Masih ingat dengan Sultan Akhyar mandi lumpur yang sempat viral beberapa waktu lalu? Dulu dalang dari ngemis online live di TikTok dengan cara mandi lumpur ini mendadak kaya.
Ia dari penghasilan live di TikTok dalam kurun waktu sebentar bisa membeli motor gede. Namun, nasibnya kini berbanding terbalik karena terlilit utang bank.
BACA JUGA: CEK FAKTA: Hakim Wahyu Dicopot oleh Jokowi karena Tak Becus Urus Ferdy Sambo, Benarkah?
Lewat live di akun TikToknya, Sultan Akhyar bukan lagi mengemis dengan cara halus mandi lumpur. Ia sekarang ngemis sambil mukbang dan memaksa dengan kasar.
Tampaknya hal itu dilakukan Sultan Akhyar lantaran terlilit utang bank.
“Saya mau bayar bank hari ini juga. Tadi, saya sudah ditagih sama bank ini ya,” ucap Sultan Akhyar dikutip dari unggahan ulang akun Instagram @lambe_turah, Senin (20/02/2023).
“Gara-gara kalian pendapatan saya sehari Rp6 juta itu ditahan jadinya. Kalian tidak baca? Minimal singa 20 saya mau,” imbuhnya.
Pria asal Lombok ini juga mengamuk kalau penonton live-nya hanya memberikan gift mawar yang nominalnya kecil sekitar Rp 200. Ia memaksa penonton untuk memberikan gift singa yang nominalnya mahal yakni sekitar Rp 7,9 juta.
BACA JUGA: Berkorban agar Ferdy Sambo Bebas, Syarifah Ima: Aku Ingin Lihat Dia Bahagia
“Jangan ada yang kirim 1 orang 1 mawar hah. Kamu menginjak-injak kepala harga diri saya yang tampan ini,” amuknya sambil melototkan mata ke kamera.
“Kirimkan singa sekarang juga. Tidak ada nego-nego lagi, itu sudah harga net,” tegas Sultan Akhyar.
Nasib dalang mandi lumpur yang mengaku terlilit utang bank ini menuai beragam komentar warganet.
"Awas aja kalo ada yang ngundang di tv," ujar warganet mengancam.
"Abis mandi lumpur trus dimandiin debt collector," sindir yang lain.
"Buat para netizen juga minimal kalo lagi gak ada kerjaan beberes rumah kek daripada mantengin dia live. Be smart Netizen donk!" tanggapan lainnya.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam
Artikel Terkait
News
-
Pikirannya Nggak Bisa Diam? Kenali 4 Jenis Overthinking dan Cara Mengatasinya
-
Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan
-
Indonesias Horse Racing: 45 Kuda Raih Posisi Podium di IHR Merdeka Cup 2026
-
Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women
-
Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator
Terkini
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam