Angan-angan setiap orang tentang negara impiannya tentu berbeda-beda. Meskipun sudah tinggal lama di sebuah negara, tak jarang ada orang yang menginginkan menetap di negara lain karena berbagai benefitnya.
Seorang wanita pemilik akun TikTok Gabriella Agata berbagi informasi soal enaknya jadi warga negara Uni Emirat Arab (UEA) bisa dapat fasilitas mewah. Wanita ini membeberkan bahwa Uni Emirat Arab menjadi negara impiannya untuk tinggal.
"Cuma ya menurut gue negara yang majain rakyatnya banget-banget itu ada di United Arab Emirat tepatnya di Dubai," ucap wanita pemilik asli video seperti dikutip oleh Yoursay.id, Senin (14/11/2022).
Ia tertarik tinggal di Uni Emirat Arab karena negara tersebut sangat royal kepada warganya. Mulai dari lahir hingga meninggal pemerintah Uni Emirat Arab memberikan fasilitas mewah gratis untuk warganya.
Fasilitas mewah pertama untuk warga Uni Emirat Arab yakni melahirkan gratis. Warga UEA selama masa hamil juga digratiskan biaya check up ke dokter.
Anak di UEA bisa mendapatkan pendidikan wajib gratis di sekolah lokal. Jika anak ingin melanjutkan pendidikan tinggi juga digratiskan.
Pemerintah UEA memberikan bantuan kepada pasangan yang ingin menikah tetapi tidak memiliki biaya.
"Kalau nggak punya duit mau nikah kalian nggak usah bingung, apalagi sampai buka donasi online. Pemerintah di sana bakal nyediain kalian duit 20 US dollar buat pesta pernikahan," kata wanita pemilik asli video.
Pemerintah pun akan memberikan tanah gratis untuk pasangan baru yang menginginkan. Pemerintah UEA memberi kemudahan bagi pasangan yang ingin memiliki rumah.
Warga UEA bisa mendapatkan layanan kesehatan gratis di dalam negeri maupun luar negeri. Jika di dalam negeri tidak menyediakan operasi untuk penyakit tertentu maka warganya bakal dirujuk memperoleh operasi gratis ke luar negeri.
Ketika meninggal dunia, warga UEA pun tidak perlu bingung soal biaya pemakaman sebab sudah digratiskan. Fasilitas yang menarik lainnya untuk warga UEA yaitu tidak perlu bayar pajak.
Tak sedikit dari netizen Indonesia yang tergiur untuk menjadi warga UEA usai mengetahui fasilitas mewah dari pemerintah di sana.
"Tolong di-spill syarat pindah jadi warga Dubai," ujar seorang netizen.
"Jadi pingin pindah nih," ungkap yang lain.
"Jadi pingin pindah ke sana, di sini kebanyakan cicilan," imbuh netizen lainnya.
Video yang mungkin Anda lewatkan.
Tag
Baca Juga
-
Ganteng Kali Mas Dhimas Prasetyo, Kru Denny Caknan saat Cek Sound Bikin TerDhimas-Dhimas
-
Trend Sound 'Aku Ada Type' di TikTok, Profil Meerqeen Si Aktor Tampan yang Bikin Candu Gegara Konten Swipenya
-
Wanda Hamidah Tiba-Tiba Tulis Surat Terbuka untuk Presiden Jokowi, Ada Apa?
-
Petinggi Dunia Kenakan Batik Dihina saat Jamuan Gala Dinner KTT G20, Netizen Pasang Badan: Ini Pakaian Indonesia
-
Cek Besar Belanjaan Dewi Perssik, Aurel, dan Nagita Slavina di Shopee, Fuji: Wih Borong Abis Ibu-Ibu
Artikel Terkait
-
Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim
-
QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan
-
Lewat Sinergi BRI Group, Jutaan Perempuan Indonesia Sukses Mandiri Secara Finansial
-
Sekarang Beli Tiket Pesawat & Whoosh Bisa Langsung dari BRImo dengan Diskon!
-
Promo BRImo Terbaru: Cashback hingga Rp100 Ribu di Pizza E Birra!
News
-
Pikirannya Nggak Bisa Diam? Kenali 4 Jenis Overthinking dan Cara Mengatasinya
-
Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan
-
Indonesias Horse Racing: 45 Kuda Raih Posisi Podium di IHR Merdeka Cup 2026
-
Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women
-
Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator
Terkini
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam