Ketika seseorang ingin membangun suatu bisnis yang punya lapak tetap, tentu lokasi akan selalu menjadi pertimbangan yang harus matang. Karena, lokasi sangat menentukan lapak seseorang akan ramai atau tidak. Apabila lapak ramai, tentu bisnis pun bisa berkembang menjadi lebih cepat. Oleh karena itu, penting memang memilih lokasi yang strategis.
Lokasi yang strategis untuk berjualan tentu lokasi yang ramai. Memilih tempat ramai untuk membuka lapak dapat membuat orang yang semula lewat saja bisa jadi mau membeli dan mengenali bisnismu. Dan salah satu tempat yang ramai dan strategis adalah tempat wisata.
Makanya tidak heran jika lokasi wisata menjadi buruan para pebisnis. Baik pebisnis kalangan bawah terlebih pebisnis kalangan atas. Bagi pedagang kalangan bawah, bisa saja mereka memilih untuk lapak yang sederhana karena ketidakcukupan modal, seperti gerobak di tempat wisata tersebut.
Kalau orang yang punya modal berlebih, tentu mereka akan lebih leluasa, pebisnis macam ini mungkin akan membeli atau menyewa ruko.
Namun ternyata, membeli ruko itu tak segampang membalikkan telapak tangan. Apalagi kalau ruko yang ingin kamu beli berada di lokasi wisata yang amat ramai seperti di Malioboro. Lokasi yang terkenal sebagai tempat jualan oleh-oleh di Jogja itu ternyata berisi ruko mahal.
Seperti itulah yang diungkapkan pria ini melalui unggahan akun Instagram @jogja24jam. Dari video itu diungkapkan harga ruko di Malioboro saat melakukan survey. Ia mengirimkan pesan kepada pemilik ruko di Malioboro, tepatnya di sebelah kampung Ketandan, yang memasang spanduk perihal penjualan ruko.
BACA JUGA: Harta Kekayaan Kepala Daerah di Jawa Timur Ini Bikin Ngiri, Ini Sosoknya
Ketika mengirim pesan, pemilik akun tersebut mengaku menanyakan harga ruko untuk keperluan teman yang ingin digunakan untuk berbisnis. Pemilik ruko itu pun menjawab kalau ruko itu dibanderol dengan harga Rp 12 miliar. Adapun luasnya 129 meter persegi.
Lebih lanjut, pengunggah kemudian kembali menanyakan pemilik ruko lain yang berada di sebelah gedung Panidraya Kaistimewaan. Ruko tersebut dijual dengan sistem lelang dan ternyata sudah laku.
Ternyata, harga ruko itu pun tak kalah mencengangkan, yaitu Rp 18,5 miliar. Padahal, diketahui ruko-ruko di Malioboro itu dijual dengan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) saja, bukan sertifikat hak milik.
Sontak video tersebut menjadi viral di Instagram dan menuai banyak komentar dari warganet. Hingga tulisan ini dibuat, video tersebut telah ditonton 88,4 ribu orang, 94 komentar, dan 370 kali dibagikan.
"Sewa atau jual ruko di Jogja untuk usaha harganya di luar nalar. UMR kecil tapi harga propertinya udah saingan sama Jakarta dan Bali," tulis akun @wid******.
"Saya perantau dari Sumatera, kaget banget sama harga kontrakan di Jogja ini apalagi yang dekat sama UGM," sahut yang lain.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Laki-Laki Tidak Boleh Nangis? Siapa Sih yang Buat Aturan Aneh Itu?
-
Sampah dan Dosa Kecil yang Dianggap Biasa
-
Dompet Tak Berbunyi, Saldo Diam-Diam Mati: Dilema Hidup Serba Digital
-
Niat Jahat yang Tidak Sampai: Ketika Hukum Tidak Selalu Perlu Ikut Panik
-
Uang Tidak Bisa Membeli Kebahagiaan Adalah Kebohongan Terbesar yang Kita Percaya
Artikel Terkait
News
-
Gaji Stagnan Harga Barang Naik, Masihkah Orek Tempe Worth It Jadi Penyelamat?
-
Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!
-
Tembus Grand Final, 5 Tim Futsal Putri Maju ke Puncak AXIS Nation Cup 2026
-
Dari Aspal Kampung Ke Panggung Asia: 3 Bintang Muda Futsal AXIS 2026
-
AXIS Nation Cup 2026 Memasuki Puncak, 16 Tim Berebut Gelar Juara di Jakarta
Terkini
-
Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama
-
CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL
-
Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime
-
Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO
-
Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik