Jalan rusak di Lampung membawa banyak sekali cerita hingga belakangan menjadi sorotan masyarakat Indonesia. Presiden Jokowi juga sudah melakukan kunjungan ke Lampung guna mengecek secara langsung kondisi jalan yang rusak tersebut pada Jumat lalu (5/5/2023)
Didampingi Menteri BUMN Erick Tohir dan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Presiden Jokowi menyaksikan sendiri kondisi jalan penuh lubang bahkan mobil yang membawa Jokowi disebut-sebut off-road saat melintasi jalan rusak tersebut.
Dengan melihat fakta di lapangan, Jokowi akhirnya mengumumkan bahwa akan mengambil alih perbaikan jalan dan menyerahkannya pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan mengucurkan dana sebesar Rp800 miliar.
Untuk perbaikan jalannya sendiri nanti direncankan akan dimulai pada bulan Juni. Namun belum sampai ruas jalan yang rusak tersebut diperbaiki, beredar sebuah foto yang memperlihatkan salah satu ruas jalan yang rusak sudah mulai dikerjakan.
Akan tetapi bukan Kementerian PUPR maupun Gubernur Lampung yang mulai bergerak membenahi jalan rusak tersebut, melainkan hasil dari swadaya masyarakat.
Foto yang dibagikan akun Twitter @PartaiSocmed pada Minggu (7/5/2023) memperlihatkan empat orang sedang mengurug jalan berlubang dan mulai memperbaikinya.
Foto lain juga menunjukkan bahwa perbaikan jalan rusak tersebut yang diduga diinisiasi oleh Pondok Pesantren Sidoharjo, bukan Pemda setempat.
Atas hal tersebut netizen mengungkapkan perasaannya di kolom komentar.
"Ketika warganya lebih punya rasa malu (karena dilihat dan dilalui oleh presiden) daripada gubernur dan jajaran pemdanya sndiri)," komen akun @mr_***
"Emang busuk dan nggak tahu malu pemdanya," tulis akun @pen***
"Besok besok Lampung gausa pake gubernur bupati kalau masih itu itu aja," sambung akun @sel***
"Padahal warganya juga udah pada bayar pajak, tapi warga juga yg harus benerin jalan, bakar aja mukanya gubernur, mukanya udah ga ada malunya, malah bikin malu masyakarat Lampung" tulis akun @nov***
Padahal Presiden Jokowi juga sudah menegaskan bahwa memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat termasuk di dalamnya yaitu menyediakan infrastruktur jalan yang baik merupakan tugas dari pemerintah.
Baik itu pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten. Jadi bukan semata-mata tugas masyarakat sekitar untuk memperbaiki jalan-jalan rusak tersebut.
Lalu apa tanggapan kalian mengenai berita di atas?
Baca Juga
-
Terungkap! Motif Armor Toreador Lakukan KDRT ke Cut Intan Nabila, Polisi Dalami Kasus
-
Video Detik-detik Penangkapan Armor Toreador Usai Viral Lakukan KDRT pada Cut Intan Nabila
-
Armor Toreador Terlilit Utang Miliaran Rupiah, Alvin Faiz Jadi Korban
-
Kartika Putri Murka Disebut Hijrah karena Takut Ketahuan Prostitusi: Fitnahan Terkejam!
-
Selebgram Cut Intan Nabila Alami KDRT, Unggahan Sebelumnya Diduga Jadi Kode
Artikel Terkait
-
Banjir Kritik Usai Sarankan Jokowi Ngampas Jagung, Bima Tiktok Klarifikasi, Warganet: Panik Ya?
-
Video Sg Kimberly yang Viral TikTok Pakai Kemeja Putih Bkin Penasaran Netizen, Mengapa?
-
Viral Warga Lampung Ungkap Kondisi Jalan Rusak di Wilayahnya Pada Gubernur dan Jokowi
-
4 Fakta Pemeriksaan Kadinkes Lampung Reihana: Dulu Koar-koar Kemewahan, Kini Diam Seribu Bahasa
News
-
Waspadalah! Niat Cari THR Digital Malah Bisa Jadi Pintu Jebakan Phising
-
Blacklist hingga Denda! Purbaya Tegaskan Sanksi Bagi Penerima LPDP yang Hina Negara
-
Setelah Affan Kurniawan, Pelajar Ini Menyusul Gugur di Tangan Aparat: Kapan Trauma Ini Berakhir?
-
Berapa Jumlah Zakat Fitrah yang Wajib Dibayarkan? Ini Waktu dan Niatnya
-
Kritik Buka Puasa Mewah: Menghapus Sekat Antara Wagyu dan Nasi Bungkus
Terkini
-
Jadwal MotoGP Thailand 2026: Siapa yang akan Bersinar di Seri Pembuka?
-
3 Cushion Non-Comedogenic dengan SPF 50 yang Aman untuk Kulit Berjerawat
-
Membuka Portal Dunia Baru di Novel Bumi Karya Tere Liye
-
Buka Puasa Terakhir Joni
-
Saat Curhat ke AI Jadi Kebiasaan Baru: Apakah Ini Wujud Kesepian di Era Digital?