Bek Kanan PSG, Achraf Hakimi, memberikan pernyataan mengapa dia tetap memilih bergabung dengan PSG, ketimbang dengan raksasa Liga Premier Inggris, Chelsea, pada musim panas ini.
Menyadur dari Sportskeeda, The Blues sebelumnya sangat ingin untuk mengontrak Hakimi dari Inter Milan, dan telah mengajukan beberapa tawaran untuk dapat menadatangani pemain asal Maroko itu.
Bagaimanapun, Hakimi menolak kesempatan untuk menandatangani kontrak dengan Chelsea, dan lebih memilih untuk kontrak dengan PSG. Pemain yang kini berusia 22 tahun itu telah mencetak tiga gol dan memberikan dua assist dalam sembilan penampilan terakhirnya untuk PSG, di semua kompetisi musim ini.
Mantan bintang Inter Milan itu mengungkapkan jika dia tidak menyesal saat menandatangai kontrak dengan PSG daripada Chelsea. Ia mengaku menuruti intuisi bergabung dengan Paris Saint Germain.
“Ketika saya menerima dua tawaran ini, saya memiliki intuisi bahwa saya harus pergi ke Paris, bahwa saya akan bahagia di sana. PSG adalah klub yang hebat, dan saya menghargai bagaimana orang-orang menyukai saya dan menginginkan saya di sini," kata Hakimi.
"Saya beruntung melihatnya. kedatangan saya disertai dengan beberapa transfer besar. Saya sudah yakin saya tidak melakukan kesalahan, saya merasa baik; kami memiliki tim impian, dan saya bangga menjadi bagian darinya," lanjutnya.
Achraf Hakimi pun memberikan penjelasan tentang percakapan dia dengan Manajer PSG, Mauricio Pochettino, sebelum menadatangai kontrak dengan klub.
“Dia menyukai gaya permainan saya dan saya akan belajar banyak dengannya. Kami bergaul dengan baik selama percakapan itu. Dia adalah manajer yang saya suka; dia suka mendominasi pertandingan dengan penguasaan bola dan bermain sangat ofensif. Beberapa tahun lalu, dia ingin saya di Tottenham. Dia memiliki gaya manajemen dan permainan yang bisa membantu saya berkembang," jelas Hakimi.
Hakimi kemudian dengan cepat menjadi salah satu pemain yang paling menonjol dengan PSG setelah hanya dua bulan bersama klub. PSG Saat ini berada di puncak klasemen sementara Ligue 1 setelah dapat memenangkan tujuh pertandingan di liga musim ini.
Pasukan Mauricio Pochettino dapat ditahan imbang secara mengejutkan saat bertanding di Liga Champions saat berhadapan dengan Club Brugge dengan skors 1-1.
Keputusan Achraf Hakimi untuk menolak Chelsea dan memilih untuk menandangani kontrak dengan PSG telah menguntungkan bek kanan The Blues Reece James.
Pemain yang kini berusia 21 tahun itu telah menikmati awal yang mengesankan untuk musim 2021-2022 meskipun menerima kartu merah saat melawan Liverpool, yang memaksannya untuk melewatkan kemenangan 3-0 saat melawan Aston Villa.
James kini telah mencetak dua gol dan dapat memberikan satu assist dalam tiga pertandingan terakhirnya di Liga Premier musim ini. Pemain muda itu telah membentuk chemistry yang baik dengan striker Romelu Lukaku.
Baca Juga
-
Preview Anime 'Chainsaw Man' Episode 4 Tunjukan Akhir dari Pertarungan Bat Devil
-
Manga 'Chainsaw Man' Umumkan Proyek Baru
-
Berapa Primogems yang Dibutuhkan untuk Mendapatkan Ayaka di Genshin Impact?
-
9 Rekomendasi Masjid untuk Itikaf di Bandung
-
Song Kang Buat Park Min Young Tertawa di Forecasting Love and Weather
Artikel Terkait
News
-
Viral Video Balita Ditinggal di Tenda Gunung Prau, Mengapa Kita Tak Boleh Asal Menghakimi?
-
Lewat Tembang Pangkur, Warga Pracimantoro Merawat Perjuangan Lawan Tambang
-
Diskusi Film Karst: Petani Pracimantoro Soroti Ancaman Tambang Semen
-
New Normal Jurnalistik: Saat Mesin Pencari dan Media Sosial Rebut Audiens Portal Berita
-
Inovasi Media MUWAKIB: Cara Guru NU Pekalongan Bikin Belajar Bahasa Arab Jadi Seru
Terkini
-
Bikin Senyum-Senyum Sendiri tapi Berujung Luka, Ini 5 Drakor Romantis yang Susah Banget Dilupain!
-
5 Rekomendasi Lip Tint Gel Lokal Terbaik, Hasil Akhir Juicy dan Mengkilap!
-
Saat Matematika sebagai Alat Penjajahan, Rumus dan Angka Menjadi Alat Kuasa
-
Pola Pikir Baru Marc Marquez: Tak Ada Lagi Beban Juara, Siap Pensiun Kapan Saja
-
ELECEED Umumkan Tayang April 2027, Kisah Bocah SMA dan Kucing Superkuat