Timnas Garuda Pertiwi berhasil mengamankan laga pertama kontra Singapura pada babak kualifikasi Piala Asia Wanita grup C. bertanding di Tajikistan yang menjadi tuan rumah babak kualifikasi grup B dan C, Sabrina Mutiara dan kawan-kawan berhasil menyudahi perlawanan tim Lionesses (julukan timnas sepakbola wanita Singapura) dengan skor tipis 1-0.
Gol tunggal Indonesia pada pertandingan tersebut dicetak oleh Baiq Aminatun Shalihah melalui tandukan keras setelah memanfaatkan tendangan sudut yang dilepaskan oleh Vini Silfianus ketika pertandingan baru berjalan 3 menit. Gol Baiq Aminatun tersebut menjadi satu-satunya gol yang tercipta pada pertandingan sesama tim asal Asia Tenggara tersebut.
Kemenangan ini tentu ditanggapi dengan positif oleh seluruh skuat dan official timnas Indonesia. Pasalnya, dengan kemenangan atas Singapura tersebut, langkah Zahra Muzdalifah dan kawan-kawan menuju putaran final gelaran Piala Asia Wanita di India tahun depan menjadi semakin dekat.
Bagaimana tidak, grup C saat ini hanya berisikan 2 negara saja. Semula, dalam undian awal, grup ini dihuni oleh 4 negara, yakni Indonesia, Singapura, Iraq dan juga Korea Utara.
Namun, Korea Utara dan Iraq memilih untuk mengundurkan diri ketika babak kualifikasi hampir dimulai, grup ini akhirnya hanya menyisakan Indonesia dan Singapura saja. Karena tak ada lagi pengundian ulang, maka akhirnya diputuskan, kedua negara tersisa yang akan menjalani babak kualifikasi dan memperebutkan satu tiket kelolosan.
Dampaknya adalah, jika sebelumnya format pertandingan akan menjalankan skema round robin dengan setengah kompetisi, namun karena hanya berisikan dua kontestan saja, maka akhirnya pertandingan antara Indonesia dan Singapura digelar dua kali.
Dan dengan poin sempurna pada pertandingan perdana ini, Indonesia hanya membutuhkan minimal hasil imbang pada pertandingan kedua yang akan digelar pada tanggal 27 September mendatang. Jika menilik performa anak asuh Rudy Eka Priyambada di pertandingan pertama, kans Indonesia untuk mengamankan satu posisi di putaran final tahun depan terbuka cukup lebar.
Alasannya adalah, di pertemuan pertama, Indonesia mampu menguasai jalannya pertandingan dan mendikte Singapura hampir di sepanjang laga berjalan. Tanpa meng-underestimate kekuatan Singapura, hasil imbang setidaknya akan berhasil diamankan oleh Safira Ika Putri dan kawan-kawan.
Satu-satunya hal yang perlu diwaspadai adalah perubahan pola permainan yang kemungkinan besar akan dikembangkan oleh Singapura di laga kedua mendatang. Bisa sangat mungkin, demi mengejar ketertinggalan di pertandingan pertama ini, Lionesses akan tampil all out demi mengincar kemenangan atas Indonesia dan mengamankan tiket ke putaran final mendatang.
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Resmi Menikah, Christian Wilfandio Tetap Fokus Bawa Timnas Mini Soccer Indonesia ke Piala Dunia 2027
-
Timnas Indonesia Cari Lawan Kedua di FIFA Matchday November, Erick Thohir Masih Tunggu Jawaban
-
Semua Laga Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Tayang di TV
-
Bukan Sekadar Tampil, John Herdman Ingin Timnas Indonesia Cetak Sejarah di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Erick Thohir Pasang Target Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Vietnam Ancaman Nyata
News
-
Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women
-
Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator
-
Generasi Muda Harus Melek Tradisi: Bagaimana Topeng Blantek Tetap Eksis?
-
Tinggalkan Gawai Sejenak, Nikmati Akhir Pekan yang Tenang Bersama The Write and Wonder Club
-
Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial
Terkini
-
Buat Kaget! Hoshi SEVENTEEN Alami Cedera Lutut saat Ikuti Wajib Militer
-
Modernisasi Keselamatan Kelautan: Dari Analisis Pascatragedi Menuju Pencegahan Dini Berbasis AI
-
Belajar Tidak Menilai Orang dari Luarnya lewat Novel Senior
-
Dianggap Cacat, Jaksa di Bad Prosecutor Justru Melawan Penegak Hukum Korup
-
Ulasan Toy Story 5: Ketika Gadget Perlahan Mengambil Alih Masa Kecil Anak