Maraknya pernikahan dini membuat seseorang terdorong agar dapat merasakannya juga. Selain kesiapan mental, keuangan dari kedua belah pihak juga patut diperhatikan. Biaya yang diperlukan tidak hanya untuk resepsi maupun akad saja. Kamu juga perlu memikirkan biaya setelah pesta pernikahan tersebut. Apa-apa saja? Berikut ini 4 diantaranya.
1. Kebutuhan primer
Bukan lagi ditanggung orang tua, kamu harus menyiapkan sendiri kebutuhan primer seperti bahan pangan yang akan kamu konsumsi. Disarankan memasaknya sendiri di rumah agar lebih hemat dan sehat. Namun, hal ini tidak melarangmu untuk makan di luar juga, ya.
2. Kebutuhan sekunder
Selain makanan, kebutuhan lain seperti rumah wajib kamu miliki saat berencana akan menikah. Memang bisa tinggal bersama mertua. Namun, berdasarkan pengalaman seseorang yang sudah lebih dulu mengalaminya, tinggal di rumah sendiri jauh lebih baik. Saat ini program rumah kredit sudah banyak tersebar. Kamu dapat memilih yang sesuai dengan kondisi keuanganmu.
3. Kebutuhan anak
Menikah tentunya merupakan jalan agar memiliki keturunan. Untuk hal ini, kamu juga perlu mempersiapkan biayanya. Saat mengandung dan melahirkan, sekolah, serta kebutuhan lainnya. Jika memang belum siap, jangan coba-coba untuk membuatnya, ya.
4. Tabungan
Terakhir adalah tabungan. Kamu bisa menyimpannya di bank atau melakukan investasi seperti emas dan saham. Mengapa kita perlu biaya untuk ini? Karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi di masa yang akan datang. Dengan adanya tabungan, tentunya akan membantumu jika suatu saat nanti terkena dampak buruk seperti diberhentikan kerja, dan lain-lain.
Nah, bagaimana? Apakah kamu sudah siap dengan biaya-biaya yang diperlukan setelah menikah tersebut?
Baca Juga
-
Beri Cinta Lebih dariku by Sena
-
Punya Pengaruh Buruk, Ini 5 Cara Meminimalisir Screen Time pada Balita
-
Rasa Rindu di Balik Sepiring Indomie Goreng yang Sederhana
-
Tolak Bahasa Melayu, Warga Malaysia Ini Larang Indonesia Menonton Upin-Ipin
-
5 Alasan Buruk yang Bikin Seseorang Memutuskan untuk Menikah, Bisa Berdampak Negatif
Artikel Terkait
News
-
Tak Lagi Asal Jalan: Standar Keamanan Jip Bromo Akan Segera Diperketat
-
Dolar AS Menguat, Haruskah Kita Mulai Mengencangkan Ikat Pinggang Sekarang?
-
Menjaga Nostalgia, Merangkul Semua: Upaya Orutaku Club Agar Tetap Inklusif
-
Pelajar SMP Indonesia Juara ESD Symposium di Malaysia, Kalahkan Peserta SMA dari Berbagai Negara
-
Transformasi Manajemen Masjid: Dosen UNY Latih Takmir di Klaten Bangun Ekosistem yang Solutif
Terkini
-
Kafe Ajaib yang Memasak Impian: Fantasi Epik yang Menyuntik Semangat Mimpi!
-
Sinopsis Archives: The Nanyang Mystery, Drama Zhang Xin Cheng di iQIYI
-
Review Toko Buku Gerbang Kota: Ketika Buku Menjadi Penyembuh Kesepian
-
Token Telat Diputus, tapi Listrik Mati Sesuka Hati Tanpa Pengumuman
-
Piala Dunia 2026: 7 Wakil Asia Pulang Kampung, Qatar Harusnya Jadi yang Paling Malu!