Pembagian grup Piala Thomas dan Uber 2021 telah rampung dilakukan pada Rabu (18/08/2021). Dalam turnamen yang diadakan di Aarhus, Denmark ini Indonesia akan bertemu lawan sulit sejak fase grup.
Di Piala Thomas, Indonesia tergabung dalam grup A bersama Chinese Taipei (Taiwan), Aljazair, dan Thailand. Taiwan jelas bukan lawan yang mudah bagi Indonesia.
Ganda putra andalan Taiwan, Lee Yang dan Wang Chi-lin merupakan peraih medali emas di Olimpiade Tokyo kemarin. Pasangan Lee/Wang berpotensi besar menjadi lawan yang merepotkan.
Dalam perjalanan meraih emas Olimpiade, mereka bahkan berhasil menyingkirkan pasangan ganda putra peringkat dua dunia milik Indonesia, Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan.
Di sektor tunggal putra, Taiwan memiliki Chou Tien Chen yang menempati peringkat empat dunia. Sementara itu tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting berada satu peringkat di bawah Chou.
Aljazair dan Thailand memang tidak mempunyai tunggal dan ganda putra unggulan. Namun, mereka tidak boleh dianggap remeh. Sebab, kisah heroik Kevin Cordón di Olimpiade Tokyo bisa saja terulang.
Di Piala Uber, Indonesia tergabung dalam grup A bersama Jepang, Jerman, dan Prancis. Tanpa menganggap remeh Jerman dan Prancis, Indonesia perlu waspada terhadap Jepang.
Sebab Jepang merupakan juara bertahan dalam turnamen kali ini. Negara matahari terbit itu berhasil menjadi juara turnamen uber edisi 2018.
Di sektor tunggal putri, Jepang memiliki peringkat tiga dunia Nozomi Okuhara dan peringkat lima dunia Akane Yamaguchi. Mereka akan menjadi lawan tangguh jika diturunkan di Piala Uber 2021.
Sementara itu di sektor ganda putri, Jepang memiliki peringkat satu dunia Yuki Fukushima/Sayaka Hirota dan peringkat tiga dunia Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara.
Pasangan Yuki/Sayaka kemungkinan besar tidak diturunkan Jepang di turnamen ini. Sebab beberapa waktu lalu Sayaka baru saja menjalani operasi karena cedera ACL.
Jika Yuki/Sayaka tidak turun, Jepang juga masih memiliki pasangan Nami Matsuyama/Chiharu Shida yang saat ini menempati peringkat sepuluh dunia.
Bila sesuai rencana, Piala Thomas dan Uber akan dilangsungkan pada 9-17 Oktober 2021. Susunan pemain Indonesia yang diturunkan pada dua turnamen itu kabarnya akan diumumkan 24 September mendatang .
Berikut ini susunan lengkap pembagian grup Piala Thomas dan Uber 2021
Piala Thomas
Grup A
Indonesia
Chinese Taipei (Taiwan)
Aljazair
Thailand
Grup B
Denmark
Korea Selatan
Perancis
Jerman
Grup C
China
India
Belanda
Tahiti
Grup D
Jepang
Malaysia
Kanada
Inggris
Piala Uber
Grup A
Jepang
Indonesia
Jerman
Perancis
Grup B
Thailand
India
Spanyol
Skotlandia
Grup C
Korea Selatan
Chinese Taipei (Taiwan)
Tahiti
Mesir
Grup D
China
Denmark
Malaysia
Kanada
Baca Juga
-
Selain Sianida Jessica-Mirna, Ini 5 Kasus Pembunuhan Lain yang Bikin Geger
-
Ini 3 Cara Counter Nolan Hero Baru Mobile Legends yang Overpower
-
Youtuber Jadi Pekerjaan Impian di Indonesia, Ini Cara Dapat Uang di Youtube
-
5 Tanda Toxic Relationship yang Harus Kamu Waspadai!
-
5 Rekomendasi Film Jepang Bertema Musik yang Harus Kamu Tonton
Artikel Terkait
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M
-
Juara Umum! Indonesia Borong 4 Gelar di Thailand Masters 2026
-
Mundur dari Indonesia Masters 2026, Jonatan Christie Pilih Jaga Kondisi
-
Final Perdana Jonatan Christie di 2026: Harapan Gelar Super 750 di India
News
-
Rupiah Tembus Rp17.000 per Dolar AS: Apakah Ini Saatnya Panik atau Investasi?
-
Stop Jadi Martir Sosial! People Pleaser itu Bukan Orang Baik, Justru Merugikan Loh
-
Biaya Editing hingga Mic Rp0, Fakta di Balik Kasus Videografer Amsal Sitepu
-
8 Cara Menghidupkan HP yang Mati Total Tanpa Tombol Power dan Volume
-
Fakta Hukum Mengejutkan: Mengapa Menteri Korupsi, Presiden Tetap 'Kebal Hukum'?
Terkini
-
Suara yang Memanggil dari Dunia yang Tidak Pernah Ada
-
Warisan Leluhur Negeri Tirai Bambu: 88 Kisah yang Bikin Kamu Lebih Bijak
-
Nasib Apes Pemain Diaspora: Main di Belanda tapi "Dibekukan" Gara-Gara Paspor WNI?
-
Saat Opini Media Sosial Dianggap Lebih Valid dari Sains: Selamat Datang di Era Matinya Kepakaran
-
Riyadus Shalihin: Teduhnya Oase Spiritual di Tengah Hiruk-Pikuk Dunia