Berbulan-bulan pandemi Covid-19 telah memasuki Indonesia dan menimbulkan kerusakan di berbagai aspek kehidupan, tidak hanya kesehatan tetapi juga ekonomi dan pendidikan. Tidak hanya berdampak pada orang dewasa tetapi juga pada keceriaan anak-anak. Namun, pandemi ini juga membawa dampak positif bagi masyarakat sebagaimana meningkatnya gerakan gotong royong dan penerapan nilai-nilai pancasila lainnya yang merupakan cerminan identitas bangsa.
Kondisi ini merupakan momentum yang tepat untuk terus bergotong royong, bahu-membahu membantu sesama yang mengalami kesulitan, serta terus mengamalkan nilai-nilai pancasila dalam setiap detik kehidupan. Karena hal ini merupakan senjata dapat kita gunakan untuk melawan virus yang sedang mewabah di negeri ini.
Masa ini menyadarkan kita bahwa tidak ada yang lebih berkuasa selain Sang Maha Esa. Tak satupun makhluk hidup yang mampu mewujudkan mikro organisme sekecil virus yang mematikan ini bahkan dengan teknologi yang tercanggih sekalipun. Selain itu, adanya kebijakan berdiam diri di rumah pun seharusnya mampu meningkatkan intensistas ibadah kita kepada Tuhan pencipta alam semesta. Di sinilah pentingnya penerapan nilai sila satu sehingga tidak melulu menyerah dan putus asa.
Selain beribadah kepada Tuhan kita juga perlu menjalin hubungan yang baik dengan sesama makhluk sebagai mana nilai sila kedua yakni menjunjung tinggi kemanusiaan. Tidak memandang ras, suku atau etnik ketika menolong seseorang yang terkena Covid juga tidak membencinya melainkan bertenggang rasa dan peduli.
Sila persatuan Indonesia memiliki nilai perlunya masyarakat untuk bersatu padu, berjuang bersama dan bergotong royong untuk melawan Covid-19. Tidak hanya pemerintah saja yang beraksi tetapi rakyat juga berperan untuk mengurangi potensi penyebaran virus ini seperti mentaati peraturan baru terkait Covid-19 dan mematuhi protokol kesehatan.
Sila selanjutnya yang berbunyi kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam pemusyawaratan dan perwakilan dapat diiplementasikan dengan cara membuat keputusan atau kebijakan yang tepat bukan merugikan atau menjatuhkan masyarakat. Selain pemerintah, pelaksanaan sila ke empat dapat ddimulai dari diri sendiri seperti menghargai pendapat orang lain dan tidak menambah runyam persoalan jika tidak mampu mencari solusi terbaik.
Memberikan bantuan secara merata dalam arti tidak membedakan rasa tau golongan, membantu mengawasi transparansi penyaluran bantuan dan tidak abai kepada yang membutuhkan merupakan bentuk pengamalan sila ke lima dalam masa sulit seperti saat ini. Sehingga keadilan sosial dapat menyeluruh tanpa pandang bulu.
Implementasi nilai-nilai ideologi negara ini menjadi urgen di masa wabah seperti sekarang. Karena tanpa adanya gotong royong dan pengamalan nilai-nilai kelima sila diatas akan sangat sulit untuk mengatasi wabah Covid-19. Oleh karenanya tak hanya jajaran pemerintah yang bergerak namun seluruh masyarakat juga harus berandil mengusir virus yang merusak berbagai bidang kehidupan di bumi pertiwi.
Baca Juga
-
Mulai Menulis Bersama Yoursay, Kenapa Tidak?
-
Jenis Pertanyaan Basa-Basi yang Mengusik Mental
-
3 Hal Istimewa Kursus Bahasa Arab di Pare, Pakaian hingga Tipe-tipe Murid
-
Rekomendasi Buku Tentang Problematika Perempuan yang Harus Masuk List Bacaan!
-
4 Keuntungan Kuliah Sambil Nyantri, Tinggal di Pesantren Tidak Masalah
Artikel Terkait
-
Terinspirasi Kiswah Kabah, Begini Bintang Logo Partai Ummat
-
Ustaz Felix Siauw Bandingkan Khilafah dan Pancasila, Mana Lebih Toleran?
-
Ternyata Ini Penyebab Bentrokan FBR vs PP Dekat Puri Beta Ciledug Semalam
-
CEK FAKTA: Benarkah Presiden Jokowi Siap Diturunkan Tanggal 28?
-
Mencekam! Tawuran Kembali Pecah di Ciledug, Banyak Bercak Darah di Jalan
News
-
Soroti Aksi 28 Oktober, LBH Yogyakarta Ungkap 32 Korban dan Dugaan Kekerasan
-
Buruh Perempuan Sawit Menanggung Beban Berlapis di Balik Asap Karhutla
-
SMK Nusantara Pertahankan Gelar, MAN 1 Kabupaten Sukabumi Raih Juara Putri AXIS Nation Cup 2026
-
Melalui Piano dan Gamelan, Iqbal Sidiq Perkenalkan Kekayaan Musik Nusantara di Istanbul
-
Gaji Stagnan Harga Barang Naik, Masihkah Orek Tempe Worth It Jadi Penyelamat?
Terkini
-
Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak
-
Tren Renting Generation: Mengapa Anak Muda Pilih Sewa Dibanding Setor KPR?
-
Sinopsis Akka, Series Kriminal India Terbaru Radhika Apte di Netflix
-
Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Misi Bangkit Barcelona hingga Manchester United
-
Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi