5/2023) bahwa untuk membantu mengelurarkan emosi yang tidak nyaman orang tua dapat menggunakan 3A's Anger pada anak. Teknik ini dapat membantu anak meregulasi emosinya dan meredakan kemarahannya. Penasara? Yuk simak penjelasannya.
1. Acknowledge Anger
Pada tahap ini orang tua sebaiknya menyadari emosi yang dirasakan. Orang tua dapat mengajak anak untuk memvalidasi perasaan atau emosi yang dirasakan anak. Orang tua dapat mulai memberikan pertanyaan seperti, "Apa kamu sebel sama bunda?" atau "Kenapa? Adik nggak suka ayah larang-larang?" kemudian biarkan anak menjawab atau mengutarakan perasaannya.
2. Allow Anger
Setelah anak mengutarakan apa yang sebenarnya ia rasakan, sebaiknya orang tua terus mendengarkan dan tidak menyangkal perasaan tersebut. Kemudian mengizinkan emosinya hadir. Tidak hanya marah, hal ini juga berlaku untuk perasaan sedih ataupun kecewa. Orang tua dapat mengatakan pada anak bahwa wajar jika ia merasakan hal seperti itu. Katakan juga bahwa orang lain juga bisa memiliki perasaan seperti itu. Nah, pada posisi ini saatnya anak digiring pemikirannya tentang cara melampiaskan emosinya.
3. Acceptable Solution
Pada bagian terakhir, orang tua dapat memberikan solusi atas kemarahannya dengan masuk akal. Orang tua dapat menawrkan berbagai pilihan yang dapat meredam emosi dan perasaan buruknya. Orang tua dapat mengatakan, "Nangisnya mau sambil dipeluk?" atau, "Dari pada pukul-pukul, kita saling berpegangan tangan aja yuk?" atau memberikan penyelesaian yang menenangkan dan menjauhkan anak dari tindakan yang mungkin bisa melukainya.
Jika orang tua terbiasa menerapkan hal ini, tentu saja dapat melatih anak untuk mengontrol emosinya. Hal ini akan berdampak positif bagi anak seperti dapat membedakan emosi yang muncul dalam dirinya, menumbuhkan empati dan secure attachment, melatih anak membela diri dan mengelurakan pendapatnya.
Itu adalah 3 langkah yang dilakukan orang tua untuk menerapkan 3A's Anger. Dengan cara memahami emosi anak, mengizinkannya, dan memberikan solusi untuk meredam kemarahannya. Bagaimana, tertarik mencoba?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Rilis Teaser Perdana, Drama Korea 'Crushology 101' Siap Tayang April 2025
-
Jadi Comeback Seo Kang Joon, Drama Undercover High School Raih Popularitas
-
Rating Merosost, Gong Hyo Jin Ungkap Pemikiran Ending When the Stars Gossip
-
Tayang April, Kim Hye Ja dapat Hadiah dari Surga di Drama Korea 'Heavenly Ever After'
-
Sidang Usai, Yoo Ah In Comeback Lewat Film 'The Match' dengan Lee Byung Hun
Artikel Terkait
-
Rayakan Hari Anak Nasional, Mark NCT Ajak Penggemar Jadi Sosok Pemberani
-
8 Artis Lelaki Dapat Hak Asuh Anak, Ada Anang Hermansyah dan Daus Mini
-
Anak Nikita Mirzani Pamer Pacar Baru, Publik Sebut Doa Olla Ramlan Diijabah
-
Momen Mobil Tersangkut hingga Presiden Jokowi Harus Turun karena Jalan Rusak di Lampung, Ekspresi Kecewa Jadi Sorotan
-
Nonton Film Pembunuhan Dapat Menimbulkan Sifat Psikopatik pada Anak, Benar?
Lifestyle
-
Mandi Makin Nyaman: 5 Rekomendasi Body Wash Aman untuk Bumil
-
Bukan Sekadar Menunggu Tua: Trik Menyiapkan Aging with Grace Sejak Hari Ini
-
Samsung Galaxy A57 5G dan A37 5G Resmi Hadir: HP Mid-Range Rasa Flagship dengan Fitur AI
-
Bukan Sekadar Mobil Listrik: Xiaomi SU7 Ultra Jadi Monster Sirkuit dengan Rekor Gila
-
Redmi A7 Pro: Smartphone Rp 1 Jutaan dengan Layar 120Hz dan Baterai Jumbo, Layak Jadi Andalan
Terkini
-
Sinopsis Peaky Blinders: The Immortal Man, Hadirkan Misi Terakhir Tommy
-
Safari Syawal ke Puncak Kediri: Niatnya Cari View Estetik, Malah Ketemu Pemandangan Berkabut
-
Cewek Paling Badung di Sekolah: Anak Bandel yang Menjadi Pribadi Tangguh
-
Harapan Sederhana Oscar Piastri di F1 GP Jepang 2026: Hanya Ingin Memulai
-
Keheningan Utara dan Harapan dari Selatan