Pekan kesembilan gelaran La Liga Spanyol dipastikan tanpa pertarungan dua tim asal Madrid yang juga sekaligus pemucak dan runner-up klasemen sementara, Real Madrid dan Atletico Madrid. Dua klub asal Madrid tersebut, yang sedianya akan memainkan laga pada 17 Oktober 2021, mengajukan permohonan untuk penundaan laga. Hal tersebut berkenaan dengan keputusan konfederasi sepakbola Amerika Selatan (Conmebol) yang menambah durasi babak kualifikasi Piala Dunia di zona tersebut.
Alhasil, karena beberapa pemain andalan dari kedua kesebelasan berasal dari wilayah Amerika Latin, maka keduanya meminta untuk diadakan penundaan laga pekan kesembilan mereka, dan mendapatkan sambutan positif dengan persetujuan dari federasi sepak bola Spanyol dan juga Spanish Superior Sports Council (CSD), dewan yang membawahi dan bertanggung jawab terhadap kelangsungan olah raga di Spanyol. Dilansir dari laman laliga.com, Real Madrid dijadwalkan akan menjamu Athletic Bilbao, sementara Atletico Madrid, akan bertandang ke markas Granada CF.
Berdasarkan data yang ada di laman eurosport.com, Real Madrid setidaknya memiliki tiga pemain andalan yang berasal dari zona Conmebol. Mereka adalah duo Brazil, Eder Militao dan Vinicius Junior, serta satu penggawa dari Uruguay, yakni Federico Valverde.
Sementara di kubu Atletico Madrid, tim Merah Putih asal ibukota tersebut tercatat juga memiliki 3 pemain dari Amerika Latin, yakni duo Argentina Rodrigo de Paul dan Angel Correa, serta striker andalan dari Uruguay, Luis Suarez
Hal ini membuat peta konstelasi klasemen La Liga Spanyol pekan kesembilan bisa mengalami perubahan yang mencolok. Pasalnya, dua klub Madrid yang tidak akan melakoni laga mereka di pekan kesembilan, kemungkinan besar akan tergeser oleh tim peringkat ketiga, Real Sociedad yang akan menjamu Mallorca.
Sekedar informasi, tiga tim teratas La Liga saat ini, yakni Real Madrid, Atletico Madrid dan juga Real Sociedad menorehkan hasil yang identik hingga pekan kedelapan. Ketiga tim tersebut sama-sama mengoleksi 17 poin, dari hasil 5 kemenangan, 2 kali seri dan sekali kekalahan dari 8 laga yang telah dijalani. Melihat perbedaan posisi dan juga permainan yang mencolok, bukan tak mungkin Sociedad akan mampu mengatasi sang lawan, dan menggusur duo Madrid dari posisi puncak dan runner-up klasemen sementara la liga di pekan kesembilan nanti.
Baca Juga
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
-
Realita Dunia Orang Dewasa: Bekerja Terasa Jauh Lebih Nyaman, Efek Pimpinan Baru yang Pengertian
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi
Artikel Terkait
News
-
Sisi Gelap Internet: Ketika Privasi Menjadi Ruang Nyaman bagi Para Predator
-
Rekor Baru! Sabastian Sawe Jadi Manusia Pertama Lari 42 Km di Bawah 2 Jam
-
Kurangi Ketergantungan Diesel, IESR Desak Prioritaskan PLTS di Daerah Terpencil
-
Dari Gubuk Seng di Pinggir Rawa ke Universitas Glasgow: Perjalanan Hengki Melawan Keterbatasan
-
5 Moisturizer Paling Sering Direkomendasikan Dermatolog, Andalan untuk Skin Barrier Sehat
Terkini
-
Rel Padat dan Sistem Renggang: Catatan Kritis dari Kecelakaan KRL di Bekasi Timur
-
Bukan Sekadar Film Laga, Mengapa 'Ikatan Darah' Justru Bikin Merinding?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Perempuan Bergaun Kuning yang Duduk di Atap Rumah Lek Salim
-
Mitos Sekolah Gratis: Menelusuri Labirin Biaya di Balik SPP Nol Rupiah