Pernahkah Anda mengalami transit selama berjam-jam di sebuah bandara? Menunggu adalah pekerjaan yang paling membosankan. Saya pernah mengalaminya.
Awalnya saya tidak terbayang bagaimana saya bisa bertahan selama lebih dari 10 jam di bandara internasional Dubai. Saat itu saya memang membeli tiket pesawat Amsterdam-Jakarta pp dengan harga paling murah, sekitar Rp10.00.000. Tak heran juga sih, saya harus transit selama itu.
Untungnya, penantian berjam-jam itu tidak terasa di salah satu bandara tersibuk dan terbesar di dunia ini. Jejeran tempat shopping, cafe, restoran bisa membuat waktu terasa lebih pendek. Bahkan, disediakan tempat khusus jika ingin mandi.
Bagi saya, yang paling favorit adalah deretan bangku-bangku panjang seperti kursi malas yang terdapat di setiap sudut bandara ini. Sehingga memudahkan turis 'kere' seperti saya untuk beristirahat dan tidur sesukanya. Anda bisa dengan nyaman membaca buku, mendengarkan musik hingga berselancar di dunia maya sembari meluruskan kaki.
Dikirim oleh Amelia, Jakarta
Punya cerita atau foto menarik? Mari berbagi dan kirimkan ke email: yoursay@suara.com
Baca Juga
-
Belajar dari The Early Spring: Jangan Meremehkan Orang yang Sedang Berjuang
-
Review The Potato Lab: Kisah Cinta di Balik Laboratorium Kentang
-
Lika-liku Menjadi Tukang Ojek Online: Catatan Harian Bang Ojol
-
Bye Pori Tersumbat! 4 Cleanser Volcanic untuk Kulit Mulus Bebas Komedo
-
Lagu Mungkin di Depan Buram dan Harapan di Tengah Ketidakpastian Masa Depan
Artikel Terkait
-
Penerbangan di Bandara Sydney Lumpuh karena Kekurangan Personel Air Traffic Controller
-
Semua Bandara InJourney Airports Kembali Beroperasi Pasca Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau
-
Volodymyr Zelensky Hampir Terbunuh Drone Rusia
-
Bandara Resmi Perpanjang Penutupan Hingga Besok Imbas Akibat Erupsi Gunung Lewotolok
-
Bandara Soetta Sudah Beroperasi, Jadwal Penerbangan Banyak Tertunda
News
-
Vredeburg Game On, Arena Edukasi Anak Panti oleh Loka Bestari
-
Jalan Sore Pukul Panci, Suara Ibu Indonesia Protes MBG di Jogja
-
Belum Wisuda, Puluhan Lulusan MMTC Yogyakarta Sudah Terserap Dunia Kerja
-
Bakar Semangat Juang, Plt Ketum PPAD Turun Langsung Kawal Atlet Golf di Surabaya
-
Jangan Asal Viral! Peringatan Keras Komdigi untuk Para Kreator Konten di Era AI
Terkini
-
Belajar dari The Early Spring: Jangan Meremehkan Orang yang Sedang Berjuang
-
Review The Potato Lab: Kisah Cinta di Balik Laboratorium Kentang
-
Lika-liku Menjadi Tukang Ojek Online: Catatan Harian Bang Ojol
-
Bye Pori Tersumbat! 4 Cleanser Volcanic untuk Kulit Mulus Bebas Komedo
-
Lagu Mungkin di Depan Buram dan Harapan di Tengah Ketidakpastian Masa Depan