Berkebun mungkin merupakan salah satu kegiatan yang bisa kamu lakukan ketika waktu senggang di rumah. Apalagi jika kamu memiliki rumah yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan ini. Selain cukup menyehatkan, berkebun juga dapat menjadi sebuah pilihan hobi baru yang tentunya cukup memiliki banyak manfaat.
Berikut ini merupakan 3 kiat berkebun sederhana yang bisa menjadi acuanmu saat berkebun di rumah.
1. Pilih Tanaman yang Memiliki Ragam Manfaat
Salah satu saran yang mungkin bisa kamu perhatikan saat berkebun adalah pilihlah jenis tanaman yang mudah tumbuh dan juga mudah dirawat. Umumnya orang-orang yang gemar berkebun di rumah akan memilih berbagai macam tanaman konsumsi seperti cabai, bawang, tomat ataupun tanaman warung hidup lainnya.
Bisa pula kamu menanam tanaman yang dapat digunakan sebagai obat seperti jahe, temulawak, kumis kucing, daun dewa atau tanaman yang dikategorikan sebagai apotik hidup. Tentunya hal ini bisa sangat membantu dirimu apabila sedang membutuhkan beberapa tanaman untuk memasak dan pengobatan tradisional. Tentunya beragam tanaman tersebut bibitnya juga mudah untuk ditemui atau dibeli.
2. Gunakan Pupuk dan Pestisida Organik
Salah satu kiat sederhana yang juga perlu kamu perhatikan saat berkebun di rumah adalah usahakan selalu menggunakan pupuk dan pestisida organik untuk merawat dan menanam tanamanmu. Umumnya orang-orang yang memilih untuk berkebun di rumah adalah untuk memperoleh tanaman yang sehat dan organik. Hal ini bisa dicapai dengan penggunaan pupuk dan pestisida alami.
Di sekitar kita banyak bahan yang bisa dimanfaatkan sebagai pupuk dan pestisida alami. Kamu bisa mengolah sisa makanan atau sampah dedaunan menjadi pupuk kompos yang bisa digunakan untuk menyuburkan tanaman. Selain itu, beberapa bahan seperti bawang putih, kulit telur, ampas teh dan kopi juga dapat digunakan sebagai bahan pestisida alami yang tentunya ramah lingkungan.
3. Sering Memperdalam Ilmu Bertani
Salah satu hal yang tentu perlu kamu perhatikan saat bertani atau berkebun di rumah adalah jangan malas untuk mempelajari ilmu pertanian. Mungkin ini adalah salah satu hal yang paling membosankan dari kegiatan bertani atau berkebun di rumah. Namun, dengan mempelajari ilmu pertanian sederhana dengan benar, maka kamu akan memiliki risiko yang cukup rendah untuk mengalami kegagalan.
Satu hal yang cukup penting. Apabila kamu saat bertani di rumah mengalami kegagalan yang menyebabkan tanamanmu mati, maka kamu jangan menyerah dan langsung berhenti dalam melakukannya. Usahakan kamu mau mengetahui alasan kegagalanmu dan memperbaikinya di peluang berikutnya.
Nah, itulah beberapa hal yang perlu kamu perhatikan dan dijadikan acuan saat bertani atau berkebun di rumah. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Raih Hasil Positif di FIFA Matchday, John Herdman Bisa Saingi Shin Tae-yong
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Dirumorkan ke Fiorentina, Emil Audero Gantikan Kiper Legendaris Spanyol?
-
Karier Tak Jelas, Elkan Baggott Berpeluang Kembali Dipinjamkan Musim Depan?
-
Dua Lawan Berat Menanti, Ini Target Utama Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
Artikel Terkait
-
4 Hal yang Jangan Dilakukan saat Menggunakan Zilong di Game Mobile Legends
-
4 Hal yang Jangan Dilakukan saat Menggunakan Eudora di Game Mobile Legends
-
Frugal Living Sejak Pacaran, Pasutri Muda Ini Bisa Beli 2 Rumah dan Mobil
-
4 Ide Penerapan Sustainable Lifestyle dalam Kehidupan Sehari-hari
-
Muslim Life Festival 2023, Riyadh Aqiqah Tawarkan Olahan Nasi Kebuli
Lifestyle
-
Makeup Anti-Luntur! 4 Setting Spray Mulai Rp38 Ribu untuk Kulit Berminyak
-
5 Pilihan Sleeping Mask Remaja: Kunci Kulit Lembap, Cerah, dan Sehat
-
Pilih HP POCO X8 Pro atau Infinix GT 50 Pro? Inilah Perbandingan Detailnya
-
Masih Hangat, Tecno Pova 8 Resmi Meluncur 11 Juni: Usung Alive Matrix Display dan Dimensity 7100
-
5 Serum Tranexamic Acid untuk Memudarkan Flek Hitam dan Bekas Jerawat
Terkini
-
Review Drama Korea Your Honor: Ketika Keadilan Tak Lagi Hitam Putih
-
Novel Bandung Menjelang Pagi: Sisi Gelap Kota Kembang ala Brian Khrisna
-
AI Memang Tidak Menghakimi, Tapi Apakah Curhat ke ChatGPT Benar-benar Menyehatkan?
-
6 Poin Kritis dr. Tirta di Tengah Carut-Marut Kebijakan: Dari Pertamax hingga Makan Bergizi Gratis
-
Ketika Masyarakat Apatis, Siapa yang Mengawasi Kebijakan Negara?