Anak-anak bermain di Pasar Malam, Gunung Sahari, Jakarta Pusat (Parantri)
Orang tua yang berekonomi lemah punya cara sendiri untuk menghibur putra-putri di rumah. Mereka tak perlu pergi ke wahana wisata dengan biaya mahal, tapi cukup mengunjungi pasar malam yang ada di sekitar pemukiman.
Seperti pemandangan di dalam foto ini. Para orang tua membiarkan putra-putri mereka asyik dengan mainan di kolam karet di pasar malam Gunung Sahari, Jakarta Pusat, akhir Maret 2014.
Mereka cukup membayar Rp1.000 untuk sekali bermain. Lucunya lagi, pengelola mainan sama sekali tak membatasi waktu permainan. Jadi, satu anak bisa berjam-jam duduk di sana.
Anak-anak riang gembira. Menariknya lagi ialah di tempat seperti ini, anak-anak bisa belajar saling bersosialisasi dan bertoleransi satu sama lainnya.
Tag
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
-
4 Padu Padan OOTD Versatile Classic ala Gawon MEOVV yang Timeless Banget!
-
Saat Seragam Berbicara tentang Kemanusiaan: Mengapa Kisah Tentara dan Dokter di DOTS Begitu Mengena?
-
Puisi sebagai Perlawanan: Membaca Kita Adalah Jelata di Tengah Indonesia yang Gelap
-
Dua Novel Baru Kyoto Animation Akan Terbit pada Juni 2026
-
Children of Heaven Begitu Lembut Memotret Kemiskinan Hingga Menyayat Hati
Artikel Terkait
-
Kampanye Less Waste More Future dan Cara Yoursay Kirimkan Paket yang Bikin Saya Pengin Meniru
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Menulis dari Pengalaman: Rahasia Agar Tulisan Kolom Lebih Hidup dan Relate
-
Yoursay Class: Ubah Cerita Pengalaman Jadi Ulasan Jurnalistik yang Kuat
-
Yoursay Class: Tak Sekadar Curhat, Ini Cara Menulis Opini Personal yang Relatable dan Berdampak
News
-
Bekal Penting Sebelum ke Luar Negeri: Cara Calon Pekerja Migran Hindari Jeratan Love Scam
-
Di Balik Viral Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati, Ada Psikiater yang Ikut Mengawal Cerita
-
Lewat Lensa Kamera, APC Angkat Cerita Kaum Marginal dalam Pameran Fotografi
-
Dari Novel ke Layar Lebar, Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Bawa Pesan Penting soal Kesehatan Mental
-
25 Tahun Berdiri, Apa Rahasia Komunitas Indo Harry Potter Tetap Eksis di Era Gen Z?
Terkini
-
4 Padu Padan OOTD Versatile Classic ala Gawon MEOVV yang Timeless Banget!
-
Saat Seragam Berbicara tentang Kemanusiaan: Mengapa Kisah Tentara dan Dokter di DOTS Begitu Mengena?
-
Puisi sebagai Perlawanan: Membaca Kita Adalah Jelata di Tengah Indonesia yang Gelap
-
Dua Novel Baru Kyoto Animation Akan Terbit pada Juni 2026
-
Children of Heaven Begitu Lembut Memotret Kemiskinan Hingga Menyayat Hati