Gregoria Mariska Tunjung berhasil menyapu bersih pada fase grup. Namun, di babak 16 besar, ia harus tersingkir oleh wakil Thailand, Ratchanok Intanon.
Pertandingan Gregoria vs Ratchanok ini menjadi partai pertama pada (29/7/2021) yang disiarkan secara langsung di salah satu stasiun TV swasta. Set pertama, Gregoria harus ketinggalan jauh 1-7.
Tidak bisa keluar dari tekanan, Gregoria terus melakukan kesalahan sendiri. Situasi ini menguntungkan bagi Ratchanok yang terus menambah poin dengan mudah.
Sempat menambah dua angka, Gregoria Mariska mencoba peruntungan untuk menjauhkan skor dengan Ratchanok. Namun, Ratchanok masih terlalu tangguh hingga menutup interval dengan skor 4-11.
Terus tertekan dan tidak percaya diri, Gregoria belum bisa menekan Ratchanok hingga poin menyentuh 8-16.
Sebelum menutup babak pertama, Gregoria masih sempat menambah empat angka. Hingga babak pertama pun dimenangkan oleh Ratchanok dengan skor 12-21.
Babak kedua baru dimulai, namun Gregoria sudah tertinggal 1-7 dari Ratchanok. Belum menyerah, Gregoria Mariska bangkit secara perlahan dengan mengantongi lima angka sebelum interval babak kedua.
Sehabis interval, Ratchanok terus menjauhkan poinnya dari Gregoria menjadi 7-13.
Mendapatkan kepercayaan diri yang penuh, Gregoria meraih poin demi poin yang ia kumpulkan. Ia berhasil meraup tujuh poin dari Ratchanok dengan skor 14-17. Terus menempel perolehan skor Ratchanok, Gregoria dengan 17-19.
Berbeda dua angka, Gregoria terus memborbardir pertahanan Ratchanok. Namun, Ratchanok berhasil match poin. Kemenangan pun direbut oleh Ratchanok karena error yang dibuat oleh Gregoria karena kock mengenai net. Pertandingan pun ditutup dengan skor yang ketat 19-21.
Kalahnya Gregoria membuat Indonesia tidak punya wakilnya pada sektor tunggal putri di Olimpiade Tokyo 2020.
Baca Juga
-
Turnamen di Bali, 5 Pemain Bulu Tangkis Luar Negeri Banjir Hadiah dari Fans Asal Indonesia
-
Jelang Turnamen, 5 Pemain Bulu Tangkis Ini Memboyong Keluarga ke Bali
-
3 Durasi Permainan Terlama di Thomas Uber Cup 2020, Ada Jonatan Christie
-
Tajir Melintir, 4 Bisnis Arief Muhammad dari Makanan hingga Properti
-
Profil Fajar Alfian dan Rian Ardianto, Pebulu Tangkis Berprestasi yang Tak Dikenal Menpora
Artikel Terkait
News
-
Jurnalisme di Era Sosial Media Apakah Masih Relevan?
-
Mengumpulkan Kembali Puing-puing Sisa Kehancuran, Pasca Banjir Aceh
-
Banjir Bandang Sumatra: Dari Langkah Cepat Hingga Refleksi Jangka Panjang
-
Meski Bencana Banjir di Aceh dan Sumatra Sudah Surut, Tugas Kita Belum Usai
-
Bukti Tanggap Darurat: Jembatan Bailey Terpasang dalam Waktu 15 Hari
Terkini
-
3 Film Korea Tayang Januari 2026, Comeback Han So Hee hingga Choi Ji Woo
-
Tren Childfree dan Anti-Nikah: Apa yang Sebenarnya Dicari Gen Z?
-
Tablet Makin Gahar! Ini 6 Pilihan Terbaik untuk Multitasking 2026
-
Franchise Nanoha Rayakan 2 Dekade dengan Pengumuman Anime Baru, Tayang Juli
-
Grok Jadi Wajah Baru Kekerasan Digital, Alasan Manipulasi Foto AI Harus Dihentikan