Salah satu restoran yang terkenal, Karen's Diner, membuka cabang dengan berkolaborasi bersama Bengkel Burger pada pertengahan Desember di Indonesia, tepatnya di Jakarta.
Berdasarkan informasi dari akun Instagram resmi @bengkelburger, alamat restroran baru yang cukup menyita perhatian banyak orang ini berada di Jalan Panglima Polim IX No. 15, Jakarta, Indonesia. Rencananya, tanggal 20 Desember nanti akan menjadi Grand Opening restoran unik yang satu ini.
Ciri khas dari restoran ini adalah pelayanannya yang terkenal bar-bar dan jutek. Konsep Karen's Diner adalah memberikan pelayanan dengan cara yang berbeda dari restoran pada umumnya.
BACA JUGA: Nita Gunawan Bongkar Pekerjaan Pertama saat SMA, Boris Bokir: Tiap Weekend Liat Burung?
Para pelayan yang melayani akan tampil dengan wajah serta sikap yang jutek. Banyak video para karyawan Karen's Diner luar negeri yang memang terkesan jutek.
Namun, banyak warganet yang menganggap bahwa para karyawan Karen's Diner di Jakarta kurang jutek dan terkesan dibuat-buat. Bahkan, para warganet menganggap bahwa sikap yang ditunjukkan justru terkesan cringe dan disturbing karena sudah merambah ke body shaming.
Seperti beberapa komentar warganet di Twitter berikut ini.
"Maaf ini kurang galak. Kayaknya karen’s diner harus belajar galak sama orang yang suka ngutang, tapi kalau ditagih galaknya di luar nalar," tulis seorang warganet.
"Acting pelayannya cringe banget, kayak ga bisa marah-marah. Masih kelihatan baik, coba cari anak Jatim atau pinggiran Pamulang bocahnya deh, biar lebih natural marah-marahnya," ujar pemilik akun @Dend***.
"Sereman marahnya mak-mak yang rebutan nugget, viral tempo hari walau settingan ternyata, tapi marahnya natural, coba mak-mak aja yang direkrut lebih kena marahnya," @Jan*** membagikan sarannya mengenai perekrutan karyawan Karen's Diner.
BACA JUGA: Tak Kalah Meresahkan dari Al Nahyan, Sedah Mirah Bikin Paspampres Ketar-Ketir Gegara Ulahnya
Warganet Indonesia juga menganggap bahwa konsep yang dibawakan oleh Karen's Diner di Jakarta agak melenceng karena tidak bisa membedakan antara bersikap jutek dan mem-bully orang lain.
"Awal-awal ngira oke lah ga bakal cringe, anjir pas udah nontonin video yang seliweran di TikTok, cringe abisss. Masa ada yang body shamming cust juga? Beda banget deh keknya sama konsep Karen's Diner yang di luar," cuit akun @ujeu***.
Cuitan ini juga banyak mendapat respon setuju dari para netizen. Seperti misalnya:
"Pernah mikir, Karen's Diner tuh ga cocok di Indo karena marahnya orang Indo tuh beda, suka body shamming. Beda dengan yang di luar yang marahnya tuh masih batas normal ga sampe body shamming dan ternyata bener," tulis pemilik akun @notu***.
"Setuju, mungkin mbaknya mau niru yang di luar negeri tapi jatohnya cringe banget. Makanannya setau gue maksimal dicomot satu biji kaya semacam onion rings gitu, bukan diobok-obok terus ditumpahin sausnya," ujar pemilik akun @inum***.
"Haha iya bener, gue juga pas pertama nonton jadi kek annoying dan ga nyaman nontonnya, jatohnya kek lagi acting dan keliatan kurang natural, tambah kaget pas di TikTok ada yang body shamming kek wtf," tulis pemilik akun @itsx*** mengungkapkan kekesalannya.
Masih banyak komentar warganet lainnya yang menganggap bahwa Karen's Diner versi Jakarta sama sekali tidak cocok dengan budaya Indonesia, ditambah dengan adanya body shamming terhadap customer.
Baca Juga
-
Bukan Sekadar Novel Geng Motor, Novel Areksa Ajarkan Arti Pengorbanan
-
Dapat Komentar Jahat soal Debut 'HyoRiSoo', Begini Reaksi Menohok Yuri SNSD
-
Haechan NCT Pamer Parfum Favorit dari Brand Lokal, Ini 7 Alternatif Lainnya
-
Skin Barrier Rusak? Perbaiki dengan 5 Pilihan Moisturizer Ini!
-
Didominasi Genre Self-Help, Intip 4 Buku Rekomendasi Sungjin DAY6!
Artikel Terkait
-
Persija Ditahan Imbang Persebaya, Thomas Doll Salahkan Shin Tae yong? Persib Bandung Berpotensi Menyalip
-
Lebih Mirip Ospek, Karen's Diner Jakarta Dicibir Netizen
-
Anies Baswedan Dinilai Sukses Sulap Jakarta Jadi Kota Berkelas Internasional, Helmi Felis: Belum Pernah Ada yang Begini.
-
Hasil BRI Liga 1 Persija vs Persebaya: Gol Menit Akhir Batalkan Kemenangan Macan Kemayoran
-
Eks Anak Buah Ferdy Sambo, Hendra Kurniawan Sebut Sidang Kode Etik Mabes Polri Tidak Profesional
News
-
Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator
-
Generasi Muda Harus Melek Tradisi: Bagaimana Topeng Blantek Tetap Eksis?
-
Tinggalkan Gawai Sejenak, Nikmati Akhir Pekan yang Tenang Bersama The Write and Wonder Club
-
Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial
-
Menjaga Daya Kritis Gen Z, Suara.com dan Bulaksumur UGM Gelar Gen Z Impact
Terkini
-
Green Mothers' Club: Obsesi pada Anak Berprestasi dalam Standar Parenting
-
Manga Even a Replica Can Fall in Love Siap Akhiri Kisah Nao di Volume 7
-
Review Last Seen: Thriller yang Menekan Emosi, Bukan Cuma Twist Saja
-
Ulasan Drakor Head Over Heels: Melawan Takdir Berbalut Romansa Remaja Supernatural
-
The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu