Telkom University Choir kembali meraih prestasi membanggakan dalam kompetisi paduan suara internasional bertajuk 7th Satya Dharma Gita Choir Festival 2019 - Semarang, Indonesia yang diselenggarakan pada tanggal 27 - 31 Agustus 2019.
Kompetisi kali ini diikuti oleh 45 paduan suara dari berbagai penjuru Indonesia dan juga didatangi oleh 15 juri dan pakar paduan suara tingkat dunia. Telkom University Choir bertanding dengan membawa 39 penyanyi dibawah asuhan konduktor Aldo Randy Ginting dan mengikuti 3 kategori perlombaan pada 7th Satya Dharma Gita Choir Festival 2019 yaitu Mixed Choir, Music of Religions serta Folksong.
Pada kategori Mixed Choir yang diselenggarakan pada tanggal 29 Agustus 2019 dan bertempat di Radjawali Semarang Cultural Center Building, Telkom University Choir membawakan Exultate Deo karya Giovanni Pierluigi da Palestrina, compulsory song yang berjudul Hening karya Agastya Rama Listya dan Hentakan Jiwa karya Ken Steven. Sedangkan pada kategori Music of Religions yang diadakan pada hari yang sama, Telkom University Choir membawakan lagu Ave Maria karya Ming-Chieh Lin, Asmaul Husna karya Amillio Fahlevi serta Daniel, Servant of the Lord aransemen Stacey V. Gibbs.
Pada kategori Folksong yang diadakan pada tanggal 1 September 2019, tim ini juga membawakan 3 lagu daerah yang berasal dari Indonesia dan Latvia yaitu Atsalums (Latvia) karya Jkabs Janevskis, Percomah (Sunda) karya Koko Koswara, serta Janger (Bali) yang diaransemen oleh Avip Priatna dan Agustinus Bambang Jusana.
Dalam kompetisi 7th Satya Dharma Gita Choir Festival 2019 ini, Telkom University Choir berhasil meraih 3 Gold Medal di setiap kategori yang diikuti. Telkom University Choir juga sukses menjadi juara pertama pada kategori Folksong serta mendapatkan predikat Category Champion dengan nilai 87,04.
Dengan kemenangan tersebut, Telkom University Choir berkesempatan menjadi salah satu Grand Champion Finalists dari 9 paduan suara yang lolos, yaitu PSM ITB, Cantabile Chorale, Viva Brio Choir, Espero Choir, Lentera Kasih, Bosko Voice, Harmony Santo Yusup, dan 78 Youth Choir. Babak Grand Champion tersebut diselenggarakan di Radjawali Semarang Cultural Center pada tanggal 31 Agustus 2019. Dari 9 paduan suara, Telkom University Choir berhasil menjadi 2nd Winner of Grand Champion.
Tidak hanya itu, Ryan Farrel Idiarto, selaku anggota Telkom University Choir juga mendapatkan perhargaan pada Choral Composition Competition dan berhasil membawa pulang 2 Silver Medal. Ia mendapatkan Silver A Medal pada kategori Secular Music dengan lagu As the Abandoned dan Silver B Medal pada kategori Sacred Music dengan lagu Laudate Dominum (Psalm 117: 1-2) yang digarapnya.
Prestasi yang berhasil diraih oleh Telkom University Choir
Berikut rincian medali dan sertifikat kejuaraan yang diraih Telkom University Choir pada 7th Satya Dharma Gita Choir Festival 2019:
- Gold A Medal and Category Winner Folksong
- Gold A Medal of Music of Religions Category
- Gold A Medal of Mixed Choir Category
- 2nd Winner of Grand Champion of 7th Satya Dharma Gita Choir Festival 2019
- Silver A Medal of Secular Music Category - As the Abandoned composed by Ryan Farrel
- Silver B Medal of Sacred Music Category - Laudate Dominum (Psalm 117: 1-2) composed by Ryan Farrel
“Kami bersyukur atas pencapaian yang kami raih pada kompetisi ini. Pencapaian ini dapat menjadi semangat baru bagi kami dalam menghadapi kompetisi mendatang. Semoga Telkom University Choir dapat terus berkembang dan membanggakan institusi dan negara” ujar Avenuto Detantra selaku ketua tim keberangkatan, Shankara Reswara 2019.
Pengirim: Arjal
Baca Juga
-
Bahan Dasar Uang Dolar AS Ternyata dari Pohon Pisang Indonesia
-
15 Quotes Terbaik Tere Liye. Cocok Dijadikan Caption!
-
Pasar Penyihir: Tempat Wisata Unik nan Klenik, Maukah Kamu Mengunjunginya?
-
Fakta Lagu Baru BLACKPINK 'How You Like That' yang Akan Segera Rilis
-
Kuota Boros Gara-gara Youtube? Ini Cara Hitung Pemakaian Anti Boros!
Artikel Terkait
-
Bukan Solusi! FSGI Sebut jika Final LCC 4 Pilar MPR Diulang Berdampak Psikis dan Berpotensi Digugat
-
Evaluasi Risiko Investasi Kripto di RI, Ini Alasan pentingnya Pakai Platform Resmi
-
Profil Franka Franklin, Istri Nadiem Makarim Jadi Sorotan usai Sidang Tuntutan
-
Mikel Arteta Ketar-ketir, Arsenal Dihantam Kabar Buruk Jelang Final Liga Champions
-
Song Joong Ki Comeback ke KBS Lewat Drama Romantis Love Cloud Usai 1 Dekade
News
-
Upacara Adat Majemukan Desa Glagahan: Merajut Syukur dan Menjaga Warisan Leluhur
-
Mahasiswa UBSI Gelar Penyuluhan Toleransi Beragama di TPQ Aulia
-
Living Walls: Saat Dinding Hotel di Yogyakarta Berubah Jadi Galeri Seni dengan Sentuhan Naive Art
-
Delegasi Terbaik MEYS 2026 Diumumkan, Ini Dia Jajaran Pemenangnya!
-
Zulfan Hasdiansyah Soroti Peluang Pendidikan Global di MEYS 2026
Terkini
-
Film Animasi Bong Joon Ho Ungkap Pengisi Suara Bertabur Bintang Hollywood
-
Biaya Penjara Koruptor Mahal? Rampas Asetnya, Bukan Kurangi Penindakan!
-
Sedih, Marc Marquez Menangis saat Jelaskan Kondisi Fisiknya pada Tim Ducati
-
Merajut Harkat: Menyingkap Sisi Gelap Penjara dan Martabat yang Hilang
-
Membaca Mata yang Enak Dipandang: Cermin Retak Masyarakat Kita yang Masih Sangat Relevan