Pernikahan Syekh Puji dengan gadis belia berusia 12 tahun bernama Lutviana Ulfah sempat menggegerkan publik pada tahun 2008 lalu. Lima belas tahun berselang rupanya pernikahan Syek Puji dengan Lutviana Ulfah masih langgeng sampai sekarang.
Lutviana Ulfah pun cukup terbuka mengenai pernikahannya dengan Syekh Puji. Baru-baru ini Ulfah sapaan akrabnya membuka sesi tanya jawab lewat Instagram story.
BACA JUGA: Ayu Ting Ting Akhirnya Bertemu Keluarga Besar Boy William, Netizen: Jangan Cuma di PHP
Ulfah di sini blak-blakan membongkar soal malam pertamanya dengan sang suami.
"Maaf kak tanya beginian, tapi waktu pertama menikah dengan suami, apa langsung jima kak?" tanya seorang netizen.
Perempuan berhijab ini menjelaskan bahwa dia menjalankan kewajibannya dalam berhubungan intim sebagai pasangan suami istri dengan Syekh Puji setelah 5 tahun menikah. Tepatnya mereka baru menjalankan malam pertama ketika Ulfah berusia 17 tahun.
"Saya status menikah di usia 12 tahun, tapi saya menjalankan kewajiban sebagai seorang istri saya jalankan ketika saya sudah berusia 17 tahun, semoga jawaban saya menjawab pertanyaan kakak," ungkapnya.
BACA JUGA: CEK FAKTA: Putri Anne Mendadak Tampar Amanda Manopo saat Jalan Bareng Arya Saloka, Benarkah?
Ulfah mengatakan kalau dirinya mempunyai anak pertama di usia 17 tahun juga.
"Saya hamil di usia 17 tahun. Gimana rasanya ya pastinya bahagia sama kok seperti ibu hamil pada umumnya," ucapnya.
Sementara itu, keputusannya mau dinikahi Syekh Puji karena dia percaya bahwa mereka memang sudah ditakdirkan berjodoh.
"Kenapa saya mau menikah dengan beliau? Karena saya sangat percaya sama takdir Allah bahwa jodoh itu sudah digariskan sama Allah sejak sebelum kita diciptakan. Saya percaya dengan jalan takdir yang telah Allah berikan kepada saya," tutur ibu dari empat anak ini.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ulasan Novel Para Putra dan Pujaan Hati: Ketika Kasih Ibu Menjadi Belenggu
-
Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan
-
Ulasan Film Khadam: Sajian Horor Lintas Negara dengan Sensasi Atmosferik!
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
Artikel Terkait
News
-
Pikirannya Nggak Bisa Diam? Kenali 4 Jenis Overthinking dan Cara Mengatasinya
-
Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan
-
Indonesias Horse Racing: 45 Kuda Raih Posisi Podium di IHR Merdeka Cup 2026
-
Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women
-
Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator
Terkini
-
Ulasan Novel Para Putra dan Pujaan Hati: Ketika Kasih Ibu Menjadi Belenggu
-
Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan
-
Ulasan Film Khadam: Sajian Horor Lintas Negara dengan Sensasi Atmosferik!
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan