Star syndrome merupakan istilah buat orang yang suka mengangung-agungkan dirinya biar terkesan seperti orang yang paling “wah” atau paling keren. Orang yang mengidap star syndrome akan merasa kalau dirinya paling sempurna, mengagumkan, dan terkenal, padahal kenyataannya tidak. Kalau secara medis, ini biasa disebut dengan gangguan kepribadian narsistik.
Istilah star syndrome ini mungkin bisa dibilang masih kurang populer di masyarakat awam. Tetapi penting diketahui kalau star syndrome ini bisa menimbulkan hal negatif. Star syndrome menggambarkan sekumpulan sikap dan perilaku saat seseorang yang sebenarnya biasa-biasa saja menganggap dirinya adalah pusat perhatian sehingga terkesan seperti bintang.
Penyebab umum orang bisa menjadi star syndrome, yaitu karena dari dulu tidak pernah dihargai dan dipuji serta diapresiasi, memiliki insecure yang tinggi, memiliki dendam kepada seseorang untuk menunjukkan kalau dia itu sudah lebih baik, serta memiliki kepercayaan diri yang kuat.
Untuk itu sejatinya agar bisa memperbaiki diri kalau sudah terjangkit star syndrome, karena jangan sampai menimbulkan efek negatif yang lebih besar. Menyadur dari akun instagram @mudahbergaul, berikut ini setidaknya ada tiga tanda orang terjangkit star syndrome.
1. Haus pengakuan dan validasi
Orang yang terkena star syndrome akan cenderung dalam dirinya ada ambisius untuk melakukan berbagai cara. Dia rela melakukan apapun demi mendapatkan pengakuan dan pujian dari orang lain. Contohnya sering memamerkan tentang pencapaian atau sesuatu yang dia punya. Ini bisa saja terjadi karena dari dulu tidak pernah diapresiasi atau juga karena dia mau membuktikan dirinya kepada orang lain.
BACA JUGA: 3 Alasan Hustle Culture Tidak Baik Untuk Dilestarikan, Budaya yang Buruk
2. Terlalu membanggakan diri sendiri
Tanda selanjutnya bahwa dia akan merasa bahwa orang lain itu tidak ada apa-apanya ketimbang dengan dia. Pokoknya dia merasa memiliki kemampuan banyak hal sehingga kadang ingin meremahkan orang lain. Padahal menurut orang lain, dia itu sebenarnya biasa saja. Ini bisa terjadi karena dia pede berlebihan. Sebenarnya pede itu bagus, tetapi kalau berlebihan bisa saja bumerang untuk diri sendiri.
3. Sering iri sama orang lain
Dia gampang iri dan sering merasa tersaingi sama orang lain. Akhirnya membuat dia menjadi mau untuk menyalahkan orang lain secara terus-menerus. Ini bisa terjadi karena dia sebenarnya insecure terhadap dirinya sendiri, akhirnya menjadi gampang iri deh.
Nah, itulah sestidaknya ada tiga tanda orang terjangkit star syndrome dan semoga saja kita dapat menghindarinya. Adapun cara menghadapi orang star syndrome, yaitu tidak perlu terlalu diladeni, kalau memang kamu tidak nyaman coba saja untuk jaga jarak, dan doakan saja yang terbaik untuk dia, tidak perlu untuk membenci.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Perpustakaan: Berubah atau Jadi Museum Fosil Pengetahuan?
-
Piala Dunia 2026: Ambisi Gila FIFA dan Nasib Kita yang Cuma Jadi Zombie Kopi
-
Ketika Lembaga Keuangan Ikut-ikutan Baper
-
Pendidikan Tanpa Ketegasan: Dilema Jadi Guru di Zaman Mudah Tersinggung
-
Judi Online: Hiburan Murah yang Membuat Hidup Jadi Mahal
Artikel Terkait
Lifestyle
-
5 HP Rp 3 Jutaan dengan Spesifikasi Gahar, Mana yang Paling Layak Dibeli?
-
4 Moisturizer untuk Cegah Dehidrasi dan Perkuat Skin Barrier saat Puasa
-
4 Hybrid Sunscreen Bikin Wajah Cerah, Pudarkan PIH, dan Proteksi Sinar UV
-
Tren Mobil Listrik vs Mobil Bensin: Mana yang Lebih Layak untuk Indonesia?
-
Vivo V70 FE Segera Rilis ke Indonesia, Andalkan Kamera 200 MP dan RAM 12 GB
Terkini
-
Puasa sebagai Jeda: Mengurai Burnout Digital di Bulan Ramadhan
-
Citra, Status, dan Rasa Takut Gagal dalam The Art of Sarah
-
Pasang Badan untuk Jennifer Coppen, Justin Hubner Tak Gubris Isu Masa Lalu
-
Mungkinkah Mewujudkan Ramadan Tanpa Plastik?
-
Keunikan Novel Koloni: Membedah Sisi Manusia Lewat Karakter Serangga