Penasihat hukum terdakwa Kuat Ma'ruf ditegur hakim gara-gara mempertanyakan anting yang dikenakan oleh saksi Viktor Kamang.
Momen tersebut terjadi dalam sidang pemeriksaan saksi pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (7/11/2022).
Turut hadir dalam sidang tersebut, yakni terdakwa Richard Eliezer, Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal. Sementara, ada lima saksi dihadirkan, salah satunya legal counsel pada provider PT. XL Axiata, Victor Kamang.
Dalam sidang tersebut, penasihat hukum Kuat Maruf meragukan kapabilitas Victor Kamang sebagai karyawan firma hukum. Dia juga mempertanyakan anting yang dikenakan Victor Kamang.
“Benar saudara sebagai Legal XL, apa dibenarkan di XL boleh pakai anting?,” kata penasihat hukum Kuat Ma’ruf.
Gara-gara pertanyaan tersebut, majelis hakim pun menegur penasihat hukum Kuat Ma'ruf. Hakim menilai pertanyaan tersebut tidak penting.
Majelis hakim pun menegur penasihat hukum Kuat Ma’ruf karena menanyakan hal yang tidak penting.
“Jangan tanyakan sesuatu yang tidak penting,” balas Majelis Hakim.
Victor Kamang pun membalas pertanyaan tersebut, "Saya sarjana fakultas hukum Universitas Indonesia dan magister Universitas Indonesia.”
“Saya tahu, saya tahu, saya cuma ragu,” balas penasihat hukum.
Baca Juga
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret
-
Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan
-
Viral Karena TikTok, Menkes Ungkap Manfaat Luar Biasa Umbi Kimpul untuk Kesehatan
-
HUT ke-81 RI dan Kebebasan Digital: Saatnya Merdeka dari Scroll Tanpa Henti
-
4 Facial Wash Anti-Aging Rawat Elastisitas Kulit, Harga Murah Rp30 Ribuan
Artikel Terkait
-
Terkuak! Nakes Ungkap Ferdy Sambo Ternyata Tak Ikut Tes PCR di Hari Brigadir J Ditembak
-
Cecar Tim Legal Provider XL Gegara Pakai Anting di Sidang, Pengacara Kuat Maruf Disemprot Hakim: Tidak Penting!
-
Skenario Sambo Dipatahkan Nakes
-
Hakim Bingung, Sopir Ambulans Dilarang Pulang tapi Disuruh Tunggui Jenazah Brigadir J hingga Subuh tanpa tau alasannya
-
Keheranan Sopir Ambulans Bawa Jenazah Brigadir J ke RS Polri: Gak Langsung ke Kamar Mayat, Tapi ke IGD
News
-
Kembangkan Literasi Digital Siswa, Dosen UNP Kediri Ciptakan Model Belajar Berbasis AR dan AI
-
Menumbuhkan Rimba Bawah Laut: Perjuangan Sunyi Nyoman Nadiana dari Desa Les
-
Di Tangan Nyoman Nadiana, Tradisi Garam Desa Les Terus Hidup dan Lekat dengan Masyarakat
-
Kasus Pertanahan Capai 56.844, Mengapa Masyarakat Perlu Melek Soal Tanah?
-
Dari Kemiren untuk Kemiren: Kiprah Kang Edai Bersama Astra
Terkini
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret
-
Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan
-
Viral Karena TikTok, Menkes Ungkap Manfaat Luar Biasa Umbi Kimpul untuk Kesehatan
-
HUT ke-81 RI dan Kebebasan Digital: Saatnya Merdeka dari Scroll Tanpa Henti
-
4 Facial Wash Anti-Aging Rawat Elastisitas Kulit, Harga Murah Rp30 Ribuan