Panji Gumilang selaku pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kasus penistaan agama. Sebelumnya Panji telah dipanggil sebagai saksi pada tanggal 3 Juli lalu.
Sebelumnya berita kontroversi mengenai Pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun memang gencar diberitakan di media. Bahkan ponpes yang berlokasi di Indramayu itu sempat didemo beberapa kali oleh massa.
Masyarakat menuding banyak kejanggalan dari sosok Panji Gumilang. Bahkan berita mengenai kesesatan pondok pesantren tersebut juga sering disebut-sebut di media sosial. Mulai dari seringnya menyanyikan salam Yahudi, digabungnya saf salat pria dan wanita, hingga penebusan dosa dengan sejumlah uang.
Karena itulah banyak yang mendesak agar pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun tersebut tersebut diusut karena banyak berita negatif yang beredar mengenai pesantren tersebut.
BACA JUGA: Mengapa Allah Menciptakan Nafsu? Simak Penjelasan Lengkap Ustadz Abdul Somad Berikut Ini!
Setelah dilakukan penyidikan terhadap Panji Gumilang, akhirnya pimpinan pondok pesantren tersebut ditetapkan sebagai tersangka pada Selasa malam (1/8/2023) oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri.
Panji diperiksa selama kurang lebih selama empat jam sebelum akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. Namun ketika dalam penyidikan, Panji dikatakan sering merubah atau mengoreksi keterangannya.
"Pada pukul 19.30 WIB pemeriksaan selesai namun yang bersangkutan (Panji Gumilang) masih mengoreksi dan kurang lebih lima kali proses mengoreksi," kata Djuhandhani di Bareskrim Polri, pada Selasa (1/8/2023) dikutip dari Suara.
Adapun pasal-pasal yang disangkakan kepada Panji di antaranya adalah; Pasal 156a KUHP dan atau Pasal 45a Ayat (2) Juncto Pasal 28 Ayat (2) Undangan-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan/atau Pasal 14 Undangan-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.
BACA JUGA: Kena Denda Komdis PSSI, Suporter PSIS Semarang Bayar Patungan
Berita mengenai penetapan Panji Gumilang sebagai tersangka membuat netizen cukup puas dan menjadi trending di media sosial. Mereka berharap agar pimpinan Ponpes Al-Zaytun tersebut benar-benar ditindak sesuai hukum berlaku.
"Penetapan Panji Gumilang menjadi tersangka penistaan agama adalah kado yang indah di HUT RI ke 78. Tidak ada satupun orang yang kebal hukum di negeri ini. Terimakasih POLRI. Ditunggu aksi-aksi presisi lainnya," tulis akun @hilm***
"Alhamdulillah. Akhirnya ada juga action dari pemerintah," komen akun @aint***
"Sikat sampai habis sampai pelindung dan otak di belakang penghinaan ini diadili juga," tulis akun @satr***
"Nah ini, Alhamdulillah. Semoga dapat hukuman yang setimpal," sambung akun @teba***.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus
-
FOMO Beli HP Mahal: Rela Utang Demi Gengsi
-
Mulai Rp21 Jutaan, iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Meluncur dengan Kapasitas Tembus 2TB!
-
Apple Resmi Luncurkan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, Segini Harganya
-
Trailer Film Artificial Dirilis, Tampilkan Sisi Gelap Teknologi AI
Artikel Terkait
-
Viral Video Diduga Panji Gumilang Minta Jatah ke Santriwati, Ditolak dengan Alasan Sedang Sakit
-
Rekam Jejak Habib Kribo: Diduga Bela Panji Gumilang dan Tolak Pasal Penistaan Agama
-
Alasan Usia dan Kemanusiaan, Pengacara Minta Penahanan Panji Gumilang Ditangguhkan
-
Empat Alasan Panji Gumilang Ditahan, Bareskrim: Tidak Kooperatif hingga Khawatir Hilangkan Bukti
-
Perjalanan Kasus Panji Gumilang hingga Akhirnya Dijebloskan ke Rutan Bareskrim
News
-
Pikirannya Nggak Bisa Diam? Kenali 4 Jenis Overthinking dan Cara Mengatasinya
-
Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan
-
Indonesias Horse Racing: 45 Kuda Raih Posisi Podium di IHR Merdeka Cup 2026
-
Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women
-
Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator
Terkini
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam