Arinal Djunaidi, Gubenur Lampung kini tengah mendapatkan sorotan tajam publik. TikToker Awbimax atau Bima Yudho Saputro mengatakan bahwa Arinal Djunaidi sempat mengintimidasi orangtuanya usai kontennya mengkritik Lampung viral.
Setelah menghadiri sebuah acara di TRadin Intan II Lampung Selatan, Arinal Djunaidi ditanya awak media terkait pemberitaan ia mengintimidasi orangtua Bima.
BACA JUGA: Maia Estianty Ingatkan Nagita Slavina Untuk Hati-hati, Nama Celine Evangelista Terseret
"Terkait pemberitaan nasional Pak Gub mengatakan kalau Gubenur Lampung sempat melakukan intimidasi pada orangtua Bima. Tanggapannya gimana Pak Gub? Yang beredar sekarang Pak Gub," tanya seorang wartawan.
"Ya tanya aja sama orangtuanya Bima," jawab Arinal Djunaidi seraya mengangkat tangannya.
Gubenur Lampung ini kemudian bergegas pergi meninggalkan kerumunan awak media usai memberikan pernyataan demikian.
"Apakah benar Pak Gub terkait pemberitaan nasional intimidasi orangtua Bima?" tanya wartawan lagi.
"Sedikit (tanggapan) Pak Gub?" imbuh wartawan yang lain.
Arinal Djunaidi dengan singkat membantah dugaan dirinya mengintimidasi orangtua Bima.
BACA JUGA: Belum Resmi Cerai dari Ferry Irawan, Venna Melinda Akui Masih Ingin Membina Rumah Tangga Kembali
"Enggaklah," ucapnya.
"Enggak Pak Gub?" tanya wartawan mengkonfirmasi tetapi tidak dijawab kembali.
Cuplikan tayangan Lampung TV tersebut dibagikan ulang akun TikTok @febryadhitiya_ dan menuai atensi publik. Banyak warganet yang menyentil wajah panik Gubenur Lampung Arinal Djunaidi ketika ditanya kabar intimidasi orangtua Bima.
"Mulai panik," komentar seorang warganet dengan emoji tertawa.
"Aura Pak Gub tampak bingung, ditanya malah suruh tanya," ujar yang lain dengan emoji tertawa.
"Mulai pucet Pak Gub," sentil lainnya.
"Mukanya jelas iya," tanggapan warganet lain dengan emoji tertawa.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Chiikawa The Movie Sukses Raup 6 Miliar Yen, Tayang di Indonesia 28 Agustus
-
HUT ke-81 RI dan Merdeka dari FOMO: Saatnya Berhenti Mengikuti Semua Tren!
-
Rakyat sebagai Tameng Kebijakan: Menutupi Cacat Program Lewat Narasi Mulia
-
Nyoman Nadiana dan Konsep Keberlanjutan untuk Desa Les di Mata Dunia
-
Jejak Don Rare di Desa Les: Merawat Tradisi Bali Utara Bersama Astra
Artikel Terkait
News
-
Jejak Don Rare di Desa Les: Merawat Tradisi Bali Utara Bersama Astra
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Nyoman Nadiana dan Perjuangan Menghidupkan Desa Les untuk Masa Depan
-
Kang Edai, Sosok di Balik Warisan Budaya Desa Kemiren
Terkini
-
Chiikawa The Movie Sukses Raup 6 Miliar Yen, Tayang di Indonesia 28 Agustus
-
HUT ke-81 RI dan Merdeka dari FOMO: Saatnya Berhenti Mengikuti Semua Tren!
-
Rakyat sebagai Tameng Kebijakan: Menutupi Cacat Program Lewat Narasi Mulia
-
Nyoman Nadiana dan Konsep Keberlanjutan untuk Desa Les di Mata Dunia
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam