Palang pintu perlintasan kereta api dibangun untuk menghentikan orang-orang yang hendak menyeberang. Hal tersebut sebagai upaya untuk menghindari kecelakaan kereta api.
Namun, belum seluruh masyarakat Indonesia taat terhadap peraturan dilarang menyeberang saat palang pintu sudah ditutup. Baru-baru ini ramai video yang memperlihatkan warga nekat menerobos palang pintu yang sudah ditutup.
Video tersebut dibagikan oleh akun media sosial Instagram warungjurnalis. Palang pintu perlintasan kereta api di Stasiun Senen yang sudah ditutup tetap dilewati oleh warga, Sabtu (14/05/2022).
Pejalan kaki menerobos dari bawah palang pintu perlintasan. Sementara para pengendara sepeda motor mengangkat paksa pang pintu perlintasan supaya bisa lewat.
Jumlah pejalan kaki dan pengendara sepeda motor yang nekat menerobos palang pintu kereta api di Stasiun Senen cukup banyak.
Salah satu penumpang sepeda motor yang nekat menerobos palang pintu perlintasan ini jatuh. Penumpang yang jatuh tersebut yakni seorang anak kecil.
Dia dibonceng di tengah bersama dua wanita. Ketika wanita memakai daster yang dibonceng turun untuk mengangkat palang pintu.
Ia tidak sadar telah meninggalkan anak kecil tanpa pengamanan di boncengan sepeda motor. Sementara wanita pengendara sepeda motor sepertinya tidak sadar.
Nekat Terobos Palang Pintu Perlintasan
Dia langsung melajukan kendaraan tanpa memperhatikan anak kecil diboncengnya. Alhasil, anak kecil tersebut jatuh ke aspal dari atas sepeda motor.
Seorang driver ojol membantu mengangkat palang pintu perlintasan supaya wanita berdaster bisa menggendong anak kecil itu. Hingga artikel ini disusun, video tersebut sudah mendapatkan 11,5 ribu tayangan di reels Instagram.
Video itu menarik perhatian warganet untuk menuliskan tanggapan di kolom komentar. Warganet menyayangkan sikap pengendara sepeda motor dan pejalan kaki menerobos palang pintu perlintasan meskipun sudah ditutup.
"Percayalah, di Indonesia orang-orang yang melanggar seperti ini jika ditegur bakal ngamuk atau marah-marah ke yang menegur," komen salah satu warganet.
"Memang sudah paling benar di bikin kayak di stasiun Tebet. Jalanannya di block stasiun jadi yang mau nyebrang rel naik ke jembatan layang," tanggapan yang lain.
"Itulah warga yang enggak patuh, kalau terjadi kecelakaan nuduh petugas jaga palang pintunya telat nutupnya," sahut lainnya.
"Ngajarin anak melanggar aturan sejak dini," timpal warganet yang lain.
Tag
Baca Juga
-
Ganteng Kali Mas Dhimas Prasetyo, Kru Denny Caknan saat Cek Sound Bikin TerDhimas-Dhimas
-
Trend Sound 'Aku Ada Type' di TikTok, Profil Meerqeen Si Aktor Tampan yang Bikin Candu Gegara Konten Swipenya
-
Wanda Hamidah Tiba-Tiba Tulis Surat Terbuka untuk Presiden Jokowi, Ada Apa?
-
Petinggi Dunia Kenakan Batik Dihina saat Jamuan Gala Dinner KTT G20, Netizen Pasang Badan: Ini Pakaian Indonesia
-
Cek Besar Belanjaan Dewi Perssik, Aurel, dan Nagita Slavina di Shopee, Fuji: Wih Borong Abis Ibu-Ibu
Artikel Terkait
News
-
Darurat Karhutla Kalimantan, Jepang Kirim 600 Pasukan Khusus dan Kapal Amfibi
-
Udaranya Sudah di Tingkat Berbahaya, Korban ISPA di Kalimantan Tembus Ratusan Ribu Jiwa
-
Saatnya Ganti Provider agar Dunia dalam Genggaman
-
Pemasangan Spanduk Dilarang di Gedung Agung, Mahasiswa dan Polisi Berdebat
-
250 Polisi Kawal Demo Forum BEM DIY, Massa Diperkirakan 100 Orang
Terkini
-
Ulasan Gadis Minimarket: Ketika Menjadi Berbeda Bukan Berarti Salah
-
Mesin Meledak di Sprint Race GP Aragon, Fabio Quartararo: Saya Sudah Tahu
-
Perempuan dan Beauty Fatigue: Saat Tren Kecantikan Mulai Terasa Melelahkan
-
Makin ke Sini Makin Banyak Istilah Baru, Memangnya Kita Paham Konteksnya?
-
Carmen Hearts2Hearts Cetak Sejarah, Bawa Nama Indonesia di KWDA 2026