Pada saat ini banyak yang berlomba-lomba untuk mempunyai gaya hidup yang sehat dilansir dari kajianpustaka.com, Gaya hidup adalah tingkah laku, pola dan cara hidup yang ditunjukkan bagaimana aktivitas seseorang, minat dan ketertarikan serta apa yang dipikirkan tentang diri sendiri.
Salah satunya adalah dengan cara olahraga secara rutin untuk menciptakan tubuh yang sehat dan mempunya otot yang kuat. Tetapi apakah kamu tahu bahwa banyak sekali pengonsumsi suplemen otot untuk mempertahankan kondisi tubuhnya atau apakah kamu salah satu yang mengkonsumsi suplemen tersebut?
Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Accreac Pharmacology and Therapeutics menyatakan, pria yang mengonsumsi suplemen otot kemungkinan dapat mengalami kerusakan hati. Penelitian itu, mengambil sampel 44 pria yang terdaftar dalam Drug-Induced Liver Injury Network, sebuah program yang mengidentifikasi cedera hati terkait dengan suplemen, obat resep, dan obat bebas.
Hasilnya, hampir 33 pria yang menggunakan suplemen pembentuk obat yang dijual bebas terbukti mengalami masalah hati hingga harus dilarikan ke rumah sakit akibat gejala mereka.
Suplemen pembentuk otot biasa digunakan untuk atlet maupun binaragawan demi memperbesar otot. Kandungan protein pada suplemen merupakan kunci meningkatkan massa otot. Hal tersebut didukung asam amino bergabung membentuk berbagai struktur protein. Sel-sel tubuh pun akan melakukan berbagai fungsi masing-masing di seluruh tubuh. Ketika latihan ketahanan merusak otot, maka tubuh menggunakan asam amino untuk memperbaiki kerusakan.
Bagaimana tanggapan dari salah satu pengguna suplemen otot?
Penggunaan suplemen otot ini sering sekali kamu lakukan tetapi tanpa diketahui berdampak bagi tubuh kamu yang dapat menyebabkan kerusakan terhadap ginjal hingga kematian. Salah satu pemakai suplemen otot jenis Whey Protein adalah Daza Arya Luthfan.
Daza mengatakan bahwa pemakaian suplemen otot selama ini ia gunakan hanya membuat tubuhnya semakin merasa kuat ketika berolaharaga dan juga membuat otot tubuh yang selama ini ingin ia bentuk semakin menjadi besar dan sesuai dengan keinginannya tetapi sudah selang beberapa lama ini ia menghentikan pemakaian suplemen otot jenis Whey Protein. Dikarenakan penggunaan yang dilakukan terhadap suplemen tersebut membuat Daza menjadi ketergantungan.
Apakah kamu tahu apa saja efek samping dari penggunaan suplemen otot?
Dalam wawancara bersama dengan dr. Irman Pahlepi sebagai seorang dokter ahli gizi dan nutrisi melansir bahwa dengan penggunaan suplemen otot yang dilakukan oleh para atlet atau binaragawan terdapat efek samping yang mungkin takkan dirasa setelah minum berapa karena biasanya akan terlihat setelah pemakaian cukup panjang.
Dampaknya akan lebih besar apabila diminum dalam porsi yang banyak. Beberapa contoh efek samping dari penggunaan suplemen otot yaitu:
- Gangguan Ginjal
Efek samping suplemen otot yang utama adalah adanya gangguan yang terjadi pada organ tubuh ginjal. Ginjal adalah salah satu organ tubuh yang terpenting. Protein alami ditemukan pada banyak makanan seperti daging dan telur. Para atlet dan binaragawan sering menambah asupan protein dengan minum suplemen.
Suplemen memang bagus bagi atlet maupun penyuka olahraga karena salah satu dampak suplemen adalah memperbesar otot pada tubuh dan memulihkan energi yang terkuras saat melakukan fitnes. Padahal jika dikonsumsi secara terus menerus, dampaknya bisa berbahaya bagi ginjal.
