Lionel Messi kembali menjadi bintang atas kemenangan negara asalnya Argentina atas Bolivia, usai sukses mencetak hattrick pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Monumental, Jumat (10/9/2021) pagi waktu Indonesia.
Adapun Hattrick sendiri adalah istilah dalam olahraga yang mengacu pada tiga kali keberhasilan dalam suatu hal sebanyak tiga kali percobaan. Dalam sepak bola, hal ini sama artinya dengan trigol, yang berarti keberhasilan seorang pemain dalam mencetak gol sebanyak tiga kali dalam satu pertandingan.
Mengutip dari Reuters, Argentina bermain mulus sejak awal permainan. Lionel Messi berhasil membawa Argentina unggul sejak menit ke-14. Gol yang dicetak oleh La Pulga itu sukses menembus gawang lawan dengan sangat apik. Ia sukses mengolah assist Leandro Daniel Paredes.
Tidak kendur berbagai upaya juga banyak dilakukan oleh tim Bolivia, namun sayang Argentina kembali menggenjot pertahanan lawan.
Bolivia bermain dengan mengandalkan pertahanan. Parades lalu memberikan bola kepada Messi, setelah melewati satu pemain lawan. Dengan cepat, Messi membawa bola mendekat ke kotak penalti.
Sebelum masuk ke kotak penalti, salah satu pemain Bolivia melepaskan tendangan melengkung kaki kiri yang bersarang di pojok kiri atas gawang Bolivia.
Upaya Argentina menggandakan skor di menit ke-29 gagal usai gol Martinez gagal karena offside. Umpan silang Nahuel Molina juga tidak bisa diselesaikan menjadi gol oleh Lautaro Martinez setelah tendangannya bisa diblok oleh bek lawan di menit ke-37.
Martinez kembali membuang peluang emas yang bisa membawa Argentina unggul 2-0 pada menit ke-39. Umpan silang mendatar Messi dari sisi kiri disambut Martinez, akan tetapi tendangannya yang sudah di depan gawang masih melebar di sisi kiri gawang Carlos Lampe.
Hingga laga memasuki menit 40, masih belum ada perubahan. Bahkan ketika wasit meniup peluit tanda turun minum, skor 1-0 sementara untuk keunggulan Argentina.
Di Babak kedua, Bolivia mencoba bangkit. Namun intensitas serangan dari skuad asuhan Lionel Scaloni membuat Bolivia makin keteteran. Pada menit ke-43 giliran Messi yang nyaris menambah skor bagi La Albiceleste. Namun tendangan Lionel Messi ke sisi kiri masih melebar.
Bolivia yang sudah mulai bangkit, hampir saja mencetak gol penyeimbang menjelang babak pertama usai. Pada menit ke-45 Henry Vaca memanfaatkan bola Rodrigo De Paul yang salah oper. Tetapi tendangan Vaca masih melambung di atas gawang.
Argentina kembali menambah daya tekan, Messi mencetak gol kedua di menit ke-65. Unggul dua gol, Argentina semakin menggila. Gol kedua Messi tercipta usai memainkan operan satu-dua dengan Martinez. Setelah mendapatkan bola, Messi mengecoh satu pemain Bolivia lebih dulu sebelum membobol gawang Lampe.
Messi hampir saja lakukan hattrick di menit ke-73, melalui tendangannya Messi sudah berhasil membobol gawang Lampe. Namun wasit telah lebih dulu menyatakan offside.
Ketika laga tersisa 10 menit, pertahanan Bolivia makin keteteran. Argentina terus menggempur, berkali-kali gawang Bolivia yang banyak nyaris kebobolan.
Aksi dan tendangan Messi terus membuat Bolivia semakin tertekan. Argentina menambah derita Bolivia, Messi mencetak hattrick pada menit ke-89 usai memanfatkan kesempatan apik di depan gawang Bolivia.
Hingga wasit Kevin Ortega meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga, skor 3-0 bertahan untuk kemenangan Argentina. Messi sukses menjadi bintang selama pertandingan berlangsung.
Tag
Baca Juga
-
Ramai Dibicarakan, Apa Sebenarnya Intrusive Thoughts?
-
Menjamurnya Bahasa 'Gado-Gado' Sama dengan Memudarnya Jati Diri Bangsa?
-
7 Tips Efektif Menjaga Hubungan agar Tetap Harmonis saat Pacar PMS, Cowok Wajib Tahu!
-
Sering Merasa Lelah Akhir-akhir Ini? 5 Hal ini Bisa Jadi Penyebabnya
-
Kuliah sambil Healing, 2 Universitas Negeri Terbaik di Malang Versi THE WUR 2023
Artikel Terkait
News
-
River Ranger Jakarta Pilih Tersesat di Pedalaman Demi Solusi Warga, Kenapa?
-
Rahasia The Power of Habit, Mengapa Niat Saja Tidak Cukup untuk Berubah Jadi Lebih Baik?
-
Studi: Perluasan Ruang Hijau Kota Hanya Redam Sebagian Kecil Kenaikan Suhu, Bagaimana Solusinya
-
Harga Beras Bikin Jantungan? Di Penggilingan Turun, Eh di Pasar Malah Melambung!
-
Berkah Pion di Warung Kopi: Ketika Perang di Papan Hitam Putih Ternyata Bisa Lawan Pikun
Terkini
-
Buku Ego is The Enemy, Ketika Ego Jadi Penghalang Sukses
-
Leiden 2020-1920: Saat Sejarah Menjadi Misteri yang Harus Diselidiki
-
Godzilla Minus Zero Rilis Teaser Perdana, Berlatar 2 Tahun Usai Kehancuran
-
Membaca Dalil-Dalil Agama Gus Dur: Menyusuri Jembatan Keilmuan Islam di Indonesia
-
Di Balik Bendera Besar pada Truk Bantuan: Murni Solidaritas atau Sekadar Pencitraan Global?