Ulah nakes yang memposting video bernarasikan perbedaan perlakuan pelayanan antara pasien umum dan pasien BPJS membuat netizen geram hingga beramai-ramai menghujat para nakes dari Puskesmas Lambunu 2. Dianggap kelewatan, netizen menuntut para nakes itu agar dipecat.
Dalam video yang tersebar di media sosial terlihat tiga orang nakes yang terdiri dua orang perempuan dan seorang laki-laki membuat perumpamaan pelayanan yang diberikan untuk pasien umum dan pasien BPJS.
Pasien umum diperagakan dengan sambutan suka cita dan ceria. Sementara pasien BPJS disambut dengan malas-malasan dan terkesan tidak menghiraukannya.
Atas video yang beredar tersebut, netizen meradang hingga beramai-ramai meminta agar oknum tersebut dipecat dan ditindak tegas.
Terkait hujatan dan kritikan yang semakin menggema tersebut, oknum tersebut akhirnya menyampaikan permohonan maafnya atas video yang beredar. Dalam video permohonan maaf itu, para oknum nakes tersebut menyebutkan dinas terkait dan menyampaikan penyesalannya terhadap video yang beredar.
Netizen mengomentari video permohonan maaf tersebut yang dibagikan di akun Twitter @tennie9594
"Mohon mereka nakes yang viral dari Puskesmas Lambunu 2 harus dipecat. Program BPJS bukan sembarangan, Pemerintah yang nyuruh," ujar akun @gsd***
"Dipecat bisa gak sih buat peringatan nakes yg lain, kalau cuma sanksi teguran mah gak bakal jera," tulis akun @jali***
"Kenapa cuma segitu? Banyak kok nakes & fasilitas medis yg mandang rendah pasien BPJS. Emang itu fakta lapangan," tulis akum @arif***
"Dipecat atuh pak yg begini, aku member bpjs lo takut nanti kalo berobat perawat/dokternya begini,"ungkap akun @bay***
"Kebiasaan negeri ini cuma cukup dengan klarifikasi dan minta maaf," tulis akun @dar***
Dari kejadian tersebut semoga tidak ada lagi oknum nakes yang menyalahgunakan tugas dan kewajiban yang diemban hingga menyakiti hati masyarakat Indonesia. Apalagi jika melibatkan institusi pemerintahan atau pelayanan masyarakat.
Jangan sampai demi menunjukkan eksistensi di dunia maya menyebabkan seseorang menyalahgunakan jabatannya. Lebih bijaklah dalam menggunakan media sosial agar tidak menjadi bumerang dan berakhir di jalur hukum.
Baca Juga
-
Bingung Mulai Investasi? New BIONS by BNI Sekuritas Bikin Semua Jadi Mudah
-
The One About Matthew Perry: Menguak Sisi Lain Bintang Friends Lawan Kecanduan
-
Sinopsis In Waves, Animasi Netflix tentang Pengalaman Cinta Pertama
-
4 Rekomendasi Serial Baru di Netflix Minggu Ini: Ada Lupin Season 4
-
New Normal Jurnalistik: Saat Mesin Pencari dan Media Sosial Rebut Audiens Portal Berita
Artikel Terkait
-
Nakes Buat Video Pasien BPJS, Puskesmas Ini jadi Korban Salah Sasaran Netizen di Google Maps
-
Viral! Nakes yang Bikin Konten Beda Pelayanan Pasien Umum dengan BPJS Kini Minta Maaf
-
Gadis Asal Bandung Mendadak Viral karena Ditandai oleh Kim Kardashian di Instagram
-
Lina Mukherjee Berencana Ibadah Umrah, Berharap Jadi Orang yang Lebih Baik
-
BIKIN EMOSI! Oknum Nakes Bikin Konten Bedakan Penanganan Pasien Umum dan BPJS di Tiktok
News
-
Bingung Mulai Investasi? New BIONS by BNI Sekuritas Bikin Semua Jadi Mudah
-
Dalih Buka Lahan Bikin Satwa Mati Terpanggang, Jangan Biarkan Korporasi Cuci Tangan
-
Kasta Sosial Lewat Caption: Fenomena Gen Z yang Takut Terlihat Terlalu Indonesia
-
Terdesak Pakan Mahal, Peternak Gunungkidul 'Jual Sapi Demi Sapi'
-
Mengenal New BIONS, Langkah Awal Mahasiswa Memahami Dunia Investasi
Terkini
-
Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi
-
Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar
-
Romantis! Alpha Drive One Bahas Koneksi Emosional di Lagu Baru, Talk To Me
-
Pemerintah Gemar Solusi Instan, Siapa yang Menyelesaikan Akar Masalah?
-
Sisi Gelap Tren Thrifting: Niat Kurangi Limbah, Malah Nimbun Baju Bekas