Beberapa diantara kita pasti mengingat mimpi yang masa muda yang ingin kita capai. Tapi karena berhadapan dengan kenyataan yang berbeda dari yang dipikirkan, maka kita memilih untuk melepaskannya dan memilih jalan hidup yang terlihat lebih cocok.
Seperti yang terjadi pada Seksan, Jaya, Songpol, Amonthep, dan Jarunee. Lima orang dewasa berusia 55 tahun, tumbuh menjadi orang yang jauh berbeda dari apa yang mereka impikan ketika masih remaja. Mereka diberikan kesempatan kedua untuk memperbaiki kehidupan mereka dengan kembali menjadi remaja usia 15 tahun.
Pada episode sebelumnya mengisahkan Jaya Janiya (Piploy Kanyarat), seorang bintang idola masa muda yang pamornya menurun terkikis oleh waktu. Selanjutnya adalah cerita tentang Jarunee (View Benyapa), seorang guru yang sangat taat aturan.
Sinopsis Drama Thailand ‘55:15 Never Too Late’ episode 5
Jarunee adalah guru di sekolah Sarapatwittaya. Di sekolah tersebut pula ia juga menuntut ilmu ketika remaja. Sarapatwittaya adalah segalanya bagi Jarunee. Menjadi guru yang dikenal taat akan aturan, kaku, dan keras saat mendidik, Jarunee mendapatkan protes dari siswa-siswanya, ia dituntut untuk keluar dari sekolah karena sering kali mengabaikan perasaan anak didiknya.
Meskipun ia melakukannya berdasarkan aturan sekolah yang berlaku tapi tindakannya tersebut dinilai terlalu berlebihan.
Bak jatuh tertimpa tangga pula, setelah mendapatkan kritik dan teguran dari kepala sekolah serta murid-muridnya yang membuat Jarunee sakit hati, ia mendapatkan kabar bahwa dirinya menderita kanker serviks stadium 3 dan diprediksi hidupnya tidak lama lagi.
Jarunee memiliki seseorang yang menyukainya sejak lama ia adalah Bomb (Arm Weerayut). Karena perbedaan usia mereka yang sangat jauh, Jarunee selalu menolak Bomb. Ia mengatakan bahwa hubungan dengan jarak umur yang jauh tidak akan berhasil. Tapi Bomb terus berusaha untuk mendapatkan hati Jarunee. Jarunee berandai apabila jarak umur mereka tidak jauh, mereka akan menjadi pasangan yang paling bahagia di dunia.
Kembali ke usia 15 tahun Jarunee memperkenalkan diri sebagai Jinny, keponakan dari guru Jarunee agar identitasnya tidak ketahuan oleh murid-muridnya.
Meskipun kembali muda, tapi sifatnya yang taat akan peraturan tidak berubah, hal ini membuat teman-temannya merasa kesal dengan Jarunee, mereka berpendapat bahwa Jinny adalah versi lebih muda dari guru mereka. Karena hal tersebut Jarunee dirundung oleh murid-muridnya dengan alasan agar Jarunee tidak terlalu kaku dan menikmati masa muda.
Tidak senang akan hal tersebut Jarunee berjanji akan mendidik anak muridnya lebih baik melalui wujudnya sebagai teman sekelas mereka. Di sisi lain, Jarunee juga mencoba untuk lebih menimati hidup dengan melakukan sesuatu yang salah, yang sebelumnya tidak pernah dia lakukan karena ia sadar, kesempatan ini tidak akan datang untuk ketiga kali di dalam hidupnya.
Kelanjutan cerita Jarunee dan keempat orang lainnya tidak berhenti di sini saja. Nantikan keseruan mereka dalam memecahkan kejadian misterius yang mampu menjadi kesempatan untuk mereka memperbaiki nasib hanya di drama Thailand buatan rumah produksi GMMTV ‘55:15 Never Too Late’ dapat disaksikan melalui YouTube resmi GMMTV dan Disney+ Hotstar setiap hari Senin dan Selasa.
Baca Juga
-
Makin Blak-blakan, Aaliyah Massaid Akui Bucin Ke Thariq Halilintar: Kamu Juara di Hati Aku
-
Mengenal Li Ran, Princess Eropa dari Asia Pertama, Istri dari Pangeran Charles Belgia
-
Fans Fuji Kecewa Konten Eksklusif Tersebar: Jadi Percuma Bayar
-
Nyanyi 'Cundamani' di Hadapan Happy Asmara, Celetukan Niken Salindry Bikin Ngakak Satu Venue
-
ARMY Next Level! Wanita Ini Pamer Rumah Berkonsep BTS, Semua Serba Ungu
Artikel Terkait
News
-
Petir Cup 2026 Usai, Semangat Menendang Masih Menggelegar
-
Tak Sekadar Riding, Begundal War Wer Tunjukkan Sisi Positif Komunitas Motor
-
Generasi Peduli Iklim, Komunitas yang Ubah Keresahan Jadi Aksi Nyata
-
Bukan Sekadar Seni: Bagaimana Teater Jaran Abang Mengubah Remaja Jogja Menjadi Sosok Berdaya
-
Membaca Kelakar Madura Buat Gus Dur: Sebuah Buku Tentang Indonesia yang Menggelitik
Terkini
-
Perebutan Takhta Kruger-Brent dan Ambisi Membunuh di Mistress of the Game
-
4 Skin Tint SPF 40 Lindungi Kulit dari Sinar Matahari agar Cegah Flek Hitam
-
Sinopsis The Crash, Film Dokumenter tentang Kecelakaan Maut yang Gegerkan Amerika Serikat
-
Taeyong NCT Luapkan Insting, Ambisi, dan Kebebasan Artistik di Lagu WYLD
-
Pecinan Kota Malang dan Luka Panjang Etnis Tionghoa Pasca G30S