- Kerusakan Hati
Selain terjadi kerusakan pada ginjal, organ tubuh yang berisiko terserang adalah hati. Adanya banyak zat buatan pada minuman suplemen berdampak buruk bagi hati jika diminum dalam jangka panjang. Fungsi hati sebagai detoxifikasi akan terganggu. Bahkan bukan hal yang tak mungkin jika ginjal mengalami pendaharan karena meminum suplemen. Ini adalah risiko yang harus diterima dari meminum suplemen.
- Kram
Kram biasanya dialami ketika tubuh merasa kaget saat melakukan aktivitas yang berat. Padahal tanpa melakukan olahraga berat, tubuh bisa terkena kram pada otot. Ini bisa terjadi seseorang memiliki pola hidup teratur meminum suplemen. Efek samping suplemen otot ini terlihat tak terlalu serius. Namun, ini bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.
- Rambut Rontok
Tak hanya menyebabkan penyakit dalam, efek samping suplemen otot yang umum adalah mengalami kerontokan rambut. Efek ini akan terjadi jika suplemen tersebut dikonsumsi dalam tempo yang cukup panjang. Rambut pengguna terutama bagian akarnya lebih mudah patah sehingga kerontokan pada pengguna suplemen otot jauh lebih cepat dibandingkan dengan yang tak mengonsumsi sama sekali.
- Gangguan Psikologis
Bagi yang telah menjadi penggemar setia minuman suplemen, kamu harus sedikit berhati-hati. Sebab, ini berdampak yang buruk bagi kondisi kejiwaan. Seseorang yang rajin minum suplemen akan lebih sensitif dibandingkan dengan yang jarang mengonsumsi. Waspadalah jika menjadi cepat marah setelah sering mengonsumsi suplemen ini. Gangguan psikologis lainnya yang bisa terjadi yaitu adanya depresi, mudah panik, dan stres yang berkepanjangan. Penyakit psikologis ini semakin bertambah parah jika tubuh kekurangan air.
Beberapa contoh di atas adalah penyakit-penyakit yang berisiko menyerang tubuh ketika seseorang meminum suplemen otot setiap hari. Ini bukan berarti suplemen tak bagus bagi tubuh. Namun, penggunaan yang berlebihan dalam tempo cukup lama akan berdampak sangat fatal bagi kesehatan dan penampilan kamu.
Jadi, mulailah untuk membatasi penggunaannya dan konsultasikan dengan dokter atau pelatih kamu agar dapat mengkonsumsi suplemen tersebut sesuai dengan kebutuhan dan tidak berlebihan.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Tiket Indomaret Fun Run 2026 Bisa Dibeli Lewat BRImo, Ada Diskon Rp 25 Ribu
-
HYROX Makin Ramai di Indonesia, Apa yang Membuatnya Begitu Istimewa?
-
Tren Home Wellness Kian Diminati, Kualitas Air dan Udara Kini Jadi Prioritas Keluarga Modern
-
Stunting yang Dipelihara: Saat Mitos Gizi Lebih Dipercaya daripada Sains
-
Kemasan Rokok Polos: Siapa Sebenarnya yang Menanggung Biaya Regulasi?
News
-
Viral! Toko Roti di Thailand Jual Croissant 'Berambut', Warganet Jijik Sekaligus Penasaran
-
Bukan Sekadar Bola, Konflik Mbappe vs Senator Paraguay Berpotensi Jadi Masalah Diplomatik!
-
Masa Depan Pariwisata Yogyakarta: Menjaga Budaya di Tengah Arus Global
-
"Diutus" Presiden: Mengapa Ucapan Ketua MPR Ahmad Muzani Picu Kontroversi Konstitusi?
-
Rumah Kosong di Banjarmasin Jadi Saksi Bisu: Mengapa 'Ngelem' Kembali Marak di Kalangan Remaja?
Terkini
-
Antara Minat, Jurusan, dan Karier: Haruskah Semuanya Selalu Sejalan?
-
Kita Semua Punya 'Topeng' yang Berbeda, Buku Ini Ajak untuk Menerimanya
-
Death on the Nile: Ketika Bulan Madu Berubah Menjadi Misteri Pembunuhan
-
John Herdman Ingin Timnas Indonesia Hadapi Malaysia di AFF 2026, Kenapa?
-
Romantis tapi Jaga Batasan, Yeonjun TXT Comeback dengan Lagu Solo Ice Cream