Pekerjaan sebagai pengamen seringkali dipandang sebelah mata. Kebanyakan orang menganggap pengamen bukanlah suatu pekerjaan.
Namun, masih banyak orang ternyata memilih untuk menekuni pekerjaannya sebagai pengamen. Baru-baru ini viral di media sosial seorang pengamen yang kepergok kasir minimarket rupanya memiliki penghasilann ratusan ribu per hari.
Melalui unggahan video di akun TikToknya chocomelt18, kasir minimerket tersebut berbagi pengalamannya bertemu pengamen yang punya penghasilan Rp300ribu per hari.
"Pengamen masa kini penghasilan sehari 300.000," ungkap kasir minimarket itu seperti dikutip oleh Yoursay.id, Kamis (15/09/2022).
Kasir minimarket ini bercerita apabila pengamen tersebut setiap hari menukarkan uang koin Rp300ribu di tempat kerjanya. Menurut penuturan kasir minimarket, penghasilan pengamen itu jauh lebih besar daripada gajinya sebagai karyawan.
"Tiap hari tukar uang koin 300.000, 2 kali lipat dengan gaji karyawan," ujarnya.
Pengamen yang menukarkan uang koin Rp300ribu penghasilannya dengan baik hati membelikan kasir minimarket ini jajanan. Dia membelikan dua bungkus mie korea pedas, wafer, serta satu botol minuman.
Kasir minimarket senang mendapatkan rejeki jajanan dari pengamen tersebut. Ia merasa bahwa pengamen membelikannya jajanan sebagai ucapan terima kasih karena telah membantunya menukarkan uang koin setiap hari.
Dalam rekaman video tampak juga 3 lembar uang Rp100ribu hasil tukar dengan uang koin. Kasir minimarket tak lupa mengucapkan terima kasih dan memberikan doa baik untuk pengamen tersebut.
Penghasilan Pengamen Dua Kali Lipat Gaji Karyawan
Video viral pengamen berpenghasilan Rp300ribu per hari itu hingga kini sudah ditonton sebanyak 664,1ribu kali dan mendapatkan 21,7ribu suka. Kolom komentar unggahan video ini langsung dibanjiri berbagai tanggapan dari warganet.
"Eh iya loh gue juga suka dijajanin sama kang parkir depan toko pas dia nuker uang receh terus kadang dibeliin gorengan padahal sudah nolak," komentar warganet.
"Kerja di PT kalah," kata yang lain.
"Ini bukti kalau usaha sendiri itu menjanjikan," sahut lainnya.
"Saat ini pengamen, besok penyanyi terkenal seperti Farel Prayoga enggak ada yang enggak mungkin," tanggapan warganet yang lain.
Beberapa daerah telah mengeluarkan peraturan mengenai larangan memberikan uang kepada pengamen dan pengemis. Misalnya, di DKI Jakarta larangan tersebut tertuang dalam Peraturan Daerah atau Perda DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Kota Surabaya juga memiliki perda tentang larangan pengamen dan pengemis dalam Perda Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum.
Baca Juga
-
Ganteng Kali Mas Dhimas Prasetyo, Kru Denny Caknan saat Cek Sound Bikin TerDhimas-Dhimas
-
Trend Sound 'Aku Ada Type' di TikTok, Profil Meerqeen Si Aktor Tampan yang Bikin Candu Gegara Konten Swipenya
-
Wanda Hamidah Tiba-Tiba Tulis Surat Terbuka untuk Presiden Jokowi, Ada Apa?
-
Petinggi Dunia Kenakan Batik Dihina saat Jamuan Gala Dinner KTT G20, Netizen Pasang Badan: Ini Pakaian Indonesia
-
Cek Besar Belanjaan Dewi Perssik, Aurel, dan Nagita Slavina di Shopee, Fuji: Wih Borong Abis Ibu-Ibu
Artikel Terkait
-
Lagi Tren Joget THR: Apakah Terinspirasi dari Tarian Yahudi?
-
Viral Denny Landzaat Fasih Bahasa Indonesia di Maluku, Shin Tae-yong Kena Sindir
-
Meninggal di Usia 87 Tahun, Segini Kekayaan Manoj Kumar yang Tembus Ratusan Miliar
-
Viral, Apakah Ada Doa Mengusir Tamu Agar Cepat Pulang?
-
Viral! Wanita Ini Punya Cara Jitu Bungkam Pertanyaan 'Nyinyir' saat Lebaran, Kaosnya Bikin Ngakak!
News
-
Kode Redeem Genshin Impact Hari Ini, Hadirkan Hadiah Menarik dan Seru
-
Pasar Literasi Jogja 2025: Memupuk Literasi, Menyemai Budaya Membaca
-
Bukan Hanya Kembali Suci, Ternyata Begini Arti Idulfitri Menurut Pendapat Ulama
-
Contoh Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa yang Menyentuh dan Memotivasi
-
Hikmat, Jamaah Surau Nurul Hidayah Adakan Syukuran Ramadhan
Terkini
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?