Ada yang bernama Maya? Atau mungkin punya kawan bernama Maya? Yuk sini kumpul! Kita bahas tuntas nama Maya bersama, haha!
Maya merupakan nama yang umum digunakan untuk anak perempuan. Saking banyaknya user nama Maya, nama ini juga kerap dibilang sebagai nama yang pasaran. Yah, tapi kan yang memberi nama adalah orang tua, huhu. Tapi, kalian tahu nggak sih rahasia seputar nama Maya? Yuk kita bahas!
Dalam Bahasa Indonesia, Maya berarti tidak nyata atau tidak terlihat, atau bahasa gaulnya adalah fake. Seperti dunia maya yang kerap kali disematkan pada media sosial, yang entah sudah berapa kali kita masuki.
Sedangkan bagi beberapa orang, nama Maya dipilih sebagai penanda bulan kelahiran yaitu bulan Mei. Meski nggak semua ya. Toh, nama Maya sangat lazim kok dipakai oleh perempuan terlepas dari lahir di bulan Mei atau nggak.
Nah, kalau dalam bahasa Jawa, nama Maya justru menyembunyikan filosofi cantik, unik, dan mengandung harapan tinggi lho!
Menurut Kamus Besar Bahasa Jawa Indonesia, maya bisa bermakna:
- Bayangan,
- Terang bersinar, dan
- Indah sekali.
Sedangkan menurut Pepak Basa Jawa, istilah maya bisa ditemui dalam bab tetuwuhan atau tetumbuhan, tepatnya pada sub-bab arane kembang atau sebutan bunga. Maya dari sumber ini merujuk pada sebutan bunga belimbing.
Lho, jadi sesimpel itu?
Maya artinya bunga belimbing, gitu doang?
Eit, tunggu dulu. Meski secara harfiah sesimpel itu karena merupakan sebutan bunga belimbing, filosofi nama Maya justru lebih cantik karena melambangkan harapan dan doa nih.
Maya sebagai bunga belimbing berarti ada harapan akan mekar di suatu masa. Dari bunga yang mekar itulah, kita akan mendapatkan buah belimbing yang manis. Tentunya setelah mengalami proses penyerbukan ya. Sehingga, nama Maya melambangkan sebuah proses yang panjang tetapi akan membuahkan hasil yang manis. Tentunya disertai kerja keras dan berdoa ya. Kalau hanya diam-diam bae yang percuma.
Harapan itulah yang disematkan oleh sang pemberi nama, supaya anak yang bernama Maya itu kelak akan memetik kehidupan yang manis dari segala sisi. Kalau dari pengalaman pribadi begitu sih, haha.
So, menurutmu gimana? Apakah para pemilik nama Maya setuju?
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Dedemit Kepala Putus yang Menyamar Menjadi Penjual Bakso Keliling
-
Saranjana: Kota Ghaib, Horor dengan Budaya Kalimantan yang Ambisius Namun Terganjal CGI Kasar?
-
Sambal Tumpang: Eksekusi Yin dan Yang dalam Proses Mengolah Tempe Bosoknya
-
Teringat Rekan Kerja Cantik yang Selalu Menunduk: Pahitnya Menjadi Target Catcalling
Artikel Terkait
-
Filosofi Bapak dalam Bahasa Jawa, Welas Asih dan Tanggung Jawab Besar!
-
Owah, Kata Unik dalam Bahasa Jawa yang Tricky Abis
-
Bunga Aurellie Tak Terima Dibilang Selalu Ikuti Gaya Fuji: Gue Terinspirasi Orang Luar
-
Kenalan dengan Dhoyong, Kata Peringatan Bahaya yang Meleset jadi Lucu!
-
Mirisnya Lingsir Wengi, Frasa Cantik yang Termakan Stigma Pemanggil Hantu
Lifestyle
-
Dari Casual sampai Formal, 4 Ide Outfit Minimalist Classy ala Roh Yoon Seo
-
5 HP Samsung Kamera OIS Terbaik, Hasil Videonya Mirip Kelas Flagship!
-
4 Ide OOTD Summer Dress ala Aktris Korea yang Mudah Ditiru, Stylish Abis!
-
Budget 4 Jutaan? 5 HP Gaming Ini Bisa Push Rank Tanpa Lag
-
3 Tempat Makan di Surabaya yang Bikin Anak Kos Bisa Bertahan Akhir Bulan
Terkini
-
Review Film Smile: Drama Horor Psikologis dengan Kejutan Maut yang Nyata!
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Ulasan Novel Lara Rasa, Menata Ulang Masa Depan Sebelum Usia Tiga Puluh
-
Buku Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?: Teman Anak-Anak yang Kehilangan Ayah